Perbankan Indonesia Tidak Dilarang Membiayai Industri Batu Bara

JAKARTA (guyuy.com)- Industri perbankan dipandang tetap prudent meski menyalurkan pembiayaan ke sektor energi fosil termasuk pertambangan batu bara. Bahkan, perbankan nasional saat ini tampak lebih agresif dalam mendorong tranformasi energi nasional dalam mewujudkan Net Zero Emission pada 2060.

Direktur Eksekutif Pusat Studi Hukum Energi Dan Pertambangan (Pushep) Bisman Bhaktiar menuturkan saat ini banyak pandangan yang menyimpang terkait penyaluran kredit perbankan ke sektor tambanga. Padahal, menurutnya industri perbankan tidak melanggar ketentuan apapun apabila memberikan pendanaan pertambangan batu bara.

“Tidak masalah kalau perbankan memberikan pembiayaan pada bisnis batu bara,” katanya di Jakarta, Rabu (11/5/2022).

Dia melanjutkan bahwa sejumlah negara Uni Eropa berkomitmen melakukan transisi energi. Negara di kawasan tersebut berkomitmen untuk mengurangi atau tidak membiayai proyek yang bersumber dari energi fosil. Kendati demikian, langkah itu hanya dilakukan oleh bank-bank internasional yang mengikuti kebijakan Uni Eropa.

Adapun di Indonesia, belum ada bank yang menerapkan kebijakan itu. Pasalnya tidak ada larangan apapun dari Pemerintah Indonesia bagi perbankan yang membiayai bisnis batu bara.

Namun, perbankan nasional justru telah banyak menyusun peta jalan strategis dalam meningkatkan bisnis green banking yang akhirnya memunculkan banyak variasi dalam sektor energi baru dan terbarukan.

Di sisi lain, perbankan internasional memang berkomitmen untuk mengikuti kebijakan Net Zero Emission dengan tidak membiayai proyek yang bersumber dari energi fosil. Akan tetapi Bisman berpendapat bahwa komitmen tersebut hanya bentuk kemauan dunia, bukan sebuah dasar hukum.

“Jadi pembiayaan terhadap bisnis pertambangan batu bara sama dengan  bisnis-bisnis yang lain. Bahwa perbankan harus pruden, iya. Tapi itu sifatnya sebagai wujud kehati-hatian perbankan untuk pembiayaan pada usaha apapun termasuk batu bara.”

Saat ini, Indonesia ikut mendukung upaya transisi energi dengan menargetkan capaian Net Zero Emission pada 2060. Akan tetapi komitmen tersebut hanya berbentuk good will, belum menjadi sebuah aturan.

“Jadi tidak peraturan apapun yang dilanggar kalau ada perbankan yang ingin membiayai usaha pertambangan batu bara,” terangnya. (*)

BNI Akan Menerbitkan Green Bond Guna Tingkatkan Pembiayaan Hijau

Jakarta (guyuy.com) – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI (kode saham: BBNI) kembali memperkuat komitmen di segmen green banking dengan menawarkan obligasi korporasi berwawasan lingkungan (green bond) sebanyak-banyaknya Rp5 triliun. Sebagai pioneer green banking, BNI menjadi bank nasional pertama yang menerbitkan green bond dalam denominasi rupiah. Dana terhimpun akan digunakan untuk pembiayaan maupun pembiayaan kembali proyek-proyek dalam kategori Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL).

Adapun, surat utang ini ditawarkan dalam 3 seri, yakni seri A dengan jangka 3 tahun, seri B jangka 5 tahun, dan seri C jangka 7 tahun. Kategori KUBL antara lain proyek-proyek yang berkaitan dengan energi terbarukan, efisiensi energi, pengolahan sampah menjadi energi dan manajemen limbah, penggunaan sumber daya alam dan penggunaan tanah yang berkelanjutan, konservasi keanekaragaman hayati darat dan air, transportasi ramah lingkungan, pengelolaan air dan air limbah yang berkelanjutan, adaptasi perubahan iklim, gedung berwawasan lingkungan, serta pertanian berkelanjutan.

Dalam kaitannya dengan pembiayaan KUBL, BNI telah menyusun Kerangka Kerja Green Bond (Green Bond Framework) yang didalamnya terdapat pengaturan mengenai mekanisme pemilihan proyek (project selection) dan penggunaan dana serta mekanisme pelaporan yang diperoleh dari Penawaran Umum Green Bond.

Wakil Direktur Utama BNI Adi Sulistyowati menyampaikan green banking merupakan salah satu sektor yang masuk dalam kategori sangat strategis bagi BNI. Selain karena manfaatnya yang sangat tinggi terhadap kestabilan dan keberlanjutan ekonomi jangka panjang, perseroan memiliki banyak nasabah, debitur, serta mitra yang dapat diajak untuk bersama-sama mendorong terwujudnya green ekonomi di Indonesia.

“Green Ekonomi merupakan salah satu komitmen jangka panjang BNI. Tentunya seluruh Penawaran Umum Green Bond ini akan kami gunakan untuk pembiayaan maupun pembiayaan kembali proyek-proyek dalam kategori KUBL seperti arahan dari pemerintah dan otoritas,” sebut Adi Sulistyowati yang akrab disapa Susi dalam Public Expose dan Penawaran Awal Green Bond BNI, Rabu (11/5/2022).

Lebih lanjut, Susi menyampaikan bahwa telah terjadi perkembangan signifikan di sektor teknologi, informasi, dan ekonomi dalam 20 tahun terakhir. Seyogyanya, perkembangan yang pesat tersebut harus memiliki pertumbuhan berkelanjutan untuk melestarikan lingkungan hidup agar dapat senantiasa memenuhi kebutuhan manusia. Sehubungan dengan hal tersebut maka BNI sebagai lembaga keuangan yang bertindak sebagai perantara siap menyalurkan investasi dalam aset berwawasan lingkungan.

