Pahami Penyebab Sakit Gigi dan Pengobatan Alaminya yang Manjur

Apakah Anda pernah merasakan sakit gigi? Bagi Anda yang pernah mengalami sakit gigi, terkadang rasa sakitnya hingga benar-benar membuat Anda tidak bisa beranjak dari tempat tidur. Namun, ukuran keparahan sakit gigi bervariasi, karena hal itu bersifat subjektif atau dirasakan masing-masing individu.

Area sakit gigi biasanya terdapat di sekitar gigi rahang atas dan bawah. Di dalamnya ada pulpa gigi yang terbagi atas pembuluh darah, jaringan, serta saraf-saraf yang mudah peka. Pada saat pulpa gigi mengalami peradangan, di situlah Anda akan merasakan sakit gigi.

Kalau peradangannya sudah cukup kronis, maka mengakibatkan timbulnya nyeri, rasa linu, dan bengkak di sekitar ruang gigi. Peradangan tersebut bisa terjadi yang disebabkan berbagai aspek, misalnya saja adanya penimbunan nanah di sekitar gigi dasar akibat infeksi bakteri atau disebut abses periapikal.

Selain itu, gigi retak, penyusutan gusi, rusaknya gigi mengakibatkan lubang, tambalan gigi rusak, atau tumbuhnya gigi baru yang terjepit dengan gigi lainnya juga akan membuat pulpa gigi mengalami peradangan. Bagaimana tanda-tanda yang biasanya terjadi kalau sakit gigi?

nyeri akibat sakit gigi » Pahami Penyebab Sakit Gigi dan Pengobatan Alaminya yang Manjur

Biasanya, penderita sakit gigi akan mengalami tanda-tanda seperti, pembengkakan pada gusi, merasa nyeri di sekitar gigi dan rahang, pusing, hingga demam. Seperti yang sudah disinggung tadi, keparahan setiap orang berbeda-beda, sehingga nyeri yang dialami juga akan berbeda. Lalu, apa yang menjadi penyebab timbulnya sakit gigi?

  1. Cara menyikat gigi yang salah

Secara tidak sadar, Anda pasti pernah menyikat gigi dengan cara yang salah. Mungkin ada yang menganggap, yang penting sikat gigi untuk menghilangkan bau mulut. Tapi, yang jelas anggapan itu sangat tidak benar, karena jika Anda asal menyikat gigi, sisa makanan yang terdapat di sela-sela gigi tidak akan terbasmi dengan sempurna, sehingga membuat gigi Anda berlubang di kemudian hari.

Maka dari itu, mulailah menyikat gigi dengan cara menggosoknya searah jarum jam ke atas dan ke bawah selama 2 menit. Jangan lupa untuk bagian terdalamnya juga harus Anda sikat dengan bersih.

  1. Jarang menyikat gigi

Apakah Anda termasuk orang yang jarang sikat gigi? Kalau Anda jarang menyikatnya, gigi Anda akan mengalami penumpukan sisa makanan yang mengakibatkan kuman-kuman cepat berkembang biak dan gigi Anda akan berlubang. Anda harus rajin-rajin menyikat gigi 2 kali sehari, yaitu setelah makan dan sebelum tidur.

  1. Salah memilih sikat gigi dan pasta gigi

Ternyata, kalau Anda salah memilih sikat gigi dan juga pasta giginya, hal tersebut akan membuat gigi Anda berlubang. Sebagai contoh, Anda mempunyai gigi yang kecil tapi menggunakan sikat gigi yang besar. Pemilihan sikat gigi tersebut akan membuat sikat Anda tidak bisa menjangkau semua gigi dengan baik sehingga sisa makanan tidak semuanya tersapu menjadi bersih.

Kalau Anda juga salah memilih pasta gigi, gigi Anda juga berakibat lubang, karena adanya ketidakcocokan antara pasta gigi dengan gigi Anda. Apa lagi gigi Anda bersifat sensitif, maka dari itu Anda harus pintar-pintar memilih pasta gigi yang sesuai dengan kondisi gigi Anda.

  1. Mengkonsumsi makanan manis terlalu banyak

Hampir semua makanan dan minuman mengandung perasa manis dan gula. Makanan dan minuman manis akan membuat bakteri semakin nyaman untuk bersarang di mulut Anda. Bakteri-bakteri yang semakin berkembang tersebut akan membentuk zat-zat asam laktat yang nantinya dapat mengikis gigi Anda secara perlahan-lahan.

  1. Gigi mengalami karies

Karies gigi terjadi karena adanya infeksi gigi yang mengakibatkan struktur gigi menjadi rusak. Jika tidak ditangani dengan segera, gigi Anda akan berlubang dan lebih parahnya, gigi Anda harus dicabut supaya infeksinya tidak semakin menyebar.

Enamel gigi yang tidak terbentuk sempurna ataupun bakteri streptococcus mutans dan laktoballi masuk ke dalam mulut dapat menyebabkan gigi mengalami karies.

Setelah mengetahui secara singkat mengenai sakit gigi, tentunya Anda tidak menginginkan hal tersebut terjadi, bukan? Namun, bagaimana bagi Anda yang sedang mengalami sakit gigi dan takut untuk pergi ke dokter gigi?

