Mengintip Keindahan Bentangan Alam Wisata Pulau Belitung, Negeri Laskar Pelangi

Indonesia memang sudah dikenal memiliki keindahan panorama alam yang tiada tara. Pesonanya bahkan sudah diakui hingga mancanegara. Jadi, tidak perlulah jauh-jauh traveling ke luar negeri karena disini pun memiliki banyak sekali destinasi wisata yang tidak kalah menarik.

Untuk kamu yang sedang suntuk atau sudah penat dengan segala pekerjaan, ingin menghabiskan waktu kosong untuk menyantai dengan tenang di pulau terpencil, tentu bukan hal yang mustahil kok. Di Indonesia, surga tersembunyi rupanya tak sesulit yang dikira untuk ditemukan. Caranya, kunjungi salah satu pulau cantik di Sumatra ini.

Tahukah kamu dengan film legendaris Laskar Pelangi? Pasti selain karena alus ceritanya yang mengagumkan, kamu pasti takjub dengan lokasi pengambilan syuting film ini yang begitu indah. Nah, surga ala Laskar Pelangi ini rupanya diambil di Pulau Belitung.

Bagaimana Cara Menuju ke Pulau Belitung

Pulau indah ini dikenal dan berada di Provinsi Bangka Belitung, jadi ketika kamu berkunjung kesana akan ada dua pulau berbeda, yaitu Bangka dan Belitung. Cara kesannya, dari Jakarta bisa melalui perjalanan udara langsung ke Tanjung Pandan, dengan mengandalkan penerbangan Garuda Indonesia dan Sriwijaya Air. Waktu yang ditempuh adalah sekitar kurang lebih 1 jam, biayanya sekitar Rp850.000, PP.

Apabila anda ingin berkunjung ke wisata Sumatra seperti Pulau Belitung ini maka anda harus mengetahui kondisi cuaca setiap bulannya. Sangat direkomendasikan untuk datang sekitar April – Oktober apabila ingin kondisi cuacanya cerah. Hanya saja usahakan kamu mempersiapkan baju hangat, obat-obatan, dan perlengkapan lainnya karena kondisi angin yang cukup kencang.

Selain itu, bila tujuanmu berlibur untuk mencari suasana tenang dan sepi, maka tidak disarankan datang bulan Juni – Juli karena tanggal seperti ini Pulau Belitung akan banyak dikunjungi anak-anak, tentu saja karena bulan libur sekolah, kecuali jika kamu merasa tidak keberatan.

Lokasi Wisata paling Asik Hits di Pulau Belitung Nah, bagi kamu yang masih belum tahu wisata mana saja yang ada di Belitung, maka berikut akan diberikan rekomendasinya!

1. Rumah Pohon Maldives, Pulau Leebong


Sudah popular sih dengan pantai dengan pasir putih yang khas dan batu karang, salah satunya yang kece nih, Rumah Pohon Maldives. Letaknya sendiri tidak jauh dari Pulau Belitung, yaitu hanya sekitar 3 km saja. Nikmati nuansa pasir putih dengan hiasan hutan bakau, serta pepohonon rindang dan disambut aneka burung-burung lokal cantik. Selain pesona alamnya yang kece, nikmati juga aktivitas lain seperti menyelam, sepeda air, banana boat, jet ski, snorkelling, dll.

2. Pulau lengkuas


Disini kamu bisa menikmati pantai dengan laut biru serta dapat menyelam dan menikmati panorama dalam laut yang memikat. Pemandangan yang khas pada wisata ini adalah adanya Mercusuar yang tentunya menambah keindahan pada pulau ini.

3. Pantai Tanjung Tinggi


Buat kamu yang penasaran dengan lokasi syuting Laskar Pelangi, nih kamu bisa datang kesini. Nikmati sambutan ombak biru tenang nan lembut juga bisa berenang dengan aman karena ombaknya tenang. Lokasinya berada di Desa Ciput, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung.

4. Dermaga Kirana

Tentu saja di Pulau Belitung tidak selalu berisi pantai saja. Ingin suasana berbeda? Datang saja ke Dermaga Kirana, disana memiliki pemandangan danau dengan air yang begitu menenangkan.

5. Gunung Kubing

Rupany infinity pool tidak harus selalu buatan manusia, mother of nature juga menghadirkan pesona infinity pool alami ala pergunungan. Disana menyuguhkan pemandangan gunung dengan air sejuk nan jernih. Lokasinya berada di Desa Perpat, Kecamatan Membalong.

Serunya Wisata Napak Tilas Petualangan Laskar Pelangi Belitung

Wisata alam yang menyenangkan bukan hanya menikmati keindahan pesona alaminya saja. Tetapi juga ada wisata dimana kita bisa merasakan petualangan-petualangan yang ada dalam cerita seperti di Bumi Laskar Pelangi. Serunya wisata napak tilas petualangan Laskar Pelangi ini antara lain dalam uraian berikut ini.

Jika telah tiba di bumi laskar pelangi ini, jangan lupa cicipi sarapan kuliner khas Belitung yaitu Mie Belitung. Setelah itu kita dapat mengeksplor perjalanan ke kawasan Belitung Timur dengan mengunjungi replika SD Muhammadiyah atau sering disebut SD Laskar Pelangi dimana para siswa dan siswi tokoh laskar pelangi dididik di sini.

Museum Kata

Museum Kata Andrea Hirata telah menjadi obat kangen penggemar novel atau film Laskar Pelangi. Di tempat ini aroma Laskar Pelangi mendominasi isi Museum Kata yang didirikan Andrea Hirata di Kab Belitung Timur ini. Museum sastra pertama di Indonesia ini diresmikan pada 2015, menjadi salah satu destinasi andalan daerah ‘Negeri Sejuta Pelangi’.