Susi menyampaikan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pun menerbitkan Roadmap Keuangan Berkelanjutan Tahap I (2015- 2019) dan Tahap II (2021-2025), dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan kapasitas sektor jasa keuangan untuk beroperasi secara ramah lingkungan. Inisiatif keuangan berkelanjutan yang dikembangkan melalui Roadmap Tahap II OJK akan mengintegrasikan tujuh komponen utama dalam satu ekosistem, yang terdiri dari kebijakan, produk, infrastruktur pasar, koordinasi antar kementerian/lembaga, dukungan nonpemerintah, sumber daya manusia, dan kesadaran.

Menurut Susi, BNI akan berkontribusi pada bidang pengembangan produk dan infrastruktur pasar, serta pendanaan proyek-proyek yang akan membantu mewujudkan Indonesia yang lebih berwawasan lingkungan di masa depan, seperti dalam sektor energi dan transportasi. “Sebagai tanggapan terhadap permohonan pemerintah Indonesia dan OJK, Perseroan sebagai perantara bagi pertumbuhan berkelanjutan di Indonesia, berkomitmen untuk mendukung pembiayaan berwawasan lingkungan,” imbuhnya.

Filosopi Perusahaan

Dia mengutarakan, pendekatan Perseroan dilandasi filosofi triple bottom line atau 3P yakni people, planet, dan profit, yang menyatakan bahwa proyek-proyek yang disponsori BNI akan memberikan keuntungan pada masyarakat yang terdampak dan pada lingkungan di samping keuntungan finansial.

“Kami juga menggunakan panduan dan kerangka kerja Perlindungan Lingkungan Hidup dan Sosial untuk mencapai komitmen tersebut, yang konsisten dengan hukum negara dan tunduk pada evaluasi berkala. Kerangka kerja dan panduan tersebut disebut sebagai Kerangka Kerja Manajemen Lingkungan Hidup dan Sosial dan Sistem Manajemen Lingkungan Hidup dan Sosial,” tambahnya.

BNI membukukan catatan kinerja positif baik dari ekspansi portofolio hijau sekaligus implementasi ESG di semua lini bisnis. Portofolio hijau BNI mencapai Rp 170,5 triliun pada Q1 2022. Nilai ini mengambil porsi 28,9% dari total portofolio kredit BNI.

Pembiayaan hijau ini utamanya diberikan untuk kebutuhan pengembangan ekonomi sosial masyarakat melalui pembiayaan UMKM dengan total portofolio mencapai Rp 115,2 triliun. Selebihnya digunakan untuk kebutuhan pembangunan ekosistem lingkungan hijau, energi baru terbarukan sebesar Rp 10,3 triliun, serta pengelolaan polusi sebesar Rp 6,8 triliun, serta pengelolaan air dan limbah sebesar Rp 23,3 triliun.

Kinerja pembiayaan hijau yang positif serta didukung kepedulian sosial dan lingkungan yang tinggi, serta praktik Tata Kelola Perusahaan yang unggul, mendorong peningkatan rating ESG BNI dari MSCI menjadi A sejak November 2021. Rating A saat ini menjadi yang tertinggi di antara perbankan Indonesia, sekaligus menegaskan posisi kami sebagai pioneer dalam implementasi keuangan berkelanjutan. (*)

Masyarakat Semakin Menggandrungi Digital, QRIS BNI Tumbuh Pesat

Jakarta (guyuy.com) – Transformasi digital yang dilakukan lembaga jasa keuangan membuat masyarakat semakin mudah dalam melakukan berbagai transaksi. Salah satu kemudahan pembayaran digital yang kini sering digunakan adalah Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Masyarakat semakin nyaman dalam penggunaan QRIS yang semakin mudah karena mampu menjangkau berbagai merchant dengan aplikasi mobile banking dan dompet digital terintegrasi.

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) membukukan pertumbuhan transaksi QRIS yang pesat seiring dengan meningkatnya konsumsi masyarakat. Perseroan mencatat telah melakukan akuisisi lebih dari 1,6 juta merchant QRIS.

QRIS BNI memiliki keunggulan sistem back end, sehingga mampu memproses transaksi lebih cepat, serta cakupan merchant yang semakin luas.

Adapun dari sisi volume transaksi QRIS BNI mencapai Rp297 miliar per Maret 2022, naik signifikan dari awal optimalisasi penggunaan QRIS di Agustus 2021 yang tercatat Rp 14,9 miliar. Total transaksi QRIS bulanan BNI per Maret 2022 tercatat 1,5 juta, naik dari Agustus 2021 tercatat 140 ribu.

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Nailul Huda mengungkapkan, transaksi via digital memang tengah mengalami peningkatan yang cukup signifikan, termasuk penggunaan QRIS oleh perbankan. Berbagai perbankan nasional pun sudah mulai gencar untuk mengadopsi QRIS dalam segala transaksinya.

“Kalau dulu, kan QRIS seperti dikuasi dompet digital. Namun saya rasa persaingan bisa menjadi sangat ketat antara perbankan dan dompet digital, mengingat perbankan saat ini teknologinya juga sudah mengarah kepada cashless,” kata Nailul.

Bahkan menurut dia, kepercayaan konsumen terhadap transaksi elektronik lebih tinggi di perbankan daripada dompet digital. Sementara itu, persaingan juga akan terjadi antar perbankan yang menyediakan layanan QRIS.

“Karena kepercayaan hampir serupa, maka antar perbankan biasanya melancarkan perang promo: untuk setiap transaksi dan untuk setiap pembukaan rekening baru via aplikasi,” papar dia.

