Anak mengalami Perut Kembung, Apa yang Harus Dilakukan?

Anak mengalami Perut Kembung, Apa yang Harus Dilakukan? – Anak dengan gangguan perut kembung akan menjadi rewel, karena mereka merasa tidak nyaman. Ketukkan jari dengan pelan-pelan, lakukan dengan lembut, ke dinding perut anak Anda. Kemudian Anda dengarkan suaranya, apabila nyaring maka bisa dipastikan jika perut anak sedang mengalami kembung. Faktor penyebab perut kembung karena penumpukan gas dalam perut si kecil. Walaupun memang pada dasarnya perut manusia itu mempunyai daya tampung untuk gas, namun jika volume gas sudah berlebihan maka bisa mengakibatkan terjadinya gangguan. Umumnya perut anak Anda akan terlihat membuncit, dan menyebabkan rasa tak nyaman, hingga muncul rasa sakit pada bagian dada dan perut. Kondisi tersebut dapat terjadi disebabkan oleh gas menumpuk pada organ lambung kemudian mendesak diafragma, pembatas rongga dada dengan rongga perut. Terdapat banyak penyebab mengapa kondisi tersebut dapat terjadi. Bisa dari minuman, makanan, radang lambung, hingga infeksi penyakit yang lain. Mari baca selengkapnya.

Cara mengatasi gangguan perut kembung

Berikut merupakan beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi gangguan perut kembung pada anak Anda.

Mencari posisi yang nyaman

Carilah posisi ternyaman, di mana posisi tersebut akan bias memudahkan si kecil untuk mengeluarkan udara yang berasal dari dalam saluran pencernaan mereka, entah dalam bentuk kentut ataupun sendawa, tidak menjadi masalah, yang penting kelebihan gas dalam perut dapat dikeluarkan. Anda bisa meminta anak untuk duduk ataupun dibaringkan posisi telungkup.

Menggunakan penghangat atau balsam

Yang berikutnya Anda juga dapat memanfaatkan penghangat untuk tubuh, contohnya adalah balsam. Belilah balsam kemudian balurkan pada daerah dada, perut, dan juga pada daerah punggung anak Anda. Jika memang anak Anda ternyata memiliki alergi terhadap kandungan balsam tersebut maupun kandungan minyak telon, jika Anda lebih memilih memakai minyak telon, maka Anda dapat memakai kantong karet air hangat saja, kemudian letakkan pada bagian atas perut anak Anda yang kembung. Sebagai tambahan, Anda dapat memberikan pijatan lembut dan ringan ke punggung, lokasi dada, perut, dan telapak kaki si kecil. Harus pelan-pelan, jangan sampai anak Anda merasa kesakitan karena dipijat terlalu keras. Pijatan dan penghangat tersebut dapat membantu gas yang ada di organ lambung si kecil keluar.

Apakah kerokan baik untuk dilakukan?

Mungkin Anda berpikiran juga untuk menggunakan cara tradisional yang satu ini, yakni dengan kerokan. Apakah memang kerokan terbukti efektif untuk menghilangkan gangguan perut kembung pada anak? Untuk diketahui oleh Anda bahwa dengan melakukan kerokan itu ternyata masih belum tentu berhasil untuk mengatasi gejala kembung yang terjadi pada perut anak Anda. Dan juga, mengerok dapat membuat pori-pori kulit jadi terbuka, di mana itu beresiko mengakibatkan bibit penyakit masuk dalam tubuh si kecil. Tindakan mengerok pun dapat menciptakan resiko pembuluh darah tepi jadi pecah, di mana tanda yang muncul yaitu warna kemerahan di kulit.

Makanan penghasil gas harus dihindari

Anda harus menghindari memberikan beberapa makanan yang dapat menghasilkan gas pada si kecil. Sebab jika Anda memberikan makanan ini, maka kondisi gangguan perut kembung yang dialami anak Anda akan semakin parah. Apa saja makanan, dan minuman tersebut? Contohnya adalah makanan pedas, minuman dingin termasuk es krim, dan minuman bersoda. Selain itu juga berbagai produk yang dibuat menggunakan susu sapi untuk anak dengan intoleransi laktosa. Gorengan dan berbagai makanan berlemak yang lain juga bisa memicu terjadinya perut kembung. Tidak lupa kacang-kacangan, seperti kacang polong, buncis, dan kacang tanah juga dapat menyebabkan perut kembung.

