LPS Punya Peran Fundamental Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Perbankan Semasa Covid-19

Jakarta, 24 Desember 2021 (guyuy.com) – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memiliki peran yang fundamental dalam menjaga stabilitas sistem keuangan Tanah Air dan dinilai mampu melewati krisis pandemi Covid-19.

 

Demikian yang mengemuka dalam diskusi “FORWADA ONLINE MEDIA WORKSHOP 2021 – Menelisik Peran LPS dalam Memantik Pertumbuhan Kredit Perbankan”, Jum’at, (24/12/2021).

 

Direktur Group Riset Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Herman Saheruddin mengatakan, LPS merupakan bagian dari empat pilar Komite Stabilitas Sistem Keuangan Nasional (KSSK) yang berfungsi menjamin simpanan nasabah bank dan turut aktif dalam menjaga stabilitas sistem perbankan.

 

“Sebagai otoritas penjamin simpanan dan resolusi bank, LPS berkomitmen penuh untuk terus menjaga dan meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada industri perbankan nasional dalam upaya untuk membangun NKRI melalui perekonomian yang kuat dan stabil,” ujar Herman.

Dijelaskan, selama periode tahun Jan 2020 – Des 2021, LPS telah memangkas Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) rupiah sebesar 275 bps dan 150 bps untuk valuta asing. TBP pada bank umum dan BPR saat ini masing-masing 3,50% dan 6,00% serta untuk valuta asing 0,25%.

 

“Kebijakan TBP diharapkan dapat mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional. Dengan TBP yang rendah saat ini maka perbankan akan lebih memiliki fleksibilitas dalam mendorong penyaluran kredit dengan suku bunga yang lebih rendah,” ungkapnya.

 

Herman menambahkan, LPS akan terus mencermati respon perkembangan suku bunga simpanan antar kelompok bank yang cenderung bervariasi serta dampaknya pada agregat suku bunga pasar dan intensitas kompetisi.

 

LPS, lanjut Herman, akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi atas Tingkat Bunga Penjaminan sesuai perkembangan data dan informasi terkini yang tersedia dengan tetap memperhatikan progress pemulihan ekonomi, likuiditas perbankan, dan stabilitas sistem keuangan nasional.

 

Pada kesempatan yang sama, Direktur PT Bank BCA Syariah Pranata mengungkapkan, kondisi perbankan di tahun 2022 diproyeksikan dapat tumbuh positif. “Dengan modal cukup kuat dan likuiditas perbankan yang cukup longgar, di 2022 perbankan masih memiliki kemampuan untuk meningkatkan penyaluran pembiayaan. Diharapkan hal ini dapat meningkatkan semangat pelaku usaha dan konsumen dalam melakukan kegiatan ekonomi”, kata Pranata

 

Sementara, ekonom Ryan Kiryanto menyoroti ketidakpastian ekonomi global yang belum mereda dengan hadirnya varian baru Covid-19, Omicron, Meski ada yang menyebut tidak seganas varian Delta, namun Omicron tetaplah virus yang harus diwaspadai karena bisa berdampak pada ekonomi global.

 

“Munculnya varian Omicron yang berasal dari Afrika Selatan ini membatasi pergerakan masyarakat dengan adanya lock down dan mengguncang pasar dunia,” ujarnya.

 

Ryan juga menyoroti sektor yang menjadi akselerator pada tahun 2022 mendatang. Menurutnya sektor tersebut antara lain telekomunikasi, kesehatan pertanian dan pariwisata serta turunannya.

 

Dia menuturkan, saat ini saham-saham teknologi komunikasi terus memimpin pertumbuhan indeks saham gabungan di seluruh bursa di dunia. Sementara pada sektor Kesehatan dan turunanya seperti obat, vitamin dan alkes, menjadi akselerator ekonomi karena semenjak pademi melanda, masyarakat dunia makin peduli akan kesehatannya.

 

Hal serupa juga terjadi pada sektor pertanian dalam arti luas, tahun lalu walaupun rendah, sektor pertanian tetap tumbuh positif.