Sementara itu, menurut dia, capaian transaksi QRIS BNI dapat berimbas pada pertumbuhan bisnis perusahaan.

“Jika BNI bisa bersaing dan beradaptasi dengan digitalisasi keuangan ini, saya rasa transaksi via layanan digital BNI akan semakin naik dan BNI akan dinilai menjadi salah satu perbankan yang sangat adaptif. Transaksi akan semakin tinggi pertumbuhannya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Nailul mengungkapkan, perbankan perlu meningkatkan nilai dan volume transaksi QRIS untuk mendukung gerakan cahsless society.

“Dampak kepada masyarakat adalah transaksi semakin efisien dengan penggunaan cashless product seperti QRIS ini mas. Perekonomian akan semakin cepat sehingga perputaran uang akan semakin kencang,” tegas Nailul.

BNI Kembali Menggelar Mudik Bersama 2022

Jakarta (guyuy.com) – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI (kode saham: BBNI) ikut memeriahkan Hari Raya Idul Fitri tahun 2022 ini. Kali ini, BNI kembali mengadakan Mudik Aman Mudik Sehat Bersama BUMN 2022. BNI menyediakan kuota 1.000 dengan moda transportasi bus jurusan Palembang via lampung, Yogyakarta via solo, Malang, Surabaya, dan Semarang. Inilah untuk pertama kali acara mudik bersama kembali digelar setelah Pandemi Covid – 19 mendera Indonesia mulai awal 2020. Kali ini, BNI memberangkatkan 20 armada bus dalam Mudik Bersama 2022.

Program mudik BNI kali ini akan memudahkan masyarakat untuk dapat mewujudkan mudik yang sehat dan aman di tengah pandemi tahun 2022. Mudik BNI ini pun sesuai arahan Presiden Joko Widodo pada 23 April 2022, bahwa masyarakat diperbolehkan mudik lebaran 2022 dengan syarat-syarat tertentu. Kemudian, Menteri BUMN Erick Thohir menggagas program mudik gratis BUMN dan menunjuk PT Jasa Raharja selaku koordinator “Mudik Aman Mudik Sehat Bersama BUMN 2022”.

Foto
Dokumen BNI
JAKARTA — Wakil Direktur Utama BNI Adi Sulistyowati melakukan tengah berbincang dengan pemudik dalam program Mudik Aman Mudik Sehat Bersama BUMN 2022, Rabu (27/4/2022).
Kali ini, BNI kembali mengadakan Mudik Aman Mudik Sehat Bersama BUMN 2022. BNI menyediakan kuota 1.000 dengan moda transportasi bus jurusan Palembang via lampung, Yogyakarta via solo, Malang, Surabaya, dan Semarang.

Untuk menjaga kesehatan pemudik selama perjalanan melalui moda darat, mudik kali ini mewajibkan syarat protokol kesehatan. Pada mudik tahun 2022 ini peserta wajib vaksin booster, selalu menjaga protokol Kesehatan, dan harus mendaftar full online via aplikasi. Moda darat merupakan 80 persen dari seluruh perjalanan.

Berdasarkan survei yang dilakukan Litbang Kementerian Perhubungan RI, terdapat potensi peningkatan mobilitas dibandingkan Prediksi Mobilitas Lebaran 2021, masyarakat yang akan melakukan mudik setelah pengumuman vaksin sebagai syarat perjalanan justru meningkat 187,86% atau mencapai 85,5 juta orang. Khusus warga Jabodetabek yang melakukan mudik yaitu 14,3 juta orang.

Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga mengatakan, Program Mudik Aman Mudik Sehat BUMN 2022 hadir kembali setelah dua tahun kita terbatas untuk berkumpul dengan keluarga secara langsung. “Akan tetapi dengan syarat, pemudik harus tetap mengutamakan keamanan dan keselamatan, lewat program ini kami juga mendorong masyarakat untuk melakukan vaksinasi dan tetap menjaga protokol kesehatan. Juga, mengutamakan keselamatan saat mudik dengan memilih moda transportasi yang lebih aman,” jelas Arya.

Adapun, Arya melanjutkan program mudik ini setidaknya telah mengalihkan mobilitas dari 40 ribu orang dari menggunakan kendaraan pribadi roda dua menjadi angkutan umum yang sesuai standar keselamatan transportasi. “Semoga dengan adanya program Mudik Aman dan Sehat bersama BUMN ini dapat mengobati kerinduan masyarakat untuk kembali berkumpul dengan keluarga,” imbuh Arya.

Sementara itu, Corporate Secretary BNI Mucharom menyampaikan, Perseroan berupaya mengembalikan semangat mudik agar kebersamaan Lebaran tahun ini lebih terasa. Lagi pula, program ini sejalan dengan semangat BNI Melayani Negeri, Kebanggaan Bangsa.

“Kami pun berharap semangat mudik ini menjadi sinyal pemulihan ekonomi yang lebih kuat tahun ini,” katanya.

Mucharom menuturkan pada Mudik Bersama kali ini, BNI pun memanfaatkan momentum untuk mempromosikan produk – produk olahan UMKM binaan yang tergabung dalam Rumah BUMN (RB) BNI.

“Kami menyertakan bingkisan bagi setiap pemudik berisi oleh-oleh dalam bentuk makanan ringan hasil olahan Rumah BUMN dari RB Ngawi, RB Wonogiri, RB Tegal, RB Pangandaran dan  RB Bekasi. Ini menjadi salah satu upaya BNI dalam mengenalkan produk UMKM yang menjadi oleh-oleh kebanggaan daerah,” sebutnya. (*)

PLN dan BNI Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik dengan Berkolaborasi Memperluas Jangkauan SPKLU

Jakarta (guyuy.com) – PT PLN (Persero) menjalin kolaborasi dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (kode saham: BBNI) dalam penyediaan infrastruktur stasiun pengisian kendaraan listrik Umum (SPKLU) di Tanah Air. Langkah ini guna menyukseskan program pemerintah dalam mempercepat terbentuknya ekosistem Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) di Indonesia.

Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Penyediaan Infrastruktur SPKLU di Area BNI antara Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril dengan Direktur Corporate Banking BNI Silvano Rumantir.

Kerja sama strategis ini pun disaksikan oleh Wakil Direktur Utama BNI Adi Sulistyowati, Direktur Layanan dan Jaringan BNI Ronny Venir serta Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PLN Sinthya Roesly pada tanggal 26 April, di Jakarta.

Dokumen BNI
Foto
JAKARTA — (ki-ka)
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PLN Sinthya Roesly, Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril, Direktur Corporate Banking BNI Silvano Rumantir, Wakil Direktur Utama BNI Adi Sulistyowati, dan Direktur Layanan dan Jaringan BNI Ronny Venir penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Penyediaan Infrastruktur SPKLU di Area BNI, Selasa (26/4/2022).
Kolaborasi PLN dengan BNI ini menjadi wujud sinergi antar BUMN dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung pemerintah dalam mengejar target net zero emission pada 2060, dengan mendorong transisi energi melalui pengurangan emisi karbon pada sektor transportasi.

Mewakili Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN, Bob Saril, menjelaskan kolaborasi ini merupakan kelanjutan dari _Memorandum of Understanding (MoU)_ terkait dukungan pembangunan dan pengembangan SPKLU antara PLN dengan BNI di ajang ETWG Presidensi G20 Yogyakarta pada Maret 2022 lalu.

“Kolaborasi PLN dengan BNI menjadi wujud sinergi antar BUMN dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung pemerintah dalam mengejar target _net zero emission_ pada 2060, dengan mendorong transisi energi melalui pengurangan emisi karbon pada sektor transportasi,” ujarnya.

Dalam kolaborasi kali ini, PLN dan BNI akan menyediakan infrastruktur SPKLU di area milik BNI. Penyediaan SPKLU di area BNI dimulai dengan tiga unit yang akan dibangun di area Graha BNI Sudirman, Jakarta, Menara BNI Pejompongan, Jakarta dan Kawasan ITDC Nusadua, Denpasar, Bali.

“Kami berterima kasih kepada BNI yang sudah bersedia bekerja sama dengan PLN sebagai Pihak Perbankan Pertama dalam Kerja sama SPKLU _Partnership Investor Own Investor Operate_ (IO2) di tiga lokasi dan tidak menutup kemungkinan akan bertambah pada lokasi-lokasi unit BNI di seluruh Indonesia,” tutur Bob.

Bob pun berharap kolaborasi ini dapat menjadi langkah awal sinergi untuk melakukan perluasan dan pengembangan kerja sama lain dalam ekosistem kendaraan listrik. Pergerakan penggunaan kendaraan listrik ke depan yang akan sangat masif karena kendaraan listrik lebih ekonomis dan lebih ramah lingkungan, akan membawa Indonesia menjadi bangsa unggul dan bangsa maju dengan peradaban yang modern.

Hingga Maret 2022, tercatat telah ada 126 unit SPKLU di Indonesia yang terletak pada 97 lokasi di 48 kota di Indonesia. Sebagai bentuk dukungan mendorong percepatan tersedianya infrastruktur pengisian baterai kendaraan bermotor listrik berbasis baterai, PLN pun membuka peluang badan usaha untuk dapat berkolaborasi bersama menjadi _partnership_ penyediaan SPKLU.

“Saat ini PLN mempunyai dua skema Layanan Partnership SPKLU, yaitu _Partneship Sharing Economy Model_ yang sudah diluncurkan pada Oktober 2021, dan skema terbaru _Partnership Investor Own Investor Operate_ (IO2),” imbuh dia.

Sebagai dukungan kemajuan SPKLU, PLN juga telah menyediakan aplikasi Charge.IN yang dapat diakses di PLN Mobile sebagai platform penggunaan _EV Charger_ dalam pengisian listrik pada KBLBB. Hadirnya beragam produk layanan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk tidak ragu lagi menggunakan KBLBB dengan manfaat-manfaat yang didapat.

*Bank Pertama Kemitraan SPKLU*

Melalui penandatanganan PKS ini, maka BNI menjadi perbankan pertama yang akan menggunakan skema kemitraan penyediaan SPKLU terbaru dari PLN, yaitu _partnership_ SPKLU _Investor Owned Investor Operate Model_. Melalui skema ini PLN bertindak selaku pemilik bisnis SPKLU, dan partner selaku mitra bisnis.

Skema _partnership_ SPKLU IO2 model terdiri dari tiga paket yaitu Paket _Medium Charger_, Paket _Fast Charger_, dan Paket _Ultra Fast Charger._ Dengan adanya program tersebut, PLN memberikan kemudahan pelayanan kepemilikan sekaligus kepengurusan perizinan kepada para mitra untuk bisa menjalankan bisnis dan meningkatkan ekosistem SPKLU.

“Dalam hal ini BNI akan menunjuk mitra BNI yang juga perusahan terafiliasi dengan BNI. Perusahaan tersebut memiliki kompetensi untuk mengelola SPKLU,” ujar Wakil Direktur Utama BNI Adi Sulistyowati yang akrab disapa Susi.

Menurutnya, BNI terus meningkatkan peran dalam mendukung program pemerintah yaitu transisi energi bersih, hal tersebut juga sejalan dengan tema yang akan dibawa pemerintah dalam acara G20 tahun ini di mana Indonesia menjadi tuan rumah.