Untuk Anda yang takut ke dokter gigi, sebenarnya ada beberapa obat alami yang dapat mengurangi rasa nyeri pada gigi berlubang. Berikut ini adalah beberapa obat alami yang dapat mengurangi sakit gigi.

  1. Garam

Garam merupakan salah satu obat yang paling ampuh untuk mengurangi rasa sakit gigi Anda. Bakteri sebagai penyebab gigi berlubang dapat dibasmi dengan adanya zat sodium pada garam. Sebagai obat pengurang rasa nyeri pada gigi, garam juga berfungsi sebagai antiseptik penghilang bau mulut Anda.

Caranya juga sangat mudah. Anda hanya perlu masukkan 2 sendok makan garam ke dalam air hangat yang sudah Anda siapkan, kemudian kumurlah selama kurang lebih 5 hingga 10 menit. Lakukan berulang kali sampai rasa nyeri gigi Anda berkurang. Gunakan setiap selesai Anda menyikat gigi agar bakteri dapat terbasmi dengan baik.

  1. Lemon dan jeruk nipis

Alkali alami pada air lemon dan jeruk nipis yang mengandung asam dapat berfungsi sebagai penyeimbang kadar pH dalam mulut. Selain itu, lemon dan jeruk nipis juga bisa menjadi antibakteri yang membasmi bakteri saat gigi berlubang.

khasiat jeruk nipis mengurangi nyeri sakit gigi secara alami » Pahami Penyebab Sakit Gigi dan Pengobatan Alaminya yang Manjur

Caranya cukup peras 1 buah lemon dan masukkan ke dalam gelas air hangat. Kumurlah menggunakan air lemon tersebut sebanyak 3 kali sehari sampai bakteri benar-benar hilang. Untuk jeruk nipis, Anda membutuhkan 2 buah untuk membuat airnya.

  1. Belimbing wuluh

Belimbing wuluh mempunyai rasa asam yang bisa difungsikan sebagai antibakteri efektif untuk membasmi bakteri-bakteri dalam mulut. Anda hanya butuh 2 buah belimbing wuluh yang belum matang, kemudian tumbuklah sampai halus. Lalu, oleskan tumbukan belimbing wuluh tadi ke bagian gigi yang sakit. Sangat mudah, bukan?

  1. Daun jambu biji

Ternyata, daun jambu biji sangat mujarab untuk mengurangi sakit gigi karena mempunyai kandungan antibakteri, antiiflamasi, serta analgesi yang kuat. Tidak hanya itu, zat antibakterinya juga dapat menjaga kesehatan mulut Anda.

Ada 2 cara untuk menggunakan daun biji sebagai obat sakit gigi Anda. Cara pertama, Anda hanya perlu mengunyahnya saja tanpa dimasak terlebih dahulu. Cara keduanya, Anda rebus terlebih dahulu daun jambu bijinya dengan ditambahkan takaran 1 gelas air saja. Gunakan air rebusannya itu untuk berkumur selama 10 menit.

  1. Getah jarak

Dalam getah jarak, terdapat kandungan antiseptik, antibiotik, dan juga antibakteri yang tinggi. Kandungan-kandungan tersebut dapat mengurangi rasa nyeri pada gigi berlubang, membasmi bakteri-bakteri yang terdapat di mulut Anda, dan bisa mengurangi bau mulut Anda yang tidak sedap.

nyeri sakit gigi berkurang dengan getah jarak » Pahami Penyebab Sakit Gigi dan Pengobatan Alaminya yang Manjur

Siapkan daun getah yang bisa Anda beli di pasar, lalu ambil getahnya untuk diteteskan pada gigi yang sakit.

  1. Bawang merah dan bawang putih

Bawang merah dan bawang putih mengandung antiseptik alami yang sangat efektif membunuh kuman. Selain sangat mudah didapatkan karena keduanya merupakan bagian dari bahan dapur utama, cara penggunaannya pun juga gampang.

bawang merah mengurangi nyeri sakit gigi secara alami » Pahami Penyebab Sakit Gigi dan Pengobatan Alaminya yang Manjur

Pilihlah salah satu dari keduanya, lalu tumbuk 1 siung sampai halus dengan dicampur 1 sendok makan garam. Oleskan tumbukan tersebut pada gigi yang sakit.

Ingat, cara-cara di atas hanya bisa mengurangi rasa sakit gigi bukan untuk menyembuhkannya secara total. Kalau sudah cukup parah, sebaiknya Anda pergi ke dokter gigi supaya gigi lainnya tidak terkena dampaknya. Untuk mencegah terjadinya sakit gigi, berikut hal-hal yang harus Anda lakukan.

  1. Kurangi mengkonsumsi makanan dan minuman.
  2. Kurangi merokok yang terlalu berlebihan.
  3. Rajin-rajinlah sikat gigi dan lakukan 2 kali sehari.
  4. Pilih sikat gigi dan pasta gigi yang sesuai dengan kondisi gigi Anda.
  5. Jangan terlalu berlebihan menggunakan obat antiseptik kimia.