Hadiah Utama Mobil Listrik Mewah Tesla Diserahkan BNI Kepada Pemenang Undian

Jakarta (guyuy.com) -PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BNI) terus menyelenggarakan program menarik bagi nasabah loyal untuk dapat terus menjaga kinerja penghimpunan dana dan transaksional tahun ini. Salah satunya adalah program Undian Rejeki BNI #GaPakeNanti yang telah berlangsung sejak 1 Agustus 2021 hingga 31 Januari 2022.

Program undian rejeki BNI #GaPakeNanti ini terdiri dari dua jenis yaitu Program Undian Reguler yang diikuti oleh seluruh nasabah Tabungan Perorangan BNI dengan grand prize 2 (dua) unit Mobil Listrik Tesla Model 3 dan Undian Wirausaha yang diikuti nasabah BNI Taplus Bisnis dengan grand prize 2 (dua) unit Mobil Toyota Hilux Double Cabin, selain itu juga ada 17 unit mobil Toyota Raize Turbo dan 100 unit sepeda motor All New Honda PCX.

Foto :
Wakil Direktur Utama BNI Adi Sulistyowati bersama pemenang hadiah grand prize Mobil listrik mewah Tesla Model 3 Ryan di Menara BNI Pejompongan, Kamis (24/3/2022)./dok BNI

Nasabah yang telah bertransaksi Kartu Debit BNI dan BNI Mobile Banking dan terus meningkatkan saldo tabungannya otomatis mendapatkan sejumlah BNI POIN+ yang dapat ditukarkan menjadi Kupon Undian. Total Kupon Undian yang terkumpul selama periode program adalah 19 juta kupon undian reguler dan 1 juta kupon undian Wirausaha.

Pengundian telah dilakukan pada tanggal 21 Februari 2022 dan ditayangkan di Trans7 dan Detikcom pada tanggal 4 Maret 2022. Pengundian dilakukan oleh Direktur Bisnis Konsumer BNI, Corina Leyla Karnalies dan disaksikan oleh pejabat Kementerian Sosial RI, Dinas Sosial Propinsi DKI Jakarta, Notaris dan Kepolisian.

Dalam acara itu, hadiah grand prize diserahkan secara langsung oleh Adi Sulistyowati Wakil Direktur Utama BNI pada tanggal 24 Maret 2022 di Menara BNI Pejompongan. Dalam acara penyerahan tersebut hadir Bapak FX Ryan Kurniawan Ibu Aresti Likafia sebagai pemenang hadiah grand prize Mobil listrik mewah Tesla Model 3.

Adi Sulistyowati menuturkan Program Undian Rejeki BNI #GaPakeNanti telah mendorong pertumbuhan bisnis BNI selama Tahun 2021. Dana pihak ketiga tumbuh 15,5% secara tahunan dengan dana murah sebagai kontributor pertumbuhan pertama yakni naik 17,1% tahunan. Transaksi Mobile Banking yang tumbuh sekitar 45% secara tahunan, sedangkan pembukaan rekening tabungan secara digital yang naik sekitar 375%.

“Kami mengapresiasi seluruh nasabah atas kesetiaan dan kepercayaannya kepada BNI serta mengucapkan selamat bagi para pemenang terutama pemenang grand prize mobil listrik mewah Tesla Model 3. Kami harap ini menjadi penyemangat nasabah untuk terus tingkatkan transaksi dengan Kartu Debit BNI dan BNI Mobile Banking,” katanya.

Adi Sulistyowati melanjutkan tahun ini BNI memiliki berbagai program apresiasi nasabah menarik lainnya. BNI pun proaktif meningkatkan jumlah mitra dan fitur-fitur layanan di mobile banking agar kenyaman transaksi nasabah dapat lebih terjamin.

“Bagi yang belum memiliki tabungan BNI, segera download BNI Mobile Banking sekarang dan buka tabungan BNI cukup selfie. Nantikan kejutan seru dari program-program BNI selanjutnya, Nasabah juga bisa menikmati berbagai benefit transaksi dari Diskon belanja Kartu Debit BNI yang secara lengkap dapat dilihat di bit.ly/PromoDebitBNI.” katanya.***

Kata Juara All England: Kantor BNI London Keren Banget

London (guyuy.com) : Kabar menggembirakan datang dari Utilita Arena, Birmingham, Inggris, pada saat pasangan Bagas Maulana dan Muhammad Shohibul Fikri menjuara All England 2022, setelah mengalahkan ganda putra Indonesia yang juga seniornya, pasangan Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan. Salah satu yang merasakan kebahagiaan itu adalah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI (Kode saham: BBNI) yang telah mensponsori kehadiran tim nasional Bulutangkis Indonesia di ajang – ajang kompetisi internasional sejak tahun 2021.

Untuk itu, BNI mengundang dan menjamu para juara All England bersama pelatih untuk mengunjungi Kantor BNI Cabang London. Selain untuk memberikan apresiasi atas trofi All England yang kembali diboyong ke tanah air, kunjungan ke Kantor BNI Cabang London tersebut sekaligus meningkatkan literasi keuangan kepada para pemain dan pelatih bulutangkis serta menunjukkan keberadaan sebuah lembaga keuangan asal Indonesia di salah satu pusat keuangan dunia.

Kunjungan Tim Nasional Bulutangkis tersebut ke Kantor BNI Cabang London di Kawasan King Street, London, Inggris dilaksanakan pada Senin (21 Maret 2022) malam Waktu Indonesia Barat.

Selama berada di Kantor BNI Cabang London, para pemain dan official mendapatkan paparan singkat mengenai kinerja BNI di Kawasan Eropa, Timur Tengah, hingga Afrika, yang dikoordinir dari London. Hadir juga secara daring, Duta Besar Republik Indonesia untuk Inggris, merangkap Irlandia dan International Maritime Organization Desra Percaya.

“Keren banget sih Kantor BNI London, lokasi nya strategis ada di King Street pusat Kota London. Jadi bangga ada BUMN yang bisa go global seperti BNI” ujar Bagas Maulana.

Di tengah percakapan tersebut, para pemain mendapatkan kejutan berupa hadirnya Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno secara virtual dan langsung dari Jakarta. Di tengah kesibukannya, Erick menyapa para pemain dan pelatih, serta mengucapkan selamat atas prestasi yang telah diraih serta membanggakan Indonesia.