“Langkah ini sebagai wujud nyata BNI bersama dengan PLN untuk mendukung transisi energi nasional, dari energi berbasis bahan bakar fosil menjadi sumber energi yang rendah karbon dan ramah lingkungan yaitu energi listrik,” imbuh Susi.

*Tentang PLN*

PT PLN (Persero) adalah BUMN kelistrikan yang terus berkomitmen dan berinovasi menjalankan misi besar menerangi dan menggerakkan negeri. Memiliki visi menjadi perusahaan listrik terkemuka se-Asia Tenggara, PLN bergerak menjadi pilihan nomor 1 pelanggan untuk Solusi Energi. PLN mengusung agenda Transformasi dengan aspirasi Green, Lean, Innovative, hdan Customer Focused demi menghadirkan listrik untuk Kehidupan yang Lebih Baik. PLN dapat dihubungi melalui aplikasi PLN Mobile yang tersedia di PlayStore atau AppStore.

*Tentang BNI*

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI didirikan pada tanggal 5 Juli 1946 dan menjadi bank pertama milik negara yang lahir setelah kemerdekaan Indonesia. BNI sempat berfungsi sebagai bank sentral dan bank umum sebagaimana tertuang dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 2/1946, sebelum akhirnya beroperasi sebagai bank komersial sejak tahun 1955.

Hingga Desember 2021, BNI memiliki 2.255 outlet dalam negeri yang tersebar di 34 provinsi dan 420 kabupaten/kota serta 7 outlet luar negeri yang tersebar di berbagai negara. BNI memiliki 23 Commercial Business Center (SBK), 27 SME Business Center (SBE), serta 12 Consumer Loan Center (SKK). BNI juga memiliki jaringan Agen46 (Branchless Banking) di 157.632 lokasi.

BNI kini memiliki 16.392 ATM yang tersebar di 34 provinsi dan 521 kabupaten / kota termasuk 6 (enam) ATM di luar negeri, yaitu 4 ATM di Hong Kong dan 2 ATM di Singapura. Jaringan ATM tersebut juga dapat melayani transaksi kartu debit berlogo GPN, Link, ATM Bersama, dan Prima.

BNI sebagai holding perusahaan telah memiliki 4 anak perusahaan, yaitu BNI Multifinance (pembiayaan), BNI Life (perasuransian), BNI Remittance (remitansi), dan BNI Sekuritas (pasar modal). BNI Asset Management (Manajer Investasi) merupakan anak perusahaan dari BNI Sekuritas.

Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi:

Agung Murdifi
Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN
Tlp. 021 7261122
Facs. 021 7227059

Corporate Secretary BNI
Telp: 021-5728387
Email: bni@bni.co.id

BNI Dorong Peningkatan Ekonomi Diaspora “Indonesia” di Amerika

Jakarta (guyuy.com)- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI (kode saham: BBNI) proaktif memperkuat ekosistem diaspora “ Indonesia di” Amerika seiring dengan pemulihan kinerja ekonomi di Negeri Paman Sam. BNI pun dipandang sangat luwes dalam memberikan pelayanan fleksibel sehingga mampu menjawab kebutuhan nasabah lebih cepat.

Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat Rosan Roeslani memaparkan perdagangan antara Indonesia dan Amerika Serikat saat ini sudah sangat signifikan yakni naik 36% mencapai US$37 miliar dengan surplus mencapai US$14,1 miliar pada tahun lalu. Dari segi investasi, Amerika telah membukukan peningkatan penanaman modal hingga 76% menjadi US$2,5 miliar pada tahun lalu.

foto: bni.co.id

Dia melanjutkan ada 200.000 lebih diaspora “Indonesia” yang tersebar di seluruh negara bagian di Amerika. Tentunya, kebutuhan produk perbankan diaspora ini sangat beragam sehingga diperlukan produk dan program inovatif.

“Kami melihat perkembangan ini menjadi sebuah potensi pengembangan ekonomi sangat baik ke depannya. Kami pun melihat tren terus positif dan menguntungkan bagi banyak pelaku usaha dari sisi perdagangan maupun investasi di Indonesia,” sebutnya.

Rosan tak menampik pertumbuhan kinerja perdagangan tersebut merupakan hasil dari dukungan komprehensif dari BNI. Terlebih BNI cabang “New York” mampu memiliki kemampuan untuk merangkul 200.000 orang diaspora “Indonesia” di Amerika dengan membentuk ekosistem ekonomi.

Bahkan BNI mampu memberikan sebuah perhatian dan bimbingan yang holistic kepada para diaspora “Indonesia di Amerika” sehingga membantu pengembangan bisnis diaspora lebih berkelanjutan.

“Kami memandang BNI telah memberikan pelayanan yang sangat maksimal. BNI secara masif memberikan pelayanan banking serta kebutuhan lain seperti edukasi yang mana ini juga sangat dibutuhkan oleh para diaspora,” sebutnya.

Golden Nest Corporation Jemmy Pranyoto pun menyampaikan dukungan BNI sangat fleksibel dalam mendukung pengembangan bisnisnya. Jemmy yang 10 tahun lalu mengawali karier bisnis sebagai importir, sudah mulai mampu melakukan produksi makanan dengan skala besar di Amerika.

“Kami juga sangat mengapresiasi BNI karena pelayanannya bukan hanya sekadar memberi pembiayaan, tetapi juga melakukan kunjungan rutin, pandampingan yang artinya ini full package,”imbuhnya.

*Optimalkan Segmen “Diaspora Pelaku Bisnis yang Belum Bankable di” Amerika*
General Manager BNI New York Aidil Azhar menuturkan banyak diaspora “Indonesia” yang sulit mendapatkan layanan perbankan di Amerika karena masuk dalam kategori “belum bankable” di Amerika.

Namun, BNI New York melihat banyak diaspora “Indonesia” yang memiliki potensi bisnis sangat baik sehingga BNI melakukan tindakan proaktif dalam penyaluran pembiayaan baik modal kerja maupun investasi.