Sekian artikel tentang anak mengalami perut kembung, apa yang harus dilakukan? Semoga bermanfaat. Dan semoga anak Anda lekas sembuh dari perut kembung yang mereka derita.

Sit-up Tidak Efektif dalam Membuat Perut Rata, Kenapa Begitu?

Sit-up Tidak Efektif dalam Membuat Perut Rata, Kenapa Begitu?Sit-up memang sudah merupakan latihan yang umum dilakukan. Karena bisa dilakukan di mana saja bahkan di rumah sekalipun. Tetapi jika Anda hendak membuat perut rata, mungkin akan sedikit sulit hanya dengan melakukan Sit-up tersebut. Gerakan sit-up sudah menjadi senjata andalan oleh kebanyakan orang yang hendak memiliki perut rata idaman. Hal tersebut tidak benar sepenuhnya, sebab ternyata gerakan sit-up, yang biasa dikenal juga dengan sebutan crunches ternyata Cuma efektif dalam membentuk otot perut namun bukan untuk membakar lemak. Mari baca selengkapnya.

Lemak Perut

Sesungguhnya lemak perut itu bersembunyi pada bagian bawah dari perut, terkadang juga menyelimuti organ-organ tubuh bagian dalam, contohnya usus atau liver. Lemak tersebut dikenal juga dengan istilah lemak visceral. Jika hendak membakar lemak pada bagian yang satu ini, maka akan dibutuhkan latihan yang lebih dari hanya melatih kekuatan otot perut saja. Jadi sekarang Anda sudah mengetahui bahwa hanyalah mitos apabila disebutkan jika latihan sit-up itu efektif untuk meratakan perut.

Jenis Olahraga

Dasarnya yang perlu untuk Anda lakukan itu adalah melakukan olahraga dengan seluruh otot tubuh, dengan tujuan menurunkan berat badan. Bisa menjadi tak efektif apabila Anda Cuma rajin melakukan latihan sit-up saja, atau latihan perut, dalam usaha mencapai target memperoleh perut yang rata dan keren. Langkah pertama yakni dengan membangun otot. Anda dapat belajar untuk menyukai beban untuk aktivitas olahraga. Ini disebutkan oleh seorang pelatih pusat kebugaran, jadi merupakan pendapat profesional.

Semakin banyak otot pada tubuh Anda, maka kalori yang terbakar pun akan semakin banyak. Tidak terbatas pada saat Anda olahraga saja melainkan juga sesudah Anda keluar dari tempat fitness atau gym. Sebab karena latihan beban dapat membantu dalam meningkatkan metabolisme tubuh. Ada penelitian yang pernah dilakukan dan menunjukkan apabila ternyata latihan beban dengan rutin itu dapat membantu meningkatkan laju metabolisme basal tubuh hingga 15 %.

Memilih gerakan-gerakan untuk Latihan

Anda dapat memilih gerakan yang memakai macam-macam sendi dan kelompok otot secara bersamaan. Contohnya saja adalah dengan plank. Dengan Anda rutin dalam melakukan latihan tersebut. Maka batang tubuh Anda akan semakin kuat, begitu juga dengan dinding perut, dan membantu proteksi punggung, serta menekan perut. Supaya latihan yang Anda lakukan tidak menjadi sia-sia, maka Anda juga tidak boleh melupakan pola makan yang sehat. Ini sangat penting dan merupakan salah satu faktor yang menunjang keberhasilan Anda dalam memperoleh perut yang rata juga. Anda sebaiknya mengurangi asupan makanan dengan kandungan gula, yang diproses, garam, apalagi yang ada kandungan lemak jenuhnya. Anda sebaiknya memperbanyak asupan makanan dengan kandungan protein, ketika Anda sedang giat dalam berlatih beban.