“Selamat Bagas Maulana dan Muhammad Shohibul Fikri yang telah menjuarai turnamen bulutangkis All England 2022. Permainan yang luar biasa di All Indonesian Final. Selamat juga untuk Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan yang menjadi runner up. Selamat juga bagi seluruh pelatih dan official Tim Bulu Tangkis Indonesia yang telah menjadikan kabar gembira itu terwujud,” ujar Pratikno.

Erick mengingatkan, prestasi di All England dapat terwujud berkat dukungan dari banyak pihak, mulai dari PBSI, Kedutaan Besar, hingga para sponsor, yaitu BNI. Sejak tahun 2021 lalu, BNI terus menerus memberikan dukungan kepada Tim Bulu Tangkis Nasional, melalui PBSI. Dukungan ini menjadikan tim nasional Indonesia dapat mewujudkan berbagai prestasi tingkat dunia, mulai dari Olimpiade 2020, Piala Thomas, hingga terakhir Badminton Asia Team Championships 2022 atau BATC 2022. Sejak tahun 2021, 22 kejuaraan berhasil diraih dengan puncaknya Kejuaraan Olimpiade dan Piala Thomas sejak BNI menjadi Sponsor Utama PBSI.

“Sekali lagi selamat untuk sang Juara All England Bagas Maulana dan Muhammad Shohibul Fikri beserta seluruh kontingen PBSI. Mumpung sedang di London, terimakasih telah mengunjungi salah satu kantor cabang BNI di pusat keuangan dunia ini. Dengan demikian, akan menambah cerita kebanggaan kita sebagai Warga Negara Indonesia, yang telah memiliki sarana pendukung transaksi di Eropa,” Ujar Erick.

Dalam kesempatan terpisah, Direktur Utama BNI Royke Tumilaar mengapresiasi Tim Bulutangkis Indonesia yang tak hentinya mengharumkan nama bangsa dengan konsisten mencatatkan prestasi membanggakan di kancah global. Segenap keluarga besar BNI HI-Movers tentunya ikut merasakan suka cita yang dirasakan oleh Tim Bulutangkis Indonesia.

Dia menuturkan kemenangan terbaru dari Tim Bulutangkis Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri menjuara All England 2022 merupakan bukti bahwa Indonesia adalah penguasa turnamen bulutangkis dunia bergengsi ini. Kemenangan tim junior atas senior pun merupakan keberhasilan regenerasi Tim Bulutangkis Nasional Indonesia.

“Kami menyadari raihan prestasi ini merupakan hasil dari perjuangan yang tak kenal menyerah dari putra putri terbaik bangsa yang gigih dan selalu bersemangat dalam membuktikan bahwa Indonesia merupakan bangsa yang tangguh, dan memiliki mental juara dunia,” katanya.

Lebih lanjut, Royke menuturkan sebagai bank dengan kapasitas internasional BNI memiliki jaringan kantor cabang di 6 pusat keuangan dunia, salah satunya di London. Saat ini, keperluan perbankan di Eropa dapat terlayani dari BNI Landon yang berstatus full branch.

“Sebagai bank internasional asal Indonesia kami berupaya membantu upaya pengembangan bisnis teman – teman di Indonesia agar lebih mudah menembus pasar Internasional. Bekerjasama dengan banyak pihak, kami tajamkan layanan kantor cabang luar negeri untuk membantu Diaspora Indonesia,” ujarnya. (*)

BNI Gerakkan KAWAN memeriahkan MotoGP Mandalika 2022

Jakarta (guyuy.com) – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI (kode saham: BBNI) terus berupaya proaktif untuk menggerakkan sektor pariwisata dari sisi permintaan maupun pasokan di masa pemulihan ekonomi tahun ini.

Seiring dengan gelaran kompetisi balapan tingkat dunia, Pertamina Grand Prix of Indonesia atau MotoGP Mandalika 2022, BNI kembali melakukan gebrakan dari sisi pasokan penginapan wisata dengan mengoptimalkan Kawasan Wisata Anak Negeri (KAWAN) BNI.

Corporate Secretary BNI Mucharom di Jakarta, Sabtu (19 Maret 2022) menyampaikan, KAWAN BNI merupakan bentuk kontribusi perseroan terhadap kesejahteraan masyarakat Indonesia, khususnya di Destinasi Super Prioritas Indonesia.

Dengan program ini, diharapkan wisata berkelanjutan berbasis komunitas dapat berkembang, memberi manfaat bagi masyarakat sekitar, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

“Melalui program ini pula kami berkomitmen untuk menyatukan nilai bersama dengan para pemangku kepentingan untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals,” katanya.

Mucharom melanjutkan, BNI memiliki 11 Unit Homestay di Dusun Rangkep Satu, Desa Kuta, Kabupaten Lombok Tengah yang dapat dijadikan sebagai alternatif akomodasi bagi para wisatawan yang berkunjung ke lokasi wisata tersebut, terutama saat gelaran MotoGP Mandalika 2022 berlangsung di Sirkuit Mandalika.

Selama pagelaran MotoGP 2022 ini, unit Homestay BNI di Dusun Rangkep Satu ini hanya berjarak 5 menit dari lokasi sirkuit Mandalika telah terisi penuh.

Di samping itu, BNI juga telah memberikan bantuan infrastruktur yaitu pekerjaan rabat jalan di area homestay Dusun Rangkep Satu sehingga dapat memudahkan pengunjung/ wisatawan dan masyarakat setempat untuk mengakses lokasi Homestay BNI.

“Bantuan lainnya yang telah diberikan BNI seperti pekerjaan sumur bor dan pompa serta pembangunan Sentra UMKM yang nantinya akan berguna untuk memasarkan produk UMKM serta menjadi sentra pelatihan bagi UMKM di Desa Kuta, Kabupaten Lombok Tengah,” imbuh Mucharom.

*Ajak Nasabah Nonton Langsung MotoGP Mandalika*

Dalam ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia, BNI juga mengadakan program apresiasi bagi para nasabah.

Melalui mekanisme loyalty, atensi, dan retensi spesial nasabah ini, BNI memberikan kesempatan untuk nasabah kartu kredit, tabungan, dan deposito untuk menyaksikan langsung MotoGP Mandalika 2022.

Selain itu BNI juga mengajak warga sekitar yang kurang mampu, untuk menyaksikan ajang Internasional balap MotoGP seri kedua di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat 19-20 Maret 2022. BNI berharap program tersebut dapat menjadi harapan bangkitnya perekonomian di tengah situasi pandemi Covid-19 tanah air, terutama di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Mucharom menuturkan, animo nasabah untuk menonton MotoGP Mandalika 2022 sangat tinggi. Dengan program ini, diharapkan nasabah lebih setia dan aktif menggunakan berbagai produk BNI.