“Kami tentunya selalu siap untuk membantu diaspora “Indonesia” di Amerika. Kami banyak melihat diaspora yang sangat awam dan masuk dalam kategori “belum bankable” tetapi memiliki potensi sangat baik,” sebutnya.

Selain pembiayaan, Aidil melanjutkan, BNI New York juga memiliki produk trade finance yang mampu membantu kelancaran ekspor impor produk Indonesia dan Amerika.

“Di luar itu, kami juga “ membantu” membuka rekening rupiah di “Indonesia tanpa perlu harus datang ke Indonesia” untuk memfasilitasi pelaku usaha di Amerika yang memiliki hubungan bisnis secara erat di Indonesia,” imbuhnya.

Berkat BNI, Penantian 20 Tahun Gelar Juara Swiss Open Terjawab

Jakarta (guyuy.com) – Atlet Bulutangkis Nasional Indonesia kembali menorehkan prestasi membanggakan pada akhir kuartal pertama tahun ini. Penantian 20 tahun Swiss Open terbayar dengan diraihnya gelar juara tunggal putra oleh Jonatan Christie. Dari kelas ganda putra, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto pun ikut menambah harum nama Indonesia di kancah dunia.

Adapun, laga final Turnamen Swiss Open 2022 telah rampung di St. Jakobshalle, Basel, Swiss, awal pekan ini. Sebagai sponsor resmi Tim Bulutangkis Indonesia melalui Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI), BNI ikut berbangga dan mengapresiasi kemenangan yang telah lama dinanti tersebut.

Direktur Utama BNI Royke Tumilaar menyampaikan, keluarga besar BNI HI-Movers ikut merasakan suka cita dan kegembiraan yang dirasakan oleh Jojo dan teman-teman. Terlebih, kemenangan terakhir dalam perebutan Swiss Open 2022 merupakan sebuah penantian 20 tahun yang sejarah prestasi olahraga nasional.

“Tentunya raihan ini merupakan hasil dari perjuangan yang tak kenal menyerah dari para putra terbaik bangsa yang berhasil membuktikan bahwa Indonesia merupakan bangsa yang tangguh, dan memiliki mental juara,” katanya.

Royke melanjutkan BNI berkomitmen terus mendukung pengembangan dan pembinaan cabang bulutangkis yang dilakukan PBSI untuk terus mengukir pencapaian – pencapaian bersejarah selanjutnya.

“Kami pun berterima kasih karena BNI diberi kesempatan untuk dapat berkontribusi dalam pengembangan olahraga bulutangkis di Indonesia,” sebutnya.

Belum lama ini, Ketua Umum PBSI (Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia) Agung Firman Sampurna mengapresiasi langkah dan komitmen BNI yang proaktif mengalokasikan dana pengembangan bagi Bulutangkis Indonesia.

“Tidak ada satu sektor pun yang bisa besar tanpa pendanaan. Nah keraguan ini yang dijawab oleh BNI. Kami berterima kasih kepada sponsor utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atas dukungannya kepada PBSI,” katanya. (*)

KemenkopUKM Apresiasi Kegiatan Pelaksanaan Vaksinasi Booster Yang Diprakarsai Oleh KSPPS BMT UGT Nusantara

Pasuruan (guyuy.com) – Pemerintah terus menggenjot pelaksanaan vaksinasi booster untuk masyarakat demi meningkatkan imunitasnya. Diketahui jumlah masyarakat yang telah divaksin booster saat ini baru 9,6 persen atau sekitar 20 juta orang. Artinya jumlah ini masih sangat kecil apabila dibandingkan dengan total penduduk.

Deputi Bidang Perkoperasian Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM), Ahmad Zabadi, mengapresiasi pelaksanan vaksinasi booster yang dilaksanakan oleh Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) BMT UGT Nusantara di Pasuruan, Jawa Timur. Pelaksanaan vaksinasi ini menjadi bagian penting bagi upaya peningkatan akses vaksin booster demi tercapainya herd immunity.

“Ini adalah arahan Presiden untuk kita perlu ada percepatan vaksinasi sehingga semua Kementerian dan Lembaga didorong untuk segera melakukan percepatan ini. Ini menjadi momentum kita dimana pertumbuhan ekonomi sudah membaik dan kita bisa melakukan aktivitas maka kita harus jaga dan percepat pencapaian kekebalan kolektif,” kata Ahmad Zabadi dalam sambutannya pada acara Vaksinasi Boster di Pondok Pesantren Sidogiri, Pasuruan Jawa Timur, Selasa (29/3/2022).

Zabadi berharap dengan adanya program vaksinasi dapat mendorong pencapaian target pertumbuhan ekonomi tahun 2022 sebesar 4,7 – 5,5 persen (Bank Indonesia). Hal itu bukan mustahil tercapai dengan prasyarat pelaku bisnis dan masyarakat dalam kondisi yang sehat.

Dijelaskan Deputi Bidang Perkoperasian setidaknya telah melakukan vaksinasi sebanyak enam kali bekerja sama dengan koperasi. Keenam gelaran vaksinasi dengan koperasi telah dilakukan Di KSP Koppas Kranggan di Bekasi, Jawa Barat, Koperasi Simpan Pinjam Sahabat Sejati di Jakarta, Koperasi Simpan Pinjam Nasari dan PT. Pos di Jakarta. Kemudian di Koperasi Benteng Mikro Indonesia di Tanggerang Jawa Barat, Kospin Jasa di Pekalongan Jawa Tengah dan Koperasi Tunas Arta Mandiri di Nganjuk Jawa Timur.