Perut buncit

Dari sini dapat diambil kesimpulan apabila perut buncit itu masih bisa dihilangkan, tetapi bukan dengan latihan sit-up, melainkan latihan beban. Dan juga berbagai jenis olahraga kardiovaskular. Oleh karena itu, Anda harus mengingat saat sedang berada di gym, ketika Anda sedang fitness, kemudian instruktur Anda justru merekomendasikan sit-up, sementara perut Anda tetaplah buncit, maka Anda dapat menolak, kemudian meminta mengganti latihan sit-up tersebut dengan latihan yang lain, latihan kardio lebih sering, dengan tujuan untuk membakar lemak tubuh. Sekian artikel tentang sit-up tidak efektif dalam membuat perut rata, kenapa begitu? Semoga bermanfaat.

Dampak Negatif Menghentikan Kebiasaan Olahraga

Dampak Negatif Menghentikan Kebiasaan Olahraga – Pada nyatanya, sebagian besar orang sudah menyadari bagaimana dampak negatif yang akan dirasakan ketika meninggalkan aktivitas seperti olahraga. Namun dapat dipastikan juga tidak sedikit kalangan yang kerap mengabaikan hal tersebut hingga akhirnya mereka merasakan sendiri dampaknya.

Dampak Negatif Menghentikan Kebiasaan Olahraga

Ya, memiliki tubuh yang selalu sehat dan bugar dapat dikatakan tidak mudah. Terdapat cukup banyak upaya yang harus dilakukan dan biasanya sebagian besar orang malas untuk melakukannya. Padahal, kita semua juga sudah mengetahui bahwa slogan seperti “sehat itu mahal” memang benar adanya.

Dampak Negatif Menghentikan Kebiasaan Olahraga

Selain malas, memiliki jadwal kesibukan yang padat juga menjadi salah satu faktor banyak orang melupakan dan mengesampingkan aktivitas bermanfaat seperti olahraga. Dengan pola dan gaya hidup modern, biasanya aktivitas seperti olahraga akan ditunda-tunda yang pada akhirnya tidak dilakukan.

Jika dilihat dari kacamata medis, maka sudah tentu kondisi tersebut akan merugikan tubuh. Menghentikan aktivitas olahraga mungkin dapat dikatakan sama dengan mengundang beragam penyakit untuk menghampiri tubuh. Lalu, apa saja dampak negatif menghentikan kebiasaan olahraga bagi kesehatan tubuh kita? Berikut ini adalah penjelasannya.

  1. Berat Badan Terus Bertambah

Salah satu dampak yang paling signifikan dari menghentikan aktivitas olahraga sehari-hari yakni berat badan yang akan terus berambah. Ya, walaupun Anda memiliki aktivitas yang padat dalam keseharian, namun menjalankan rutinitas pekerjaan dengan berolahraga tentu berbeda jauh.

Sedangkan tubuh kita akan terus mendapatkan asupan makanan, yang dengan kata lain jumlah lemak di dalam tubuh pun akan terus meningkat. Jika tidak berolahraga, maka lemak tersebut akan menumpuk dan akhirnya memicu berat badan meningkat.

  1. Tekanan Darah Meningkat

Salah satu dampak negatif lain yang akan dirasakan ketika aktivitas seperti olahraga ditinggalkan adalah meningkatnya tekanan darah pada tubuh. Tidak perlu menunggu dalam jangka waktu minggu atau bahkan bulan, dalam hitungan hari kondisi tersebut dapat langsung terjadi.

Hal tersebut diketahui karena saat tubuh tidak berolahraga, maka tekanan darah akan beradaptasi dengan aliran yang melambat karena tidak adanya aktivitas tubuh yakni olahraga. Dan perubahan tersebut biasanya akan terjadi pada kurun waktu sekitar 1 bulan.