“Yang terpenting bagi kami adalah mengapresiasi nasabah sekaligus memeriahkan ajang balap motor dunia paling bergengsi. Kami pun berharap ini menjadi momentum untuk dapat menstimulasi konsumsi masyarakat dan pemulihan ekonomi lebih baik khususnya di daerah Nusa Tenggara Barat, Bali dan sekitarnya,” sebutnya. (*)

Adu Kecanggihan Super App Perbankan, Intip Senjata Andalan BNI

Jakarta (guyuy.cpm) Kompetisi penguatan layanan digital banking perbankan semakin ketat seiring dengan adaptasi digital masyarakat. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI terus memperkuat fitur sekaligus keandalan super app-nya BNI Mobile banking guna terus memperkuat posisinya sebagai pelopor dan leader digital banking nasional.

Direktur Utama BNI Royke Tumilaar menuturkan peralihan layanan perbankan dari channel konvensional ke digital semakin marak. Selain karena tren inovasi industri, nasabah pun terus meningkatkan ekspektasi layanan perbankan yang serba cepat, mudah dan aman melalui digital banking.

Super app BNI Mobile Banking saat ini pun telah mampu menjawab kebutuhan transaksi pengiriman uang, pembelian, pembayaran tagihan, investasi, membeli asuransi sampai pembayaran tiket pesawat dan untuk mengisi ulang Tap Cash, LinkAja, Gopay, ShopeePay, OVO, Dana dan i.saku.

Pembayaran cepat pun dapat diakomodir dengan menggunakan QRIS di berbagai merchant. Selain itu, layanan super app mobile banking ini pula dapat membuat nasabah makin nyaman ketika bertransaksi dengan user interface menarik sekaligus memudahkan.

“Ke depan, kami tentunya akan terus menambah beberapa layanan untuk memberikan kemudahan untuk investasi, pengajuan pinjaman digital, dan personal financial management. Penambahan fitur ini tentunya memberikan kemudahan untuk nasabah consumer dan individu,” kata Royke.

Dia mengungkapkan untuk perusahaan atau bisnis, BNI akan meluncurkan satu platform baru yang mengintegrasikan layanan BNI seperti cash management, trade finance dan garansi bank. Hal ini untuk semakin memberikan kemudahan dan solusi yang lengkap untuk perusahaan. Untuk menjaga keamanan, aplikasi BNI Mobile Banking pun telah dilengkapi dengan akses fingerprint dan face ID untuk login.

Bahkan, BNI terus mengembangkan banyak fitur untuk menjawab cara bertransaksi yang baru dengan terus memperluas layanan sekaligus terus berinovasi menciptakan fitur yang unggul seperti dikado, autodebit, digital invoice, debit online, transfer international remitance, tarik tunai tanpa kartu, life goals untuk perencanaan tabungan masa depan dan my credit card.

“Untuk memenuhi kebutuhan nasabah yang sangat luas, nasabah juga dapat membuka tabungan secara instan kapan pun dan dimana pun bahkan dari luar negeri. Nasabah dpt memilih simpanan yang diinginkan seperti tabunganku, giro perorangan, deposito tapenas, DPLK atau BNI Simponi.”

Sebagai informasi, BNI adalah pelopor digital banking yang leading dari sisi API Open Banking. BNI memiliki fitur terbanyak yakni untuk 443 layanan, dan telah terhubung dengan lebih dari 4.000 mitra, dan bahkan telah dikenal secara baik di kancah global.

Dividen BNI Naik 3,3 kali, Bagi 25% Laba

Jakarta (guyuy.com) -Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) BNI Tahun Buku 2021 menyetujui pembagian dividen sebesar 25% dari laba bersih tahun buku 2021 atau setara Rp 2,72 triliun, untuk dibagikan sebagai dividen tunai kepada para pemegang saham.

Dengan memperhitungkan komposisi saham milik pemerintah yang sebesar 60%, maka BNI akan menyetorkan dividen senilai Rp 1,63 triliun ke rekening Kas Umum Negara. Sementara itu, atas kepemilikan 40% saham publik senilai Rp 1,09 triliun akan diberikan kepada pemegang saham sesuai dengan porsi kepemilikannya masing-masing.

Nilai dividen tahun buku 2021 ini naik 3,3 kali lipat dari dividen tahun buku 2020 yang sebesar Rp 820,1 miliar. Dengan demikian, nilai dividen per lembar saham kali ini ditetapkan Rp 146, naik 3 kali lipat lebih dibanding dengan tahun lalu sebesar Rp 44. Adapun, tahun lalu pemerintah mendapat porsi dividen senilai Rp 492,58 miliar ke rekening kas umum negara. Dividen bagian publik atas kepemilikan 40% saham tercatat senilai Rp 327,52 miliar.

RUPST ini juga memberikan wewenang dan kuasa kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi, untuk menetapkan jadwal dan tata cara pembagian dividen Tahun Buku 2021 sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Adapun, sebesar 75% dari Laba Bersih Perseroan atau senilai Rp 8,17 triliun akan digunakan sebagai Saldo Laba Ditahan untuk pengembangan usaha berkelanjutan BNI ke depan. RUPS Tahunan BNI Tahun 2021 ini diselenggarakan di Jakarta, Selasa (15 Maret 2022).

Direktur Utama BNI Royke Tumilaar menuturkan perseroan telah mengambil sejumlah langkah, strategi dan kebijakan yang bertujuan untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja di tengah kondisi yang cukup menantang ini. Dewan Komisaris secara konsisten turut pula mengarahkan, memantau, dan mengevaluasi pelaksanaan kebijakan strategis Bank tahun 2021, antara lain melalui evaluasi terhadap Rencana Bisnis Bank serta kinerja keuangan tahun 2021.

Para pemegang saham mendukung sepenuhnya berbagai kebijakan strategis yang diambil pada 2021 dalam menghadapi tantangan dan dinamika bisnis yang cepat. Kebijakan-kebijakan strategis yang kami ambil antara lain adalah; Pertama, meningkatkan kualitas kredit melalui perbaikan manajemen risiko. Kedua, meningkatkan digital capability dalam memenuhi kebutuhan nasabah.

Ketiga, meningkatkan ekspansi bisnis secara berkelanjutan. Keempat, meningkatkan CASA dan FBI melalui peningkatan transaksi. Kelima, optimalisasi jaringan dan bisnis Internasional dengan memperkuat kerjasama partnership. Keenam, optimalisasi Kontribusi Perusahaan Anak. Dan, Ketujuh, optimalisasi Human Capital dalam mendukung bisnis Bank.