“Terima kasih sekali atas pelaksanaan vaksinasi ini. Memang ada permintaan dari Pak Menteri (Teten Masduki) bahwa koperasi besar untuk berperan secara aktif dalam meningkatkan percepatan vaksinasi. Mudah – mudahan tahun ini kita bisa masuk ke masa endemi dan berakhirnya masa pandemi,” tukasnya.

Sementara itu Wakil Bupati Pasuruan, Abdul Majid Imron, menyatakan dukungannya terhadap percepatan vaksinasi di Kabupaten Pasuruan khususnya yang dilakukan oleh insan koperasi. Dijelaskan bahwa pemerintah Kabupaten Pasuruan siap memberikan dukungan berupa tenaga kesehatan dan vaksin manakala akan digelar kembali vaksinasi bagi masyarakat atau anggota koperasi.

“Kami berterima kasih sekali atas support dari pak Menteri Teten Masduki selama ini. Kalau mau jadwalkan lagi vaksinasi jelang hari raya alhamdulillah, kami akan support tenaga dan vaksin boosternya 100 persen,” tutur Abdul Majid.

Ketua Pengurus Koperasi KSPPS BMT UGT Nusantara, Abdul Majid Umar, menambahkan dalam pelaksanaan vaksinasi booster ini akan menyasar 1.000 orang baik itu anggota koperasi ataupun masyarakat sekitar. Demi meningkatkan antusiasme masyarakat mengikuti vaksinasi ini, pihaknya telah menyediakan bingkisan berupa beras 5 kilogram setiap peserta vaksin. Selain itu juga disiapkan beberapa doorprize menarik.

“Kami juga memberikan doorprize seperti mesin cuci, kulkas, mesin jahit dan lainnya. Ini semata untuk menunaikan amanah Pak Menteri (Teten Masduki) agar koperasi terlibat dalam percepatan vaksinasi,” katanya.

Hadiah Utama Mobil Listrik Mewah Tesla Diserahkan BNI Kepada Pemenang Undian

Jakarta (guyuy.com) -PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BNI) terus menyelenggarakan program menarik bagi nasabah loyal untuk dapat terus menjaga kinerja penghimpunan dana dan transaksional tahun ini. Salah satunya adalah program Undian Rejeki BNI #GaPakeNanti yang telah berlangsung sejak 1 Agustus 2021 hingga 31 Januari 2022.

Program undian rejeki BNI #GaPakeNanti ini terdiri dari dua jenis yaitu Program Undian Reguler yang diikuti oleh seluruh nasabah Tabungan Perorangan BNI dengan grand prize 2 (dua) unit Mobil Listrik Tesla Model 3 dan Undian Wirausaha yang diikuti nasabah BNI Taplus Bisnis dengan grand prize 2 (dua) unit Mobil Toyota Hilux Double Cabin, selain itu juga ada 17 unit mobil Toyota Raize Turbo dan 100 unit sepeda motor All New Honda PCX.

Foto :
Wakil Direktur Utama BNI Adi Sulistyowati bersama pemenang hadiah grand prize Mobil listrik mewah Tesla Model 3 Ryan di Menara BNI Pejompongan, Kamis (24/3/2022)./dok BNI

Nasabah yang telah bertransaksi Kartu Debit BNI dan BNI Mobile Banking dan terus meningkatkan saldo tabungannya otomatis mendapatkan sejumlah BNI POIN+ yang dapat ditukarkan menjadi Kupon Undian. Total Kupon Undian yang terkumpul selama periode program adalah 19 juta kupon undian reguler dan 1 juta kupon undian Wirausaha.

Pengundian telah dilakukan pada tanggal 21 Februari 2022 dan ditayangkan di Trans7 dan Detikcom pada tanggal 4 Maret 2022. Pengundian dilakukan oleh Direktur Bisnis Konsumer BNI, Corina Leyla Karnalies dan disaksikan oleh pejabat Kementerian Sosial RI, Dinas Sosial Propinsi DKI Jakarta, Notaris dan Kepolisian.

Dalam acara itu, hadiah grand prize diserahkan secara langsung oleh Adi Sulistyowati Wakil Direktur Utama BNI pada tanggal 24 Maret 2022 di Menara BNI Pejompongan. Dalam acara penyerahan tersebut hadir Bapak FX Ryan Kurniawan Ibu Aresti Likafia sebagai pemenang hadiah grand prize Mobil listrik mewah Tesla Model 3.

Adi Sulistyowati menuturkan Program Undian Rejeki BNI #GaPakeNanti telah mendorong pertumbuhan bisnis BNI selama Tahun 2021. Dana pihak ketiga tumbuh 15,5% secara tahunan dengan dana murah sebagai kontributor pertumbuhan pertama yakni naik 17,1% tahunan. Transaksi Mobile Banking yang tumbuh sekitar 45% secara tahunan, sedangkan pembukaan rekening tabungan secara digital yang naik sekitar 375%.

“Kami mengapresiasi seluruh nasabah atas kesetiaan dan kepercayaannya kepada BNI serta mengucapkan selamat bagi para pemenang terutama pemenang grand prize mobil listrik mewah Tesla Model 3. Kami harap ini menjadi penyemangat nasabah untuk terus tingkatkan transaksi dengan Kartu Debit BNI dan BNI Mobile Banking,” katanya.

Adi Sulistyowati melanjutkan tahun ini BNI memiliki berbagai program apresiasi nasabah menarik lainnya. BNI pun proaktif meningkatkan jumlah mitra dan fitur-fitur layanan di mobile banking agar kenyaman transaksi nasabah dapat lebih terjamin.