 

“Sektor pariwisata adalah sektor yang sedang tidur dan akan menjadi akselerator kebangkitan ekonomi di tahun 2022. Karenanya, mulai hari ini sektor pariwisata harus menyiapkan infrastruktur pendukung dengan baik, maintenance harus dilakukan, serta menyiapkan SDM yang baik,” pungkasnya.

 

Seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang semakin membaik, BCA Syariah optimis untuk dapat meningkatkan perolehan Dana Pihak Ketiga (DPK) dan Pembiayaan di kisaran 8-10% di tahun 2022.

 

Untuk mendukung target tersebut, BCA Syariah bersinergi dengan BCA sebagai induk usaha diantaranya dengan menurunkan biaya dana melalui pengembagan infrastruktur layanan e-channel dan meningkatkan pembiayaan dengan tetap mengedepankan prinsip syariah yang penuh dengan kehati-hatian.

 

Kami juga akan meningkatkan literasi perbakan syariah melalui berbagai kegiatan edukasi dan promosi berkolaborasi dengan BCA.  Dengan dukungan dari regulator dan seluruh pemangku kepentingan, BCA Syariah akan senantiasa berperan aktif untuk meningkatkan geliat perekonomian masyarakat demi membantu percepatan pemulihan ekonomi nasional, Pranata menambahkan.

 

 

BNI Luncurkan Program Sahabat Ibuprenuer

Jakarta:(guyuy.com) – Kontribusi kaum wanita dalam meningkatkan kinerja usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) nasional terbukti signifikan. Bahkan, pemerintah terus berupaya meningkatkan kontribusi kaum hawa ini guna membuka lebih banyak ceruk pertumbuhan baru di periode pemulihan ekonomi nasional.

Bertepatan tanggal 22 Desember 2021, disaat masyarakat Indonesia memperingati Hari Ibu, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI melihat peluang untuk mendorong kembali semangat para Ibu agar berperan dalam perekonomian keluarga dan masyarakat sekitarnya. Penguatan peran ekonomi tersebut dilakukan melalui Rumah – Rumah BUMN binaan BNI yang tersebar di berbagai kota di Indonesia, melalui Program Sahabat Ibupreneur.

Corporate Secretary BNI Mucharom menyampaikan, Hari Ibu merupakan salah satu hari spesial bagi keluarga Indonesia, karena merepresentasikan daya topang perempuan dalam membangun sebuah keluarga. Hari Ibu bukan hanya diperuntukan bagi wanita yang berkeluarga dan memiliki anak, tetapi wanita produktif secara menyeluruh. Terlebih, kaum hawa dituntut untuk dapat lebih mengembangkan diri serta meningkatkan perannya secara sosial dan ekonomi.

Mucharom menjelaskan Sahabat Ibupreneur merupakan sebutan untuk komunitas perempuan Indonesia yang tergabung di Rumah BUMN binaan BNI. Anggota komunitas ini terdiri atas para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) wanita, masyarakat umum, ibu rumah tangga, bahkan wanita karier yang ingin mengembangkan kemampuan wirausaha bersama Rumah BUMN.

“Sahabat Ibupreneur diluncurkan di 10 Rumah BUMN binaan BNI yang telah miliki platform E- Commerce sebagai sarana penjualan selain penjualan offline. Adapun 10 kota Rumah BUMN tersebut adalah Rumah BUMN Padang, Tanjung Balai Karimun, Bekasi, Tegal, Wanogiri, Ngawi, Pontianak, Bantaeng, Sumba Barat Daya, dan Rumah BUMN Ternate,” ujarnya.

Peserta Sahabat Ibupreneur bisa berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Hanya dengan mendaftarkan diri, peserta bisa berjualan sebagai reseller tanpa modal dan akan mendapatkan komisi menarik dari setiap produk yang dijual serta dapat mengikuti berbagai program pelatihan untuk memulai penjualan produk UMKM. Bahkan bagi peserta Sahabat Ibupreneur yang berhasil menjual produk dengan transaksi penjualan dan sales volume terbanyak, memiliki kesempatan untuk mendapatkan hadiah total hingga Rp 50 juta.