“Dengan adanya keputusan para pemegang saham ini, diharapkan BNI terus mencatatkan kinerja bisnis perusahaan yang baik, memberikan pelayanan publik yang maksimal, sekaligus menjadi motor dalam mendorong tumbuhnya perekonomian Indonesia,” katanya.

Akuisisi Bank Mayora dan Treasury Stock

Direktur Keuangan BNI Novita Widya Anggraini menuturkan bahwa RUPST juga menyetujui aksi korporasi perseroan untuk melakukan pengambilalihan saham PT Bank Mayora yang ringkasan rancangan pengambilalihannya telah kami sampaikan melalui keterbukaan publik pada tanggal 22 Januari 2022.

Harapannya semua berjalan lancar, sehingga seluruh persetujuan dan persyaratan terkait dengan rencana pengambilalihan dapat selesai pada akhir April atau awal Mei 2022.,”sebutnya.

Di samping itu, RUPS juga menyetujui untuk mengalihkan secara keseluruhan saham hasil pembelian kembali (buyback) tahun 2021, yang disimpan sebagai saham tresuri (treasury stock) sebanyak 24.682.600 (dua puluh empat juta enam ratus delapan puluh dua ribu enam ratus) saham, dalam rangka program kepemilikan saham bagi Karyawan dan Manajemen.

Dia mengatakan buyback ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kepemilikan saham BBNI oleh karyawan dan manajemen, sehingga diharapkan dapat meningkatkan nilai perusahaan serta mendorong pencapaian target kinerja. Buyback tersebut merupakan bagian dari kelanjutan program kepemilikan saham karyawan dan manajemen (MESOP, Management Employee Stock Option Plan) saat ini.

Selain itu, Novita menyampaikan bahwa Rencana Bisnis Bank (RBB) Tahun 2022 telah disusun dengan mempertimbangkan kondisi perekonomian yang cukup menantang baik domestik maupun global. “Dengan kondisi tersebut, maka kami memproyeksikan indikator kinerja Perseroan Tahun 2022 antara lain pertumbuhan kredit di kisaran 7% hingga 10%, Net Interest Margin 4,6% hingga 4,8%, serta cost of credit 2,0% sampai 2,3%,” ujarnya.

Komoditi Batu Bara Menopang Transisi Energi di Indonesia

JAKARTA (guyuy.com)– Komoditas batu bara menjadi bagian tidak terpisahkan dalam upaya transisi energi selama beberapa dekade mendatang. Sumber energi ini akan terus digunakan seiring dengan langkah dunia mengembangkan pembangkit energi baru terbarukan.

Selama masa transisi, penggunaan energi fosil tetap dilakukan sebagai penopang (backbone) dari pembangkit listrik. Pasalnya, energi baru dan terbarukan (EBT) masih dikembangkan hingga mencapai kapasitas terpasang sesuai yang ditargetkan.

Direktur Eksekutif Pusat Studi Hukum Energi Pertambangan (Pushep) Bisman Bakhtiar mengatakan bahwa energi fosil merupakan sumber penting selama proses transisi energi. Tiga energi fosil yang dimaksud adalah batu bara, minyak dan gas bumi.

cnnindonesia.com

“Dalam 10 tahun ini ketergantungan ke terhadap batu bara akan masih sangat tinggi, sehingga komoditas batu bara masih favorit dalam waktu beberapa tahun ke depan,” katanya kepada wartawan, belum lama ini.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebutkan bahwa porsi penggunaan batu bara sebagai sumber energi di Indonesia mencapai 38 persen dari total energi nasional pada 2021. Angka ini terbesar dibandingkan dengan energi lainnya. Minyak bumi berkontribusi 31,2 persen, gas bumi memberikan sumbangsih 19,3 persen dan energi baru terbarukan 11,5 persen.

Sementara pada proyeksi tahun ini, batu bara juga masih mendominasi total bauran energi primer Tanah Air dengan porsi 34,5 persen. Kemudian disusul minyak bumi 27,3 persen, gas bumi 22,5 persen serta kontribusi EBT ditargetkan mencapai 15,7 persen.

Bisman menjelaskan bahwa ketergantungan dunia terhadap batu bara masih sangat tinggi. Meskipun pemerintah telah berencana untuk mempensiunkan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berbasis batu bara, penggunaan sumber energi ini diyakini masih cukup besar.

Apalagi Kementerian ESDM telah menyatakan bahwa cadangan batu bara di Indonesia saat ini mencapai 38,84 miliar ton. Dengan rerata produksi batu bara sebesar 600 juta ton per tahun, maka cadangan ini masih tersedia hingga 65 tahun ke depan. Durasi itupun diasumsikan apabila tidak ada temuan cadangan baru di masa depan.

“Akan adanya transisi energi. Cuma sekali lagi tidak mungkin dalam waktu cepat ini,”

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Ridwan Djamaluddin mengatakan selain cadangan tersebut, pemerintah telah mendapati adanya sumber daya batu bara yang tercatat hingga 143,7 miliar ton. Untuk itu, pemerintah mendorong upaya pemanfaatan untuk memberi kesejahteraan bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

“Batu bara kita masih banyak. Kita punya 65 tahun umur cadangan. Sebagian besar ada di Kalimantan dan Sumatra,” katanya dalam webinar beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) Hendra Sinadia menjelaskan bahwa sejauh ini batu bara terbukti menjadi sumber energi yang paling murah. Selain murah, komoditas ini juga memenuhi unsur dalam ketahanan energi.

Adapun unsur ketahan energi tersebut adalah ketersediaan yang telatif cukup banyak (availability), dapat diterima termasuk dengan perkembangan teknologi rendah emisi (acceptability) serta mudah diakses atau accessibility. (*)

Energi Paling Murah di Dunia adalah Batubara? Ini Penjelasannya

JAKARTA (guyuy.com) – Komoditas batu bara masih menjadi sumber energi yang paling murah dibandingkan sumber energi lainnya. Batu bara menjadi salah satu energi penting di tengah upaya pengembangan pembangkit energi terbarukan.

Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) Hendra Sinadia menerangkan bahwa sejauh ini batu bara masih terbukti menjadi sumber energi paling murah alias affordable di dunia. Batu bara juga mampu memenuhi unsur untuk ketahanan energi nasional.

cnnindonesia.com

“Ketersediaan batu bara ini relatif masih cukup banyak dan dapat diterima. Apalagi dengan perkembangan teknologi pembangkit yang rendah emisi,” katanya kepada wartawan belum lama ini.