“Bagi yang belum memiliki tabungan BNI, segera download BNI Mobile Banking sekarang dan buka tabungan BNI cukup selfie. Nantikan kejutan seru dari program-program BNI selanjutnya, Nasabah juga bisa menikmati berbagai benefit transaksi dari Diskon belanja Kartu Debit BNI yang secara lengkap dapat dilihat di bit.ly/PromoDebitBNI.” katanya.***

Kata Juara All England: Kantor BNI London Keren Banget

London (guyuy.com) : Kabar menggembirakan datang dari Utilita Arena, Birmingham, Inggris, pada saat pasangan Bagas Maulana dan Muhammad Shohibul Fikri menjuara All England 2022, setelah mengalahkan ganda putra Indonesia yang juga seniornya, pasangan Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan. Salah satu yang merasakan kebahagiaan itu adalah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI (Kode saham: BBNI) yang telah mensponsori kehadiran tim nasional Bulutangkis Indonesia di ajang – ajang kompetisi internasional sejak tahun 2021.

Untuk itu, BNI mengundang dan menjamu para juara All England bersama pelatih untuk mengunjungi Kantor BNI Cabang London. Selain untuk memberikan apresiasi atas trofi All England yang kembali diboyong ke tanah air, kunjungan ke Kantor BNI Cabang London tersebut sekaligus meningkatkan literasi keuangan kepada para pemain dan pelatih bulutangkis serta menunjukkan keberadaan sebuah lembaga keuangan asal Indonesia di salah satu pusat keuangan dunia.

Kunjungan Tim Nasional Bulutangkis tersebut ke Kantor BNI Cabang London di Kawasan King Street, London, Inggris dilaksanakan pada Senin (21 Maret 2022) malam Waktu Indonesia Barat.

Selama berada di Kantor BNI Cabang London, para pemain dan official mendapatkan paparan singkat mengenai kinerja BNI di Kawasan Eropa, Timur Tengah, hingga Afrika, yang dikoordinir dari London. Hadir juga secara daring, Duta Besar Republik Indonesia untuk Inggris, merangkap Irlandia dan International Maritime Organization Desra Percaya.

“Keren banget sih Kantor BNI London, lokasi nya strategis ada di King Street pusat Kota London. Jadi bangga ada BUMN yang bisa go global seperti BNI” ujar Bagas Maulana.

Di tengah percakapan tersebut, para pemain mendapatkan kejutan berupa hadirnya Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno secara virtual dan langsung dari Jakarta. Di tengah kesibukannya, Erick menyapa para pemain dan pelatih, serta mengucapkan selamat atas prestasi yang telah diraih serta membanggakan Indonesia.

“Selamat Bagas Maulana dan Muhammad Shohibul Fikri yang telah menjuarai turnamen bulutangkis All England 2022. Permainan yang luar biasa di All Indonesian Final. Selamat juga untuk Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan yang menjadi runner up. Selamat juga bagi seluruh pelatih dan official Tim Bulu Tangkis Indonesia yang telah menjadikan kabar gembira itu terwujud,” ujar Pratikno.

Erick mengingatkan, prestasi di All England dapat terwujud berkat dukungan dari banyak pihak, mulai dari PBSI, Kedutaan Besar, hingga para sponsor, yaitu BNI. Sejak tahun 2021 lalu, BNI terus menerus memberikan dukungan kepada Tim Bulu Tangkis Nasional, melalui PBSI. Dukungan ini menjadikan tim nasional Indonesia dapat mewujudkan berbagai prestasi tingkat dunia, mulai dari Olimpiade 2020, Piala Thomas, hingga terakhir Badminton Asia Team Championships 2022 atau BATC 2022. Sejak tahun 2021, 22 kejuaraan berhasil diraih dengan puncaknya Kejuaraan Olimpiade dan Piala Thomas sejak BNI menjadi Sponsor Utama PBSI.

“Sekali lagi selamat untuk sang Juara All England Bagas Maulana dan Muhammad Shohibul Fikri beserta seluruh kontingen PBSI. Mumpung sedang di London, terimakasih telah mengunjungi salah satu kantor cabang BNI di pusat keuangan dunia ini. Dengan demikian, akan menambah cerita kebanggaan kita sebagai Warga Negara Indonesia, yang telah memiliki sarana pendukung transaksi di Eropa,” Ujar Erick.

Dalam kesempatan terpisah, Direktur Utama BNI Royke Tumilaar mengapresiasi Tim Bulutangkis Indonesia yang tak hentinya mengharumkan nama bangsa dengan konsisten mencatatkan prestasi membanggakan di kancah global. Segenap keluarga besar BNI HI-Movers tentunya ikut merasakan suka cita yang dirasakan oleh Tim Bulutangkis Indonesia.

Dia menuturkan kemenangan terbaru dari Tim Bulutangkis Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri menjuara All England 2022 merupakan bukti bahwa Indonesia adalah penguasa turnamen bulutangkis dunia bergengsi ini. Kemenangan tim junior atas senior pun merupakan keberhasilan regenerasi Tim Bulutangkis Nasional Indonesia.

“Kami menyadari raihan prestasi ini merupakan hasil dari perjuangan yang tak kenal menyerah dari putra putri terbaik bangsa yang gigih dan selalu bersemangat dalam membuktikan bahwa Indonesia merupakan bangsa yang tangguh, dan memiliki mental juara dunia,” katanya.

Lebih lanjut, Royke menuturkan sebagai bank dengan kapasitas internasional BNI memiliki jaringan kantor cabang di 6 pusat keuangan dunia, salah satunya di London. Saat ini, keperluan perbankan di Eropa dapat terlayani dari BNI Landon yang berstatus full branch.

“Sebagai bank internasional asal Indonesia kami berupaya membantu upaya pengembangan bisnis teman – teman di Indonesia agar lebih mudah menembus pasar Internasional. Bekerjasama dengan banyak pihak, kami tajamkan layanan kantor cabang luar negeri untuk membantu Diaspora Indonesia,” ujarnya. (*)