Hati-Hati! Ketahuilah Ciri-Ciri Tahi Lalat Pemicu Kanker Kulit

Sebagian besar orang pastinya memiliki tahi lalat dan bisa jadi berjumlah lebih dari satu pada bagian tubuh tertentu. Tahi lalat sendiri kadang sering disukai karena membuat penampilan lebih menarik, misalnya ala Marilyn Monroe. Kadang keberadaannya sering mengganggu terutama bila tahi lalat berukuran besar, ada bulu, atau berada di area yang tidak tepat.

Tahi lalat sendiri biasanya muncul sejak lahir atau pada anak-anak. Tahi lalat yang merupakan tanda lahir sendiri merupakan hasil pigmentasi warna melalui melanosit (sel pigmen kulit) yang menyatu karena faktor tertentu.
Hati Hati Ketahuilah Ciri Ciri Tahi Lalat Pemicu Kanker Kulit 300x200 » Hati-Hati! Ketahuilah Ciri-Ciri Tahi Lalat Pemicu Kanker Kulit
Tahi lalat Memiliki bentuk, warna, dan ukuran yang berbeda. Dimulai dari tahi lalat yang rata dengan permukaan kulit hingga menyembul keluar, ukurannya sendiri kurang dari 6 milimeter atau selebar penghapus di ujung pensil.

Nah, meskipun tahi lalat sendiri tidak berbahaya, tapi pada kondisi tertentu sering sekali timbul tahi lalat abnormal yang menjadi gejala kanker kulit, salah satunya adalah Melanoma yang merupakan kanker kulit paling mematikan yang berawal dari tahi lalat. Tentu tahi lalat abnormal petanda Melanoma memiliki ciri-ciri tertentu yang dapat dibedakan seperti berikut ini.

Tanda-Tanda Tahi Lalat Kanker

Membedakan tahi lalat sendiri dapat ditentukan dengan rumus “ABCDE” atau asimetri, border, color/warna, diameter, dan evolving/perubahan. Selain itu tahi lalat yang patut diwaspadai adalah yang baru muncul pada pasca remaja awal.

A – Asymmetry
Tahi lalat normal jelas memiliki bentuk bulat penuh sempurna. Waspadalah bilat ahi lalat sudah berbentuk asimetris, ketidakcocokan pada bentuk dan ukuran. Kanker biasanya berkembang lebih cepat dari sel normal dan memiliki bentuk tidak beraturan, hal inilah yang membuat tahi lalat abnormal memiliki bentuk demikian.

B – Border
Tahi lalat pada umumnya memiliki pinggiran yang kontras dengan permukaan kulit, terpisah, terlihat jelas mana permukaan kulit dengan bagian tahi lalatnya. Tahi lalat tidak normal justru memiliki warna seperti bercak dan bergradasi, terkesan seperti mewarnai diluar garis dan terkesan pudar. Bila pinggirannya sudah seperti ini maka periksalah ke dokter.

C – Color
Warna yang ada pada tahi lalat normal selalu konsisten dengan hanya ada 1 warna, warnanya sendiri bergantung pada warna kulit, bila berkulit lebih gelap dengan rambut hitam, tahi lalatnya pun berwarna lebih gelap, begitu pula sebaliknya. Namun tahi lalat Melanoma memiliki warna seperti bercak dengan paduan lebih dari 1 warna, misalnya bercak merah, putih, dan keabuan dalam 1 tahi lalat.

D – Diameter
Meskipun tidak bisa jadi patokan tapi pada umumnya tahi lalat yang menjadi gejala kanker kulit memiliki ukuran diameter lebih dari 6 mm. Hanya saja sering pula ada kasus dimana tahi lalat Melanoma ini justru berukuran kecil, jadi mengidentifikasi tahi lalat abnormal jangan hanya bergantung pada 1 ciri-ciri saja.

E – Evolving
Perhatikanlah perubahan pada tahi lalat tersebut, apakah terdapat perubahan pada warna, bentuk, ukuran atau tidak. Tentu saja tahi lalat normal pun pada kondisi tertentu memang bisa berubah, hanya saja Melanoma ini cenderung terlihat lebih berbeda dibandingkan tahi lalat nomal pada umumnya.

Tanda Tanda Tahi Lalat Kanker 300x163 » Hati-Hati! Ketahuilah Ciri-Ciri Tahi Lalat Pemicu Kanker Kulit
Intinya, penting sekali untuk selalu melakukan pemeriksaan kulit secara mandiri untuk mengawasi apakah ada pertumbuhan atau perubahan yang terlihat mencurigakan.

Selain dengan berpaku pada pedoman ABCDE diatas, ada karakteristik tahi lalat lainnya yang perlu diwaspadai, seperti mulai berdarah, bernanah, terasa sakit saat disentuh, menimbulkan sensasi gatal, atau terjadinya pembengkakkan.