Lebih lanjut, dia menuturkan saat ini batu bara menjadi incaran dunia seiring dengan ketidakpastian pasokan minyak dan gas bumi akibat invasi Rusia dan Ukraina. Bahkan, sejumlah negara pengguna gas alam sebagai sumber energi utama mulai mengambil ancang-ancang kembali memakai batu bara sebagai energi.

Beberapa di antaranya adalah Italia dan Jerman. Kedua negara ini dikenal menggunakan memilih menggunakan gas sebagai sumber energi bagi pembangkit listrik. Tingginya harga gas membuat negara itu memilih kembali mengoperasikan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berbasis batu bara.

Hendra berpendapat situasi ini memberikan dampak positif bagi Indonesia. RI menjadi salah satu negara penghasil batu bara termal terbesar di dunia. Jenis batu bara ini digunakan oleh dunia sebagai sumber energi bagi pembangkit listrik.

Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, produksi batu bara dalam negeri telah mencapai 74,02 juta ton hingga 4 Maret 2022. Jumlah ini setara dengan 11,16 persen dari target yang telah ditetapkan pemerintah yakni 663 juta ton hingga akhir tahun nanti.

Dari jumlah tersebut, batu bara Tanah Air yang telah dijual ke pasar diekspor sebesar 11,14 juta ton dan 18,24 juta ton lainnya diperuntukan bagi industri dalam negeri. Baik bagi pembangkit listrik maupun kebutuhan industri seperti pupuk dan semen.  Sementara sisanya masih dalam proses penjualan.

Selain itu, Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan menerangkan bahwa pertumbuhan industri batu bara akan meningkatkan kebutuhan pada tenaga kerja. Artinya keberadaan pertambangan fosil ini mampu mengurangi jumlah pengangguran di dalam negeri.

“Kenaikan ini juga akan kembali menghidupkan perekonomian masyarakat dan Pemda, di mana lokasi pertambangan batu bara berada,” katanya.

Sejauh ini, batu bara terus menjadi salah satu penyumbang devisa terbesar pada subsektor mineral dan batu bara. Tahun lalu, pendapatan negara bukan pajak (PNBP) pada sektor ini mencapai Rp 75,15 triliun atau 192% dari target. Sedangkan tahun ini diproyeksi sumbangan devisa bagi negara bisa melebihi target tahun lalu.

Adapun terhadap upaya transisi energi, batu bara menjadi salah satu penopang energi terbesar di dalam negeri. Pasalnya transisi energi atau peralihan penggunaan pada pembangkit energi bersih masih pada tahap pengembangan.

Di samping itu, biaya investasi untuk pengembangan energi baru terbarukan terbilang cukup mahal. Kementerian ESDM dalam beberapa kesempatan sempat menyebutkan bahwa investasi yang diperlukan untuk pengembangan EBT mencapai Rp400 triliun dalam 10 tahun ke depan. Asumsi ini mempertimbangkan setelah RUU EBT rampung.

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi KESDM Dadan Kusdiana sempat menerangkan bahwa energi terbarukan pada sektor kelistrikan masih cukup tinggi mencapai US$1 – US$2 juta per Megawatt (MW) EBT. (*)

Kunci UMKM Nasional Naik Kelas dan Go Global adalah Kolaborasi

Jakarta, 24 Februari 2022 (guyuy.com) – Presidensi G20 menjadi berkah bagi ekonomi Indonesia. Selain lapangan kerja dan investasi, event tingkat tinggi tersebut juga berpeluang membuka keran ekspor terutama bagi produk-produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) ke berbagai negara di dunia.

Hingga dewasa ini peran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam kebangkitan ekonomi nasional pasca pandemi Covid-19 tidak terbantahkan. Namun yang menjadi perhatian adalah bagaimana agar terbentuk kolaborasi antara instasi dan para stakeholder UMKM agar program yang berjalan tidak sendiri-sendiri.

Demikian yang mengemuka dalam FORWADA – MIKRO FORUM VIRTUAL DISCUSSION SERIES 2022 – “Bagaimana G20 Perkuat UMKM dan Sendi-sendi Ekonomi Terpenting Pasca Pandemi?”, di Resto D’Kampoeng, Bogor, Jawa Barat, Kamis, (24/2/2022).

Direktur Grup Kebijakan Sektor Jasa Keuangan Terintegrasi (GKKT) Otoritas Jasa Kuangan (OJK)/Wakil Satgas Syariah dan UMKM, Greatman Rajab mengatakan, salah satu peran penting UMKM bagi perekonomian Indonesia adalah dari aktivitas ekspor non migas yang mencapai 15,65 % dari total ekspor nasional.

Untuk itu, OJK terus mendukung pengembangan ekosistem UMKM yang mencakup sektor fashion, food, holtikultura, ekonomi kreatif, furnitur, dan pertenakan menjadi prioritas ekspor. Selain itu, akselerasi digital UMKM melalui kegiatan edukasi serta fasilitas on boarding business, business matching, dan capacity building.

“OJK juga mendirikan Kampus UMKM yang merupakan program kerjasama industri jasa keuangan dengan stakeholder terkait, seperti start up unicorn dan PTN/PTS untuk memberikan pelatihan end to end kepada kelompok UMKM agar siap-siap go global,” ujarnya.

Lebih lanjut Greatman Rajab menuturkan, UMKM harus dapat memanfaatkan presidensi G20 untuk mendorong peluang usaha di sektor hijau. Menurutnya, pandemi Covid-19 telah menjadi wakeup call untuk transisi menuju ekonomi hijau sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru yang berkelanjutan dan berorientasi ramah lingkungan. Ekonomi hijau ini dapat menjadi bagian dari proses recovery dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

“Data dari World Economic Forum, 2020, transisi hijau dapat menghasilkan peluang bisnis senilai USD 10,1 triliun dan 395 juta lapangan pekerjaan pada tahun 2030. Ini dapat mendorong terciptanya peluang usaha baru (green job) bagi para Pelaku UMKM termasuk milenial,” ungkapnya.

Saat ini, lanjut Greatman, hampir semua pihak punya niat baik untuk memajukan UMKM Indonesia. Namun, hanya satu yang kurang, yakni masalah bagaiman sinergi dan kolaborasi itu bisa dilakukan dengan baik. Sebab, jika berjalan sendiri-sendiri tidak akan memberikan added value yang bagus.

“OJK selaku regulator akan terus mendukung dari sisi kebijakan dengan mendorong industri jasa keuangan di Indonesia ini bisa terus mendukung pembiayaan khususnya bagi UMKM di Indonesia,” tegasnya.