Pendaftaran Sahabat Ibupreneur dimulai tepat saat perayaan Hari Ibu, yaitu 22 Desember 2021. Peserta bisa mengakses pendaftaran melalui akun Instagram IG @rumahbumn.bni. Salah satu persyaratannya adalah memiliki rentang usia 22 tahun hingga 55 tahun. Adapun durasi program Sahabat Ibupreneur adalah tanggal 22 Desember 2021 hingga 21 April 2022 bersamaan dengan Hari Kartini tahun depan.

Lebih jauh, Mucharom menyampaikan, pengembangan kinerja Rumah BUMN binaan BNI sejauh ini cukup signifikan. Produk–produk UMKM dari Rumah BUMN sangat beragam dan disukai oleh masyarakat terutama produk kuliner daerah, craft, dan fesyen. Bahkan, ada pula mitra binaan BNI tersebut yang mampu difasilitasi BNI untuk menembus pasar global seperti Timur Tengah dan Korea Selatan.

Melalui program Sahabat Ibupreneur ini, BNI memberikan kesempatan bagi perempuan Indonesia untuk menjadi bagian penjualan atau menjadi reseller bagi produk–produk Rumah BUMN. “Dengan menjadi reseller, kami harap lebih banyak lagi produk UMKM ini bisa dinikmati konsumen. Ibu-ibu reseller pun dapat menikmati margin untuk memperkuat ekonomi keluarganya,” imbuhnya.

Hadiah Modal Kerja Hingga Rp50 juta

Bagi peserta Sahabat Ibupreneur yang berhasil menjual produk dengan transaksi penjualan dan sales volume terbanyak, memiliki kesempatan untuk mendapatkan hadiah total hingga Rp 50 juta, yang dapat digunakan sebagai modal kerja.

Selain meluncurkan Sahabat Ibupreneur, Mucharom mengatakan Rumah BUMN binaan BNI ini akan melakukan kelas Online melalui Instagram. Melalui program ini akan ditampilkan Ibupreneur muda yang penuh inspiratif menjadi wirausaha muda yang sukses menjalankan usahanya.

Perkuat Ekosistem Diaspora, BNI Xpora jalin kerja sama dengan House of Indonesia Econesia

JAKARTA :(guyuy.com) – Ekosistem Diaspora Indonesia tumbuh cukup pesat dalam beberapa tahun terakhir. Tren ini pun membuka potensi bisnis global yang kuat untuk mendorong usaha khususnya mikro, kecil, dan menengah (UMKM) nasional.

Sejalan dengan tren tersebut, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BNI) pun menjalin kerja sama dengan House of Indonesia Econesia atau HOI.

HOI merupakan sebuah entitas bisnis yang dikelola oleh diaspora Indonesia di Sydney Australia yang selama ini sudah aktif melakukan importasi produk-produk dari Indonesia dan dipasarkan di Australia.

Adapun prosesi penandatanganan MoU dilakukan oleh Direktur Treasury dan International BNI Henry Panjaitan, dan Director HOI Vidi Vinandar di Kementerian Koperasi dan UKM di Jakarta, Jumat (17/12/2021).

Prosesi ini disaksikan oleh Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki, dan Direktur Utama BNI Royke Tumilaar. Hadir pula Sekretaris Jenderal Dekranas Gati Wibawaningsih, dan Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Didi Sumedi dan Direktur Bisnis UMKM BNI Muhammad Iqbal.

Teten mengatakan meyakini UKM Indonesia mampu bersaing di pasar internasional, banyak UKM yang telah menerapkan prinsip eco-friendly dan sustainability.

Menurutnya banyak UKM Indonesia yang sudah memenuhi standar atau persyaratan yang ditetapkan Australia seperti ketentuan label dan kemasan, prosedur karantina seperti Biosecurity Act and Imported Food Control Act atau perlindungan konsumen yakni Australian Consumer Law.

Dia berharap BNI Xpora dapat menjadi mitra UMKM yang bukan hanya menyediakan sumber pembiayaan ekspor tapi juga dukungan penunjang perluasan pasar dan pendampingan bagi UMKM baik yang berusaha di dalam negeri maupun di luar negeri.