  1. Stamina dan Daya Tubuh Menurun

Tidak dapat dipungkiri, bahwa saat aktivitas seperti olahraga ditinggalkan maka stamina sekaligus daya tahan tubuh seseorang akan menurun drastis. Itulah sebabnya mengapa mereka yang jarang berolahraga akan rentan atau mudah sakit.

Hal tersebut terjadi karena otot kehilangan sel seperti mitokondria yang memiliki fungsi merubah oksigen menjadi energi. Selain itu, saat kita berolahraga maka toksin atau racun yang terdapat di dalam tubuh akan keluar melalui keringat pada pori-pori kulit.

  1. Otot Kendur dan Menggelambir

Bagi mereka yang memiliki kebiasaan berolahraga seperti nge-gym, maka poin nomor empat ini mungkin sudah tidak asing lagi. Selain tiga dampak sebelumnya, menghentikan aktivitias olahraga juga akan membuat otot menjadi kendur bahkan menggelambir.

Kekuatan otot akan berkurang dan akhirnya otot menjadi tidak kencang saat aktivitas olahraga dihentikan. Kondisi tersebut biasanya paling cepat akan dirasakan dalam kurun waktu mulai dari 2 minggu. Dimana otot akan terus mengecil dan akhirnya terlihat seperti menggelambir.

  1. Suasana Hati Tidak Stabil

Kondisi ini dapat dirasakan jika intensitas olahraga yang dilakukan cukup tinggi. Hal tersebut karena saat seseorang berolahraga dengan intesitas yang tinggi, maka tubuh akan melepaskan hormon endorfin yang dapat menghilangkan rasa sakit.

Selain itu, pelepasan hormon endorfin juga akan membuat suasana hati seeorang menjadi lebih baik. Untuk itulah mengapa saat seseorang meninggalkan aktivitas olahraga, maka suasana hatinya akan mudah berubah dan tidak stabil.

Demikian di atas tadi adalah lima dampak negatif menghentikan kebiasaan olahraga yang telah kita ketahui bersama. Setelah mengetahui dampaknya, apakah Anda masih akan meninggalkan aktivitas olahraga? Semoga informasi kesehatan terbaru di atas dapat menjadi sumber referensi yang membantu sekaligus bermanfaat untuk Anda semuanya.

Cara Cepat Memutihkan Gigi Menggunakan Bahan Alami

Cara Cepat Memutihkan Gigi Menggunakan Bahan Alami – Siapa yang tidak menginginkan memiliki gigi yang sehat dan putih berkilau? Tentunya semua orang menginginkan hal tersebut, akan tetapi banyak sekali faktor yang membuat gigi kita menjadi kuning dan hal tersebut bisa membuat kepercayaan diri seseroang menurun.

Gigi yang putih dan berkilau tentu akan membuat senyum dan penampilan kita jauh lebih menarik. Pada sebuah penelitian dari American Dental Association (ADA) yang melibatkan beberapa orang, dan 87% diantara mereka mengatakan bahwa mereka merasa senang apabila melihat orang lain tersenyum terutama jika mereka memiliki gigi yang putih.

Mengapa gigi menjadi kuning?

Sebenarnya saat kita dilahirkan di dunia, kita memiliki gigi yang berwarna putih namun seiring berjalannya waktu dan semakin kita tumbuh, warna gigi bisa berubah dikarenakan banyak faktor. Warna gigi yang terlihat putih secara biologi merupakan warna dari lapisan transparan enamel gigi, dan warna lapisan dentin di dalamnya serta warna dari lapisan yang berada di antara enamel dan dentin. Dalam salah satu penelitian menunjukkan kalau warna gigi bisa berubah dikarenakan oleh noda yang bisa berasal dari luar maupun dari dalam. Berikut ini beberapa faktor yang menyebabkan gigi menjadi kuning baik ekstrinsik (faktor luar) maupun intrinsik (faktor dalam).

Faktor ekstrinsik

Faktor luar yang bisa menyebabkan noda pada gigi diantaranya adalah makanan, rokok, dan alkohol. Mengkonsumsi makanan yang terlalu panas atau dingin juga bisa menyebabkan merusak warna alami gigi sama halnya dengan kopi, coklat, teh dan makanan lainnya.