Andrea telah melambungkan nama Pulau Belitung berkat novel tetralogi Laskar Pelangi. Belitung makin populer di kalangan seantero nusantara dan mancanegara, setelah karya Andrea diangkat ke layar lebar. Film yang digarap Mira Lesmana ini meledak digandrungi khalayak ramai.

Museum Kata ini berlokasi di Jalan Laskar Pelangi No.10, Desa Lenggang, Kec Gantung. Menuju Museum Kata butuh waktu satu jam dari bandara atau kawasan Tanjung Pandan.

Rumah tempo dulu bekas kepala wilayah PT Timah di Belitung Timur itu dibeli Andrea pada tahun 2010. Awalnya Andrea melabeli hunian dengan nama Galeri Laskar Pelangi. Lalu tempat tersebut berganti nama menjadi Museum Kata yang diresmikan Menteri Pariwisata Arief Yahya pada 2015.

Pada bagian luar Museum Kata tampilannya cat tembok dan bebatuan warna warni. Sejumlah sepeda onthel menggelantung di depan pagar memberi kesan yang unik. Di museum ini, pengunjung diajak mengarungi perjalanan atau napak tilas Laskar Pelangi. Konsep museum dirancang tematik, yang berkaitan tokoh-tokoh Laskar Pelangi. Bukan hanya foto Andrea Hirata yang menghias dinding kayu, sejumlah aktor film Laskar Pelangi ikut menyemarakkan suasana ruangan. Museum ini menampilkan kliping-kliping media cetak yang memberitakan kiprah Andrea sebagai penulis. Selain itu ada juga tulisan cerpen dan puisi karya Andrea yang sengaja tidak dipublikasikan secara luas.

Pendirian Museum Kata sebagai misi pendidikan untuk menjadikan daerah kelahirannya, Belitung Timur sebagai percontohan literasi dan budaya serta pariwisata. Kini Museum Kata menjadi destinasi wisata para wisatawan Nusantara dan mancanegara.

Pengunjung dapat menyaksikan satu per satu lukisan dan piagam penghargaan yang diraih Andrea Hirata. Buku terjemahan Laskar Pelangi dalam berbagai bahasa ikut terpampang di museum kata.

Area belakang museum menjadi sarana belajar gratis serta pertunjukan kesenian, juga hadir zona membaca dan menulis. Di tempat ini kita bisa rehat sejenak bersantai sambil menikmati sajian kopi khas Belitung. Warung kopi tema ‘Kupi Kuli’ hadir di salah satu ruangannya.

Museum Kata buka mulai pukul 08.00 hingga pukul 17.00 WIB. Pengunjung boleh sepuasnya menjelajah museum ini tanpa dipungut biaya. Dan jangan lewatkan mengabadikanmomen menginjakkan kaki di lokasi ini dengan kamera.

Penambangan timah

Perjalanan napak tilas kita lanjutkan ke area penambangan timah.

Galian timah ini menyerupai danau dan limbah galian yang menggunung terhampar bak padang pasir. Setiap yang mengunjungi Bangka dan Belitung akan melihat lubang tambang menganga. Tidak ada reklamasi atau upaya pemulihan bekas penambangan. Padahal Bangka Belitung ini daerah indah dan subur. Pantai-pantainya menawarkan panorama indah. Lahan bekas tambang timah yang ditinggal begitu saja tanpa reklamasi ini terhampar menjadi lahan gersang. Ada juga danau yang merupakan salah satu kolam tambang di Belitung.

Lubang tambang makan sekitar 64 persen dari seluruh area permukaan tanah di Pulau Bangka dan Belitung. Jumlahnya minimal enam ribu lubang, berserakan di tiap jalan. Mayoritas tidak ditutup lagi sehingga menjadi padang pasir.

Melihat sekilas kerjaan yang sempat dilakoni anak-anak Laskar Pelangi.

Setelah berkeliling, pengunjung bisa santap siang di Manggar yg merupakan ibukota kabupaten Belitung Timur. Setelah itu, tak ketinggalan kunjungan napak tilas ke Pantai Tanjung Tinggi yang merupakan lokasi syuting film Laskar Pelangi dan Sang Pemimpi.

Pantai Tanjung Tinggi

pantai tanjung Tinggi ini memiliki pemandangan pantai yang khas yang penuh pesona. Jaraknya sekitar 30 km saja dari Tanjung pandan. Terdapat ratusan batu granit besar tersebar di kedua semenanjung dan juga di perairan laut dekat pantai. Pantai Tanjung Tinggi ini berbentuk teluk kecil dengan panjang sekitar 100 m. Karena bentuknya teluk, maka arus ombak pantai ini relatif kecil dan tenang. Perpaduan pemandangan antara batu granit, pasir putih dan air laut jernih yang hijau kebiruan, menjadi pemandangan yang luar biasa indahnya dalam napak tilas ini.

Selain keindahan alamnya, banyak kegiatan wisata yaitu jetski, kano, snorkeling, berenang, dan memancing. Terdapat fasilitas yang cukup lengkap, yaitu tempat bilas, toilet, rumah makan dan penginapan murah hingga hotel berbintang.

Banyak lagi tempat-tempat lainnya untuk napak tilas ini dengan mengunjungi pulau-pulau cantik dengan pantai-pantai khas Belitung. Kapal berangkat dari Tanjung Kelayang, akan terlihat dari dekat Batu Garuda, setelah itu Pulau Pasir, Pulau Batu Berlayar dan Pulau Burung, dan Pulau Lengkuas yang terkenal dengan Mercusuar tua yang masih berfungsi dengan baik hingga sekarang. Kegiatan napak tilas ini sungguh merupakan wisata yang menawarkan keunikan tersendiri bagi pengunjungnya.