“HOI ini saya harap dapat berfungsi maksimal dan menjadi ujung tombak yang menawarkan dan menjual produk unggulan UMKM baik berupa barang dan jasa serta menjadi pembina untuk design dan jenis produk yang sesuai dengan persyaratan, selera dan tuntutan pasar setempat,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Royke Tumilaar mengatakan, selain untuk
mendukung ekosistem Diaspora, dengan kolaborasi berbagai pihak seperti Kementerian Koperasi dan UKM dan HOI, pelaku UMKM nasional akan memiliki value proposition yang unggul dan fitur-fitur yang lebih relevan.

“Kami harap dengan kerjasama BNI dan HOI Sydney ini berbagai hal seperti pengadaan produk-produk unggulan Indonesia secara berkelanjutan dan menjadi kesempatan bagi UMKM naik kelas sehingga dapat tercapainya 500.000 pelaku UMKM ekspor di tahun 2030,” sebutnya.

Selain itu, dia menambahkan, Indonesia masuk ke dalam peringkat 15 negara dengan jumlah migran terbesar di dunia mencapai sekitar 8 juta jiwa, dimana sekitar 2,2% berada di Australia.

Seiring besarnya penyebaran diaspora Indonesia, maka potensi tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendorong kinerja ekspor Indonesia. Sehingga diaspora juga mendukung pada aspek ekonomi lainnya seperti kontribusi pada penerimaan remitansi, promosi bisnis dan investasi.

Lalu, terdapat pula manfaat sosial dari peran diaspora yakni untuk mendorong promosi budaya Indonesia dan sebagai salah satu instrumen capacity building untuk negara asal.

“BNI sebagai Bank Internasional memiliki tugas membantu pebisnis Indonesia untuk dapat menembus pasar global. Melalui BNI Xpora, UMKM mendapatkan dukungan berupa peningkatan kapasitas dan kualitas produksi, edukasi penyusunan laporan keuangan, hingga dukungan akses pemasaran produk keluar negeri melalui business matchmaking dengan buyer di pasar global,” ujarnya.

Melanjutkan, Vidi Vinandar pun optimistis ekosistem diaspora di Australia dapat lebih aktif membantu UMKM RI menembus pasar global demi upaya naik kelasnya.

“Kami yakin dapat membantu memasarkan dan mengimpor produk Indonesia. Terlebih kami punya pengalaman lebih dari 30 tahun dalam memfasilitasi beberapa perusahaan Indonesia termasuk BUMN,” ujarnya.

*Dorong Produk Unggulan UMKM*

Dalam kesempatan tersebut, Henry Panjaitan memaparkan ruang lingkup MoU antara lain mencakup pertukaran informasi jasa dan produk perbankan, pasar dan produk-produk unggulan Indonesia di Australia secara transparan. MoU ini juga memfasilitasi akses pasar Australia bagi produk-produk unggulan pelaku UMKM Indonesia.

Kerja sama ini juga membahas peluang kolaborasi untuk pengembangan commercial hub ECONESIA yang tengah dikembangkan oleh HOI termasuk mekanisme kerja sama tertentu. Terdapat juga penyediaan literasi layanan dan produk perbankan oleh BNI sesuai dengan yang disepakati bersama dengan jangka waktu dua (2) tahun.

Adapun, BNI Xpora merupakan one stop shopping solution BNI untuk pelaku usaha UMKM baik yang baru memulai bisnis maupun yang ingin mengembangkan bisnisnya menuju UMKM Go Productive, Go Digital, dan GoGlobal.

Selain itu, BNI Xpora juga menyediakan fitur-fitur digital berupa pembiayaan Fast Trex dengan agunan dan biaya yang lebih rendah, khusus untuk para pelaku ekspor.

2.651 Anak-Anak TNI Polri Raih Dana Pendidikan BUMN

Jakarta, 14 Desember 2021: (guyuy.com) -Kementerian Badan Usaha Milik Negara memberikan dukungan pendidikan perguruan tinggi bagi *2.651* putra/putri dari prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Langkah sosial ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan – perusahaan milik negara terhadap tanggung jawab bela negara yang dibebankan kepada anggota TNI-Polri. Dukungan dana pendidikan tersebut juga merupakan upaya BUMN untuk turut dalam meningkatkan kualitas generasi muda unggul melalui pendidikan.