Tembakau yang memiliki kandungan nikotin didalam rokok juga bisa menjadi salah satu factor penyebab berubahnya warna gigi. Sebenarnya perubahan warna yang terjadi pada gigi disebabkan oleh makanan dan bisa dihindari dengan cara membersihkan gigi atau menyikat gigi setelah makan.

Faktor instrinsik

Selain faktor ekstrinsik yang berasal dari luar, perubahan warna gigi juga bisa diakibatkan oleh faktor yang berasal dari dalam, seperti contohnya adalah beberapa jenis obat-obatan tertentu.

Dengan berjalannya waktu, gigi akan membentuk material atau senyawa diantara lapisan enamel dan dentin dan semakin lama senyawa tersebut akan terakumulasi dalam gigi dan menyebabkan gigi menjadi kuning. Perubahan warna gigi yang disebabkan oleh faktor intrinsik lebih sulit dihilangkan daripada yang disebabkan oleh faktor luar.

Cara memutihkan gigi secara alami

Meskipun perubahan warna gigi atau gigi kuning sulit dihindari, tetap ada cara untuk mengembalikan warna putih alami gigi. Banyak orang yang menghabiskan uang untuk memutihkan gigi dengan cepat di klinik kesehatan dan kecantikan. Jika anda memiliki gigi kuning dan tidak punya cukup uang untuk memutihkannya di klinik kesehatan dan kecantikan, cara-cara berikut ini bisa dapat membantu anda:

  1. Strawberry

Strawberry Tidak hanya enak untuk dikonsumsi, tapi strawberry juga bermanfaat untuk memutihkan gigi karena bahan alami yang satu ini memiliki kandungan vitamin C dan asam ellagic yang dapat membantu memutihkan gigi. Berikut ini cara menggunakan strawberry untuk memutihkan gigi.

Cara menggunakanya pun cukup mudah yaitu dengan cara mengkonsumsi Strawberry dan dimakna selama beberapa menit. Lalu Kemudian berkumurlah dengan air hangat Atau anda juga bisa menggunakan cara lain dengan cara menghaluskan sebuah strawberry dengan dicampurkan satu sendok teh baking soda lalu oleskan pasta strawberry pada bagian gigi dan biarkan selama dua menit. Kemudian bilas dengan air hangat untuk mendapatkan hasil yang cepat lakukan perawatan ini dua kali dalam seminggu

  1. Minyak kelapa

Siapa sangka bahwa kalau minyak kelapa ternyata bisa digunakan untuk mencegah plak sekaligus menjadikan gigi anda yang awalnya kuning menjadi lebih putih dan bersih. Minyak kelapa merupakan minyak nabati dari hasil ekstrak daging kelapa dan memiliki jenis lemak yang bisa dibilang cukup unik dan sangat kaya akan manfaat, karena keseluruhan dari lemak tersebut terbuat dari Medium Chain Triglycerides (MCTs).

Cara penggunaanya pun cukup mudah yaitu anda Siapkan satu sendok makan minyak kelapa lalu oleskan minyak kelapa ke bagian gigi anda secara merata lalu diamkan selama 10-15 menit. ludahkan minyak kelapa tadi dan kumur mulut anda dengan air bersih dan yang Terakhir sikat gigi anda seperti biasa

  1. Gunakan hidrogen peroxida

Hidrogen peroksida merupakan salah satu bahan kimia yang bisa digunakan untuk memutihkan gigi. Senyawa yang terdapat pada hidrogen peroksida biasanya digunakan sebagai produk pemutih pada makanan dan dalam konsentrasi tertentu yang bisa membantu memudarkan noda pada gigi anda. Hidrogen peroksida banyak dijual di apotik dan toko bahan kimia. Jika anda ingin menggunakan hidrogen peroksida untuk memutihkan gigi sebaiknya pilih produk hidrogen peroksida yang memiliki label food grade atau aman untuk dikonsumsi.