Wakil Pemimpin Divisi SME PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Yessy Aktaina mengatakan, UMKM semakin memegang peranan penting dalam perekonomian nasional, karenanya perlu untuk terus didorong agar bisa go internasional atau ekspor. DIa menegaskan, membuat UMKM naik kelas, merupakan focus BNI saat ini.

Yessy menuturkan, ada 3 Pilar Strategi Pemberdayaan UMKM BNI, pertama, BNI mendorong pelaku UMKM untuk Go Ekspor, kedua BNI fokus untuk meningkatkan bisnis Mitra BNI melalui value chain berbasis digital”, dan ketiga, “BNI fokus untuk pengembangkan ekosistem unggulan berbasis digital.

“Untuk ekspor BNI telah menyiapkan skema pembiayaan BNI untuk Produksi UMKM Naik Kelas antara lain Fast Trex & BWU Fast Trex (Fasilitas Transaksi Ekspor), untuk Nasabah Baru ataupun Existing berorientasi ekspor,” ujar Yessy.

Yessy mengungkapkan, guna membantu UMKM go global, BNI telah menghadirkan Xpora, merupakan One Stop Solution Hub yang memberikan layanan bagi pelaku UMKM Indonesia agar dapat Go Productive, Go Digital, & Go Global serta menjadi pusat layanan bagi para pengusaha diaspora Indonesia yang berada di luar negeri.

Melalui Xpora, BNI ingin KCLN dan diaspora Indonesia untuk membantu ekspor UMKM. “Xpora merupakan orkestrator ekosistem UMKM yang mempertemukan penjual, pembeli (termasuk Diaspora) dan enabler ekspor,” tutur Yessy.

Ditambahkan, hinga saat ini Xpora Physical Hub tersedia di 7 Kota antara lain, Jakarta, Bandung, Surabaya, Solo, Denpasar, Makasar dan Medan. Selain itu BNI juga telah menyiapkan Skema Reguler Pembiayaan kepada UMKM, diantaranya, pendanaan UMK, Kredit Usaha Rakyat (KUR), BNI Wirausaha (BWU), dan Kredit Usaha Kecil dan Mengah.

Senada dengan Greatman Rajab, Yessi mengamini perlunya kolaborasi antar instasi/lembaga dalam membangun UMKM agar naik kelas. Yessi menyebut, UMKM Indonesia memiliki potensi yang luar biasa, hanya saja saat ini UMKM menghadapi beragan kesulitan berupa akses yang harus dibantu dan dipermudah baik secara regulasi maupun program dari instritusi.

“Kolaborasi penting, namun capacity building juga area yang harus dipikirkan oleh UMKM. Jadi penggerak ini utamanya dari UMKM, tidak hanya dipancing oleh institusi, UMKM harus punya willingness untuk expanded dirinya,” katanya.

“Kita punya banyak strategi, kita mau bikin ekpor itu lebih mudah untuk meningkatkan lebih banyak lagi menciptakan UMKM jadi naik kelas. Tapi UMKM itu sendiri harus punya eagerness mengembangkan dirinya,” tambahnya.

Ketua Umum INTANI (Insan Tani dan Nelayan Indonesia) yang juga Asisten Staf Khusus Wakil Presiden (Wapres) RI, Guntur Subagja menyoroti industri halal yang belum banyak dilirik UMKM. Sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi menjadi produsen industri halal yang kini dikuasai Brazil, AS, India, Rusia dan China.

Untuk mengejar keketingalan itu, pemerintah dan pengusaha pelaku usaha yang tergabung dalam Asosiasi Platform Digital Ekspor Indonesia (PD Ekspor) berkolaborasi dengan membangun ekosistem ekspor produk halal UMKM, “Global Halal Hub Indonesia”. Hal ini sejalan dengan arahan Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin yang menargetkan Indonesia menempati posisi sebagai pusat produk halal dunia di tahun 2024.

“Saat ini 99% UMKM Memberikan kontribusi utama dalam struktur ekonomi Indonesia, 23,9% UMKM telah masuk ke dalam platform digital dan 14% UMKM kita memiliki kemampuan menembus pasar ekspor,” ujarnya.

Dengan berlanja konsumen sebebsar 184 milyar dolar AS di tahun 2020, Indonesia tercatat sebagai pasar konsumen halal terbesar dunia. “State global Islamic Economic Indicator 2021/2022 menyebutkan, teradap 8 milyar dolar AS ekspor produk halal oleh Indonesia, sementara impor produk halal oleh pemerintah mencapai 10 milyar dolar AS.  Selain itu terdapat investasi sebesar 5 milyar dolar AS dalam sektor halal Indonesia, ini menunjukan Indonesia adalah pasar yang sangat besar,” jelasnya.

 

Dia juga menegaskan pentingnya kerjasama dan kolaborasi semua pihak yang peduli akan kemajuan UMKM.  “Saat ini semua instasi/lembaga, sama-sama kerja, jadi mungkin yang belum ada kerjasamanya, jadi jadi bagaimana ini kita kolaborasikan dalam satu orkestra yang menjadi kesatuan visi membangun Indonesia maju,” imbuhnya.

Sementara Managing Director Export Hub, Amalia Prabowo menyoroti pentingnya SDM e-commerce expert atau pakar e-commerce. Menurutnya, Indonesia membutuhkan banyak pakar e-commerce agar dapat mendorong UMKM masuk pasar ekspor. Dia membadingkan dengan Singapura yang mampu meraup cuan dengan membeli barang-barang hasil UMKM Indonesia dengan menjualnya lagi di platform e-commerce global.

“Kita perlu e-commerce exper sebanyak-banyaknya untuk membantu UMKM itu eksis di semua platform. Singapura itu tidak punya UMKM, mereka hanya membeli barang dari UMKM kita, tapi mereka punya banyak e-commerce expert dari kita,” jelasnya.

Amalia menambahkan, saat ini banyak UMKM bangga dengan ekspor mereka meski hanya dalam bentuk “hand carry”, dia menegaskan bahwa cita-cita bersama penggiat UMKM adalah menginginkan agar ekspor UMKM tidak hanya dalam bentuk “hand carry” tetapi dengan bentuk B2B.

Amelia menambahkan, data dari Alibaba dan Amazon menyebutkan, bahwa ecommerce B2B mengalami kenaikan mencapai 6 kali lipat dibandingkan dengan B2C. Pihaknya di Expor Hub, berupaya mendorong UMKM untuk B2B. “Namun untuk masuk B2B buat UMKM Indonesia tidak mudah, karena ciri khas UMKM Indonesia adalah bergerak sendiri-sendiri,”ujarnya.