Foto Dokumen BNI JAKARTA — Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir (kanan) bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo (kiri) berbincang-bincang dengan 2 putra – putri anggota Polri yang terpilih usai penyerahan bantuan pendidikan secara simbolis di Jakarta, Selasa (14/12/2021). Bantuan pendidikan dari BNI, Bank Mandiri, PLN, serta Semen Indonesia tersebut merupakan upaya BUMN dalam meningkatkan sumber daya manusia yang unggul melalui pendidikan.

Pada kesempatan Selasa (14 Desember 2021 ini, beasiswa dalam bentuk tabungan pendidikan ini diberikan kepada putera-putri yang berasal dari keluarga Polri di 34 provinsi di Indonesia. Dimana para mahasiswa tersebut merupakan putra-putri kandung anggota TNI dan Polri aktif dengan Pangkat Orang Tua maksimal Perwira Pertama atau setingkat.

Beasiswa tersebut diserahkan secara simbolis oleh Menteri BUMN Erick Thohir kepada Kepala Polri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di Gedung Ballroom Markas Besar Polri, Jakarta, Selasa (14/12/2021) dalam seremoni yang menerapkan protocol Kesehatan secara ketat.

Terdapat 33 BUMN yang bersatu untuk menyelenggarakan Program Dukungan Pendidikan Perguruan Tinggi Bagi Putra dan Putri Polri. Melalui program ini, sebanyak 876 putera dan putri anggota Polri yang terpilih memperoleh bantuan dana pendidikan.

Menteri BUMN Erick Thohir menuturkan program dukungan beasiswa pendidikan untuk Putra-Putri Polri ini merupakan suatu bentuk kepedulian BUMN terhadap tanggung jawab bela negara yang dilaksanakan oleh Polri. Serta bentuk upaya kita bersama meningkatkan kekuatan dalam negeri melalui pendidikan yang berkualitas, sehingga kita dapat mewujudkan Indonesia yang Merdeka Berdaulat.

Dia pun menuturkan bahwa program beasiswa ini merupakan salah satu dari tiga fokus utama CSR BUMN yaitu Pendidikan, Lingkungan dan UMKM.

“Alhamdulillah, penyerahan beasiswa dukungan pendidikan tahun ini untuk Putra-Putri dari Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Kuota dukungan beasiswa pendidikan tahun 2021 ini 876 kuota, meningkat dari tahun 2020 lalu, yang hanya 607 kuota,” ujar Erick Thohir.

Dukungan BNI

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama BNI Royke Tumilaar menyebutkan, melalui program ini, beasiswa diberikan kepada anak anggota TNI yang berdinas di Markas Besar TNI, TNI Angkatan Darat, Korp Pasukan Khusus (Kopassus), TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Udara, serta Markas Besar Polri.

BNI sendiri menyalurkan bantuan pendidikan kepada 203 mahasiswa dengan nilai Rp 1,01 miliar. “Ini merupakan bentuk kepedulian BUMN terhadap tanggung jawab bela negara yang dibebankan kepada anggota TNI dan Polri, sekaligus menjadi upaya BUMN dalam meningkatkan sumber daya manusia yang unggul melalui Pendidikan,” ujarnya.

Saat ini, tercatat berbagai prestasi TNI dan Polri yang patut menjadi perhatian, yaitu prestasi Tidak terkalahkan dalam lomba Army of Skill Arms at Meeting (AASAM) 10 kali berturut-turut (TNI). TNI juga konsisten dilibatkan PBB dalam berbagai misi dunia (TNI).

TNI pun masuk dalam 15 besar kekuatan militer terbesar di dunia (TNI). Indonesia menempati ranking 9 dari 142 negara teraman 2017 di dunia diatas Denmark, China, Belanda, hingga Jepang menurut versi survey Gallup (Polri). (*)

BNI Hadirkan Weekend Banking untuk Optimalkan GATF

JAKARTA, 11 Desember 2021 : (guyuy.com) – Penyelenggaraan Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) terbukti meningkatkan minat wisata masyarakat khususnya di dalam negeri. Hal ini pun diyakini akan kuat mendongkrak kinerja ekonomi nasional termasuk UMKM yang perbaikan kinerjanya sudah sangat baik sejak paruh kedua tahun ini.