Cara menggunakannya cukup Larutkan seujung sendok hidrogen peroksida pada segelas air lalu gunakan larutan tersebut untuk berkumur, Selain digunakan untuk berkumur, bahan yang satu ini juga bisa anda digunakan untuk membuat pasta gigi alami dengan mencampurkan baking soda.

Ingatlah untuk selalu berhati-hati saat menggunakan hidrogen peroksida saat berkumur atau menyikat gigi, karena Penggunaan yang berlebihan akan mengakibatkan keusakan pada gigi anda dan disarankan untuk menggunakannya satu bulan sekali.

  1. Cuka sari apel

Cuka sari apel atau yang biasa dikenal dengan sebutan apple vinegar merupakan cuka yang tebuat dari hasil fermentasi buah apel. Beberapa penelitian telah membuktikan kalau cuka sari apel bisa menghilangkan noda pada gigi terutama yang disebabkan oleh kafein dari teh atau kopi serta nikotin yang terkandung dalam rokok. Berkumur menggunakan cuka sari apel juga bisa membunuh bakteri yang ada pada mulu.

Cara menggunakannya anda cukup larutkan dua sendok cuka sari apel pada setengah gelas air mineral lalu gunakan untuk berkumurlah dengan larutan tersebut selama kurang lebih satu menit. Untuk menetralkan kondisi mulut setelah berkumur, sebaiknya anda segera gosok gigi dengan menggunakan pasta gigi yang biasa anda pakai. Lakukan perawatan ini secara rutin dua kali dalam seminggu.

Tips mencegah gigi menjadi kuning

Seperti yang anda tahu bahwa gigi yang kuning dapat mempengaruhi penampilan kita dan terkadang membuat kita tidak percaya diri. Untuk menjaga agar gigi tetap putih dan bersih, lakukan beberapa hal berikut ini :

  1. Menyikat gigi dengan rutin

Malas menggosok gigi merupakan salah satu faktor ekstrinsik penyebab gigi menjadi kuning. Jika anda ingin memiliki gigi yang sehat, putih dan berkilau jarinlah dalam menggosok gigi,  minimal dua kali dalam sehari setelah makan terutama sebelum tidur.

Menggosok gigi tidak hanya akan membersihkan mulut dari bakteri dan sisa makanan, namun juga bisa membantu mengembalikan warna alami gigi. Saat ini banyak sekali produk pasta gigi yang mengandung pemutih di pasaran, anda tinggal memilih saja mana pasta gigi yang menurut anda bagus. Selain itu pilihlah sikat gigi yang sesuai untuk gigi anda, usahakan untuk tidak memilih sikat gigi dengan bulu yang terlalu keras karena hal tersebut bisa mengakibatkan gusi terluka.

  1. Hindari merokok dan mengkonsumsi alkohol

Rokok berasal dari tanaman tembakau yang memiliki kandungan nikotin. Zat nikotin yang ada pada rokok bisa menempel pada lapisan enamel gigi dan lama kelamaan menimbulkan noda pada lapisan enamel. Noda yang menempel pada gigi akan terakumulasi dan menutupi warna alami gigi sehingga membuat warna gigi menjadi kuning.

Sama seperti rokok, minuman berakohol seperti bir atau anggur juga bisa menyebabkan gigi menjadi kuning dan sangat sulit untuk dihilangkan. Jika anda tidak ingin memiliki gigi kuning, maka sebaiknya  hentikan kebiasaan merokok dan meminum alkohol mulai dari sekarang. Selain, bisa bermanfaat untuk kesehatan gigi menghentikan kebiasaan buruk seperti merokok dan minum alkohol anda juga bisa terhindar dari berbagai macam penyakit termasuk kanker dan serangan jantung.

Cobalah pilih salah satu cara untuk memutihkan gigi yang telah kita bahas di atas dan tunggu hasilnya selama beberapa minggu. Jika dalam waktu beberapa minggu hasilnya kurang memuaskan, anda bisa menggunakan cara yang lainnya, atau mungkin anda memiliki cara tersendiri untuk memutihkan gigi yang kuning.