Sementara Deputi Bidang Usaha Mikro Kemenkop UKM RI,  Eddy Satriya menyebutkan, kinerja ekonomi Indonesia berhasil tumbuh positif pada Q2-2021 dan Q3-2021 di tengah kenaikan kasus akibat varian Delta pada Juli 2021. Bahkan, pertumbuhan Q4-2021 membawa ekonomi tahunan Indonesia kembali tumbuh positif.

“Aktivitas ekonomi yang tertahan karena varian delta di Q3-2021, membuat seluruh aktivitas pada 2021 terkonsentrasi di Q4, pertumbuhan Q4-2021 membawa ekonomi tahunan Indonesia kembali tumbuh positif. Ini pula yang mejadikan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2022 ditargetkan meningkat menjadi 5,2%,” ujar Eddy.

Eddy mengatakan, tahun 2021 pemerintah melalui program PEN telah memberikan dukungan terhadap UMKM dengan alokasi anggaran sebesar Rp 96,21 triliun dan terrealisasi sebesar Rp 83,19 triliun. Sementara untuk tahun 2022 ini, pemerintah telah mengalokasikan dana PEN sebesar Rp 451,64 triliun dimana Rp 174,87 triliun dialokasikan untuk Penguatan Pemulihan Ekonomi.

Rudy Salahuddin, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital Ketenagakerjaan dan UMKM Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI mengungkapkan bahwa Salahsatu kunci utama dalam pemulihan ekonomi adalah UMKM.

 

Menuruntya, para pelaku UMKM adalah critical enggine bagi perekonomian mengingat kontribusinya kepada PDB telah mencapai  60,51% dengan kemampuan penyerapan tenaga kerja mencapai 96,92%. “Selain itu, UMKM juga berperan dalam mendorong peningkatan investasi dan ekpor Indonesia. Total investasi di sektor UMKM mencapai 60% dari total investasi nasional. Dan kontribusinya terhadap ekspor non migas nasional telah mencapai 15,65%,” ujarnya.

 

Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Abdullah Azwar Anas mengatakan, pihaknya berharap UMKM bisa lebih berperan dalam tender pengadaan barang di pemerintahan. Pihaknya mengusulkan sebanyak 1 juta produk UMKM diusulkan masuk dalam e-katalog pengadaan barang pemerintah. “Saat ini sudah terdaptar 150.339 produk, kita targetkan hingga maret ada 20o ribu dan akhir tahun 2 juta produk,” pungkasnya.

Ini Bentuk Dukungan BNI Guna Dukung Kebangkitan UMKM

Jakarta (guyuy.com) -Kebangkitan kinerja usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tahun ini tergolong cukup potensial. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) memastikan solusi layanan perbankan lebih lengkap guna menstimulasi kenaikan kelas sekaligus mendorong go global UMKM nasional.

Direktur Utama BNI Royke Tumilaar menuturkan pandemi telah memukul banyak segmen ekonomi khususnya UMKM. Namun, segmen UMKM ini justru menunjukkan pemulihan kinerja yang lebih cepat dan mampu menjadi motor pemulihan bagi ekonomi nasional. Terlebih, segmen ini memiliki kontribusi ekonomi yang besar yakni lebih dari 60% dan penyerapan tenaga kerja hingga 97%.

Tahun ini, BNI pun menyiapkan berbagai solusi perbankan disertai dengan program pembinaan dan pendampingan yang diharap dapat membantu pelaku UMKM naik kelas sekaligus mampu menembus pasar ekspor.

 

“Kami tentunya melihat UMKM ini sebagai sebuah peluang pemulihan ekonomi. Terlebih sebagai agen pembangunan pemerintah kami juga didorong untuk meningkatkan rasio kredit UMKM hingga 30%,” sebutnya.

Royke menjelaskan, BNI saat ini fokus pada penciptaan ekosistem yang produktif dalam mengembangkan segmen UMKM. Debitur UMKM ini digabungkan dengan satu ekosistem yang berhubungan dengan pelaku usaha sejenis sehingga dapat saling mendukung pertumbuhan kinerja masing-masing.

Ekosistem ini pula dihubungkan dengan berbagai platform digital yang disiapkan BNI, sehingga diharapkan dapat membuat interlink antar ekosistem UMKM, dan mampu menjawab permintaan-permintaan besar.

Dari sisi permintaan, BNI juga termasuk bank pelat merah yang mendukung Pasar Digital (PaDi) UMKM. BNI aktif memperbesar pengadaan barang dan jasanya dari para pelaku UMKM, dan hal ini menjadi pasar yang cukup potensial bagi para pelaku UMKM untuk membangun usaha lebih berkelanjutan.

BNI Xpora

Dengan mandat sebagai bank global Indonesia, Royke menuturkan BNI juga fokus pada pengembangan potensi pasar di luar negeri dengan BNI Xpora. Program ini ditujukan untuk mengoptimalkan pekerja migran sekaligus diaspora Indonesia yang jumlahnya mencapai 8 juta. Dalam program ini, BNI mendukung pekerja migran serta diaspora untuk menjadi agen pembangunan bagi pelaku UMKM dalam negeri.

“BNI pun aktif mendorong pelaku UMKM dalam negeri untuk membangun kapabilitas serta kapasitas usahanya dalam menjawab permintaan luar negeri dengan 7 Xpora Hub yang tersebar di Sumatra, Jawa, Bali, dan Sulawesi,” imbuhnya.

Royke menuturkan tahun ini BNI juga akan mengakuisisi sebuah bank yang ke depannya akan diubah menjadi Bank Digital. Entitas ini akan didorong untuk dapat lebih berani menjawab permintaan kredit suku bunga rendah dengan memanfaatkan berbagai inovasi teknologi terbaru.

“Bank Digital ini kami buat di luar sistem yang BNI punya saat ini dengan harapan dapat memiliki sebuah ekosistem yang lebih kondusif bagi UMKM untuk naik kelas,” sebutnya.

Di luar itu, Royke menyampaikan BNI juga memiliki program Smart City, Smart Farming, dan Smart Fishing. Ketiga program ini merupakan pengejawantahan upaya BNI untuk mendorong pelaku UMKM lebih adaptif dengan perkembangan dan layanan digital perbankan.