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI (kode saham: BBNI) sebagai banking partner pameran perjalanan wisata ini menghadirkan promo serta program menarik termasuk weekend banking untuk mengoptimalkan animo masyarakat akhir tahun. Booth Weekend Banking BNI Khusus untuk mendukung GATF 2021 dibuka di The Hall Mall Lantai 8 Senayan City, Jakarta mulai 11 Desember 2021 ini.

Terlihat semua booth sibuk melayani konsultasi perjalanan wisata. Pengunjung tak mau melewatkan program “Best Deal”, Garuda Indonesia menawarkan diskon tiket hingga 80% untuk penerbangan dari Jakarta menuju 11 destinasi domestik ke Medan hingga Labuan Bajo.

FOTO
DOKUMEN BNI
JAKARTA — (Ki-ka) Direktur Dyandra Promosindo Michael Bayu A. Sumarijanto, Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra, Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno, dan Wakil Direktur Utama BNI Adi Sulistyowati memamerkan mock up Kartu Kredit dan Kartu Debit Co-Brand BNI Garuda di Opening Ceremony Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) di Jakarta (10/12/2021).
BNI turut memeriahkan GATF tahun ini melalui Diskon/Cashback hingga Rp1,75 juta, Cicilan 0% hingga 12 bulan, Free Voucher hingga Rp500rb dengan BNI Reward Points serta program tambahan lainnya khusus untuk Kartu Co-Brand BNI Garuda.

BNI pun menyediakan Diskon atau Cashback hingga Rp 1,75 juta, Cicilan 0% hingga 12 bulan, Free Voucher hingga Rp 500rb dengan BNI Reward Points serta program tambahan lainnya. Semua disediakan bagi pemilik Kartu Co-brand BNI Garuda.

Direktur Bisnis Konsumer BNI Corina Leyla Karnalies mengatakan Event GATF Hybrid 2021 bersama BNI ini merupakan salah satu bentuk komitmen BNI dalam mendorong sektor Pariwisata Nasional agar pulih dan kembali tumbuh setelah terdampak Pandemi Covid – 19. Dia meyakini UMKM juga akan mendapat banyak multiplier effect dari meningkatkan mobilitas masyarakat di sektor pariwisata domestik ini.

“UMKM termasuk dalam segmen yang menjadi perhatian BNI di masa pandemi ini. Kami berharap UMKM pariwisata kembali mendapat permintaan yang kuat sehingga tidak hanya membantu pulih tetapi juga mulai ekspansi lebih kuat lagi ke depannya,” sebutnya.

BNI merupakan satu–satunya mitra Garuda Indonesia, yang nenerbitkan produk Kartu Co-Branding yang lengkap, yaitu Kartu Kredit BNI Garuda dan Kartu Debit Garuda BNI.

Pemegang Kartu Co-Brand BNI – Garuda dapat menikmati Bonus konversi 4x Miles (termasuk fitur 2x bonus Miles bagi pemegang Kartu Kredit Co-Brand Garuda BNI Signature dan Platinum), Bonus 30.000 Miles dan Auto Upgrade menjadi Platinum Garuda Miles bagi Top Spender Kartu Kredit Co-Brand Garuda BNI selama periode GATF Hybrid (Offline dan Online) dan juga Gift e-voucher e-commerce hingga Rp 500 ribu dengan mekanisme Wheels of Fortune pada Booth GarudaMiles.

Weekend Banking di GATF

Corina menuturkan, hal menarik lain yang dihadirkan dalam ajang pameran kali ini adalah dukungan BNI terhadap GATF 2021 dalam bentuk membuka operasional weekend banking.

Operasional ini memungkinkan pembukaan rekening atau kartu debit dari semua jenis rekening dapat dilakukan di akhir pekan. Layanan ini hanya berlaku di 1 outlet yaitu di outlet Weekend Banking BNI di Senayan City Mall.

Corina menuturkan weekend banking BNI ini adalah layanan perbankan yang disediakan pada hari sabtu-minggu, yang ke depannya akan rutin BNI hadirkan di beberapa tempat ramai pengunjung.

Outlet ini sebagai upaya perseroan meningkatkan layanan dan menjaga kenyamanan nasabah dalam bertransaksi dan membuka tabungan dengan jam operasional outlet mulai pukul 10.00 – 16.00 WIB.

