Takut Kolesterol Tinggi Setelah Makan? Siasati Dengan Trik Berikut Ini

Mencicipi hidangan berkolesterol tinggi seperti makanan bersantan dan daging-dagingan merupakan godaan terberat saat mengikuti jamuan makan di restoran atau saat hari raya Lebaran. Lalu bagaimana caranya agar kita bisa menikmati berbagai makanan lezat tersebut tanpa takut akan kolesterol, gula darah maupun asam urat yang membumbung tinggi setelah memakannya?
kurangi minuman bersoda 300x236 » Takut Kolesterol Tinggi Setelah Makan? Siasati Dengan Trik Berikut Ini
• Menghindari santan
Gulai sumber kolesterol 300x264 » Takut Kolesterol Tinggi Setelah Makan? Siasati Dengan Trik Berikut Ini
Makanan bersantan seperti gulai ayam, opor ayam, gulai kambing, rendang, sambal goreng ati atau makanan bersantan lainnya sering ditengarai sebagai penyebab membumbungnya kadar kolesterol dalam tubuh.

Maklum dalam satu potong daging ayam seberat 20 gram mengandung kalori sebanyak 180 kalori. Jika daging ini diolah menggunakan santan, maka jumlah kalorinya akan bertambah 50 kalori. Jadi, bisa dibayangkan berapa banyak kalori yang Anda peroleh apabila memakan beberapa potong daging rendang atau opor dalam sehari.
kolesterol membuat pembuluh darah tersumbat 300x278 » Takut Kolesterol Tinggi Setelah Makan? Siasati Dengan Trik Berikut Ini

Jumlah kalori yang berlebih tentu saja berpotensi mengundang penyakit seperti hipertensi, kolesterol, asam urat bahkan penyakit jantung koroner. Solusinya adalah mengurangi konsumsi makanan bersantan dan beri jeda waktu secara bertahap saat mengkonsumsi beberapa menu sekaligus.

• Kurangi konsumsi minuman manis dan bersoda
Pilih air putih sebagai pengganti soda dan minuman manis 300x199 » Takut Kolesterol Tinggi Setelah Makan? Siasati Dengan Trik Berikut Ini
Ternyata bukan hanya makanan bersantan saja yang menjadi biang dari permasalahan kesehatan. Minuman manis dan bersoda turut andil dalam meningkatnya kadar gula dalam darah. Demi menghindari hal ini, sebaiknya gantilah minuman bersoda dan minuman manis dengan air putih atau teh tawar.

• Mulai dengan sayur dan buah
Mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran sebelum menghadiri jamuan makan bisa membuat rasa kenyang terasa lebih lama. Rasa kenyang yang bertahan lama membuat Anda enggan untuk menyantap makanan berlemak melebihi batas. Selain itu, kedua bahan makanan ini juga mengandung banyak serat sehingga baik untuk pencernaan.

Mengkonsumsi buah apel berkulit juga dipercaya mampu menahan nafsu makan dan mengenyangkan. Buah apel yang masih berkulit ternyata memiliki kandungan serat yang lebih banyak daripada apel yang sudah dikupas. Dengan mengkonsumsi buah ini sebelum makan, Anda tak akan tergoda untuk mengkonsumsi beragam makanan berlemak.

• Kurangi daging-dagingan
ganti lauk hewani dengan lauk nabati dari tempe dan tahu 300x246 » Takut Kolesterol Tinggi Setelah Makan? Siasati Dengan Trik Berikut Ini
Trik menyiasati kolesterol tinggi lainnya yakni mengurangi konsumsi daging-dagingan. Kandungan kolesterol jahat atau LDL pada daging-dagingan lebih tinggi daripada kandungan kolesterol baiknya. Anda bisa mengganti menu daging-dagingan ini dengan lauk nabati yang lebih sehat seperti tempe, tahu dan kacang-kacangan. Tapi, tentu saja konsumsi lauk nabati ini tidak boleh berlebihan.

• Mengurangi makanan berkarbohidrat tinggi
terlalu banyak makan nasi tidak baik bagi tubuh 279x300 » Takut Kolesterol Tinggi Setelah Makan? Siasati Dengan Trik Berikut Ini
Konsumsi makanan berkadar gula tinggi seperti nasi atau ketupat juga sebaiknya dikurangi apalagi jika Anda tidak beraktivitas secara aktif. Kandungan gula yang tinggi dari nasi jika tidak digunakan tubuh untuk beraktivitas maka akan menumpuk menjadi lemak yang memicu penyakit seperti obesitas atau diabetes.

• Rajin berolahraga
Rajin olahraga untuk mengurangi risiko kolesterol tinggi 284x300 » Takut Kolesterol Tinggi Setelah Makan? Siasati Dengan Trik Berikut Ini
Kurangnya aktivitas olahraga menjadi salah satu penyebab sebagian orang jatuh sakit setelah makan makanan berkolesterol tinggi. Asupan kalori berlebih dalam tubuh yang tidak diimbangi dengan pembakaran pada akhirnya akan menumpuk menjadi lemak dan mengakibatkan berbagai penyakit kronis.

Dengan berolahraga secara teratur, tubuh akan membakar kalori yang didapat dari makanan sehingga tidak terjadi penumpukan lemak dan kolesterol dalam tubuh. Olahraga juga menghindarkan kita dari penyakit degeneratif seperti stroke, diabetes dan hipertensi.

Tak perlu olahraga yang berat. Cukup melakukan olahraga ringan seperti bersepeda, treadmill, sit up atau push up sekitar 30 menit sehari sudah mampu membuat tubuh melakukan pembakaran kalori secara optimal.

Jadi, selama mengetahui triknya, Anda tak perlu khawatir lagi ketika menyantap hidangan berkolesterol tinggi kapan saja. Makanan kesukaan pun tetap bisa disantap, tubuh pun tetap sehat.