“Kami berharap dengan program ini, transaksi jual beli pelaku UMKM dapat lebih banyak, dan pangsa pasarnya pun menjadi lebih besar, ”tuturnya. (faz)

Siapa Diuntungkan Kebijakan Pemerintah Tentang Subsidi Minyak Goreng? Tanya Eks Komisioner Ombudsman Alamsyah Saragih

JAKARTA (guyuy.com) – Mantan Anggota Komisioner Ombudsman RI Ahmad Alamsyah Saragih mengomentari kebijakan subsidi minyak goreng yang diterapkan pemerintah.

“Subsidi Minyak Goreng pada dasarnya adalah subsidi tambahan untuk biodiesel, siapa yang diuntungkan?” kata Alamsyah melalui cuitannya di Twitter @Alamsyahsaragih, Senin, 31 Januari 2022.

Mantan Komisioner Ombudsman ini mempertanyakan pernyataan Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) Eddy Abdurrachman yang menyatakan subsidi mencapai 1,5 miliar liter dengan dana Rp 7,6 triliun untuk 6 bulan.

foto: cnbcindonesia.com

“Uniknya, pada 5 januari 2022 Kemenko Perekonomian menyatakan bahwa kebutuhan subsidi utk 1,2 miliar liter selama 6 bulan diperlukan anggaran Rp 3,6 triliun untuk menutupi selisih harga dan PPN,” kata Alamsyah Saragih, mengutip Antaranews dalam cuitannya.

Dilain pihak, Alamsyah mengkritisi pada cuitannya, mengapa pada 9 Januari Dirut BPDPKS menyatakan subsidi mencapai 1,5 miliar liter dg dana Rp. 7,6 triliun untuk 6 bulan.

“Mengapa volume naik 25 persen tapi alokasi dana naiknya lebih dari 100 persen? Apakah Menteri Keuangan sdh menyetujui ini mas @prastow?,” kata Alamsyah Saragih, mencolek Staf Ahli Menkeu Sri Mulyani Indrawati, Yustinus Prastowo melalui Twitter.

Alamsyah menambahkan BPDP-KS telah mengalokasikan Rp 51,86 triliun untuk ‘subsidi’ biodiesel pada 2021 akibat kenaikan harga CPO di pasar internasional.

“Jika tak ada perubahan harga di pasar global, apakah subsidi akan menembus Rp 60 triliun pada thn 2022? Belum lagi kompensasi utk minyak goreng,” tambahnya.

“Apakah kenaikan harga CPO temporer? Bagaimana kita memitigasi dampak pembengkakan subsidi utk kebijakan biodiesel yg ambisius ini? Hingga 2021 dana BPDP-KS utk peremajaan sawit rakyat hanya capai 4,73 persen dari total dana, padahal produktivitas sawit rakyat kita sangat buruk,” ujarnya.

Di lain pihak, tambah Saragih, untuk ‘subsidi’ industri biodiesel sejak 2015 sudah dominasi 79,04 persen atau Rp 110,03 triliun dari total dana.

“Wilmar Group peroleh porsi paling dominan sebesar 36 persen dari total dana subsidi tersebut. Berapa pungutan ekspor yg mereka setor ke BPDP-KS?,” tanya Alamsyah Saragih.

“Lebih mendasar lagi, jika pemerintah begitu ambisius dg biodiesel, mengapa tak terapkan kontrak jangka panjang utk bahan campuran biodiesel? Dg estimasi harga keekonomian yang wajar, fluktuasi harga pasar tak menguras subsidi dan mengancam alokasi peremajaan sawit rakyat,” tambahnya.

“Beban devisa akibat impor minyak memang meresahkan, tapi menguranginya dengan campuran bahan nabati dari sawit tanpa skema kontrak jangka panjang akan mengalami nasib seperti PLN yang tertekan harga batubara beberapa waktu lalu. Pemerintah perlu membuka neraca sawit nasional,” kata mantan komisioner Ombudsman ini.

“Buah sawit adalah komponen biaya produksi tertinggi CPO. Kebijakan mematok harga mandatory Rp. 9.300 per kg utk 20 persen Domestic Market Obligation (DMO) CPO diperkirakan akan menekan harga sawit rakyat,” kata Alamsyah.

“Perusahaan besar akan memprioritaskan selamatkan nilai tambah dari kebun mereka. Mengapa demikian? Selain pabrik, perusahaan besar memiliki kebun sendiri yg lebih luas dibandingkan plasma maupun kebun sawit swadaya rakyat,” kata eks komisioner Ombudsman ini.

Ia merujuk pada data BPS 2019 menunjukkan pangsa produksi sawit kebunan rakyat hanya 33,51 persen.
“DMO 20 persen dengan harga Rp 9.300/kg akan lebih dulu hantam mereka. Kini subsidi minyak goreng akan dicabut per 1 Februari,” tambahnya.

Sementara itu, pemerintah terapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) mulai dari Rp. 11.500 per liter untuk curah, dan harga CPO utk Domestic Market Obligation Rp. 9.300/kg.

“Kita lihat apakah perusahaan besar mau berbagi margin dg petani?,” tanya Alamsyah Saragih.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah memberikan arahan terkait prioritas utama pemerintah untuk pemenuhan kebutuhan rakyat, harga minyak goreng harus terjangkau masyarakat.

Untuk tujuan tersebut, pemerintah harus memprioritaskan melakukan penyediaan minyak goreng dengan harga terjangkau, sekaligus menciptakan stabillisasi harga minyak goreng di dalam negeri.

Jokowi memberikan arahan tersebut agar kabinetnya dengan cepat merespons tren kenaikan harga pangan, khususnya minyak goreng yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat.

Tercatat, pada minggu ke-5 Desember 2021, harga minyak goreng kemasan pernah mencapai rata-rata Rp 18.492,00 per liter atau mengalami peningkatan sebesar 8,31 persen (MtM).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada press briefing kebijakan Pemerintah terkait harga minyak goreng, di Jakarta, Rabu, 5 Januari 2022 pernah mengatakan bahwa pemerintah telah mengambil kebijakan menyediakan minyak goreng untuk masyarakat dengan harga Rp 14 ribu per liter di tingkat konsumen yang berlaku di seluruh Indonesia.

Terkait subsidi harga minyak murah, empat poin penting, yakni anggaran dan jangka waktu, implementasi, operasi pasar dan keterlibatan produsen.

Airlangga pernah mengatakan minyak goreng kemasan sederhana dengan harga khusus tersebut akan disediakan sebanyak 1,2 miliar liter selama jangka waktu 6 bulan dan dapat diperpanjang sesuai dengan kebutuhan. (faz)