“Adapun, layanan weekend banking kali ini berlaku khusus untuk mendukung pelaksanaan event GATF 2021 dan event BNI  Senayan City Festive 2021 selama periode 11 Desember 2021 sd 09 January 2022,” pungkasnya.

Haru Menparekraf

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno saat membuka GATF 2021 mengatakan, pemerintah terus berupaya melemulihkan sektor pariwisata yang terimbas pandemi Covid-19.

Hal ini baik dari segi pemulihan pelaku industri pariwisata maupun permintaan wisatawan nusantara dengan penguatan daya beli.

“Semangat berwisata di Indonesia saja pun terus kami kampanyekan untuk mendorong wisatawan nusantara termotivasi untuk memilih tujuan liburannya dengan mengunjungi destinasi-destinasi wisata di Indonesia,” kata Sandiaga Uno.

Sadiaga Uno pun mengapresiasi penyelenggaraan ajang pameran perjalanan GATF 2021 yang akan mendukung pergerakan wisatawan sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dengan melibatkan industri pariwisata seperti biro perjalanan wisata, perhotelan, dan pengelola destinasi.

“Hari ini saya sangat terharu melihat antusiasme dari rekan-rekan semua, setelah satu setengah tahun kita mengalami masa keprihatinan. Semoga apa yang kita lakukan akan dapat mendukung pariwisata, membuka peluang usaha dan lapangan kerja,” imbuhnya.

Gandeng GP Ansor, Begini BNI Berdayakan UMKM Kemasyarakatan

Manado, 10 Desember 2021 (guyuy.com) – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI konsisten menunjukkan komitmennya dalam menggarap sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Salah satu rangkaian program pengembangan UKM oleh BNI itu adalah mendorong inklusi keuangan dan pembiayaan kepada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Sahabat Ansor, yang merupakan tindak lanjut dan implementasi Memorandum of Understanding (MoU) antara GP Ansor dengan BNI pada Juni 2021 lalu.

Adapun MoU tersebut meliputi kerja sama terkait Pembiayaan kepada UMKM GP Ansor, Penawaran bisnis Keagenan BNI kepada UMKM binaan GP Ansor, dan Pendampingan usaha UMKM binaan GP Ansor.

Pada kolaborasi ini, BNI memberikan pelatihan pendampingan kepada UMKM GP Ansor di 34 Provinsi Indonesia yang dimulai pada 5 Oktober 2021 dan berakhir di Manado, Sulawesi Utara. Rangkaian pelatihan pendampingan kepada UMKM GP Ansordi Manado ini dilaksanakan pada Jumat (10 Desember 2021).

Direktur Bisnis UMKM BNI Muhammad Iqbal menjelaskan, UMKM berperan penting bagi perekonomian nasional karena sekitar 60% Produk Domestik Bruto (PDB) nasional disumbang oleh sektor UMKM. UMKM juga menyerap sekitar 97% dari total tenaga kerja Indonesia.

“Kami menyadari segmen UMKM merupakan salah satu mesin pertumbuhan penting bagi ekonomi Indonesia. Karena itu, diperlukan pengembangan UMKM melalui pelatihan dan pendampingan untuk dapat meningkatkan kapasitasnya,” ujarnya.

Setidaknya ada empat hal utama yang menjadi fokus BNI dalam membantu UMKM, yaitu Akses permodalan, Akses layanan keuangan, Akses teknologi dan informasi; serta Akses pemasaran.

Untuk akses permodalan, BNI meluncurkan Xpora sebagai one stop shopping solution hub agar UMKM binaan GP Ansor juga bisa meningkatkan kapabilitas, mendapatkan akses pengetahuan digital, hingga memperluas pasar ke mancanegara (Go Global).

“Kepada UMKM binaan GP Ansor ini, BNI juga telah menyiapkan Kredit Usaha Rakyat dengan skema khusus yang diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi UMKM binaan setelah memenuhi kriteria yang ditetapkan,” ujar Iqbal.

Dari sisi Akses ke Layanan Keuangan, UMKM binaan GP Ansor juga bisa mengoptimalkan perangkat layanan BNI yang sejalan dengan trend teknologi terkini, seperti EDC, BNI Direct, Mobile Banking, hingga QRIS. Perusahaan juga memiliki program Agen46 sebagai program inklusi keuangan BNI tanpa kantor cabang bank (branchless banking) kepada masyarakat unbanked.

“Dari dukungan Teknologi dan Informasi, BNI juga cukup relatif unggul dengan peers, terbukti dengan adanya 260 API Services yang dimiliki oleh BNI. Dan digunakan lebih dari 3.000 partner yang dapat membantu UMKM untuk mereka meningkatkan kualitas manajemen dan operasional usahanya,” ujarnya.

Sementara untuk kemudahan Akses pasar dan pembeli, BNI telah berkolaborasi dengan ICSB, SMESCO, KEMENKOP, KEMENDAG, PADI UMKM, Shopee, bizmarket, hingga GAPMMI. “Semoga melalui rangkaian pelatihan pendampingan antara BNI dengan GP Ansor ini, dapat memberikan banyak manfaat khususnya untuk UMKM binaan GP Ansor agar lebih produktif, memiliki daya saing yang tinggi, inovatif serta berbasis teknologi,” pungkas Iqbal.

GARUDA INDONESIA TRAVEL FAIR (GATF) KEMBALI DIGELAR GUNA DUKUNG PEMULIHAN PARIWISATA NASIONAL, HADIRKAN DISKON TIKET HINGGA 80%

Jakarta, 7 Desember 2021: (guyuy.com) – Maskapai Nasional Garuda Indonesia yang kali ini didukung penuh oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI), kembali menggelar Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) yang akan diselenggarakan secara hybrid. Adapun gelaran offline akan dilaksanakan di The Hall Mall Lantai 8 Senayan City selama periode 10-12 Desember 2021. Sedangkan gelaran secara online akan dilaksanakan selama priode 10-16 Desember 2021 melalui website www.gatf2021.com.

GATF 2021 ini merupakan gelaran yang diselenggarakan secara berkala sejak pertama kali digelar pada tahun 2008, dimana melalui program promosi khusus ini, Garuda memberikan ragam pilihan tiket penerbangan dan paket perjalanan wisata domestik dan internasional, dengan penawaran menarik, yang salah satunya melalui penawaran discount tiket penerbangan hingga 80 % di sejumlah rute pilihan serta berbagai added value lainnya.

Direktur Layanan & Niaga Garuda Indonesia, Ade R. Susardi mengatakan bahwa pelaksanaan GATF kali ini merupakan salah satu wujud komitmen Garuda Indonesia untuk terus berpartisipasi aktif dalam mendukung pemulihan perekonomian nasional, terutama dari sektor pariwisata, dengan memberikan berbagai penawaran khusus dan menarik bagi seluruh masyarakat Indonesia yang akan melaksanakan penerbangan ke berbagai destinasi wisata unggulan nasional.

Foto
Dokumen BNI
JAKARTA — Direktur Bisnis Konsumer BNI Corina Leyla Karnalies (kanan) dan Direktur Layanan dan Niaga Garuda Indonesia Ade R. Susardi (kiri) memegang mock up Kartu Kredit dan Kartu Debit Co-Brand BNI Garuda di sela konferensi pers Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) di Tangerang, Banten, pada Selasa (7/12/2021). BNI turut memeriahkan GATF tahun ini melalui Diskon/Cashback hingga Rp1,75 juta, Cicilan 0% hingga 12 bulan, Free Voucher hingga Rp500rb dengan BNI Reward Points serta program tambahan lainnya khusus untuk Kartu Co-Brand BNI Garuda.

Gelaran GATF ini juga menjadi momentum tersendiri bagi pemulihan kinerja. Seiring dengan semakin meningkatnya kepercayaan masyarakat untuk kembali terbang, dihadirkan program promo khusus gelaran GATF ini kami harapkan dapat memberikan added value tersendiri bagi masyarakat untuk merencanakan perjalanan sedini mungkin.

“Bekerjasama dengan BNI sebagai bank partner, melalui gelaran GATF kali ini Garuda Indonesia menawarkan berbagai pilihan rencana penerbangan yang menarik ke berbagai destinasi wisata prioritas seperti Denpasar, Labuan Bajo, Sorong, Medan, Lombok, dan Surabaya. Hadirnya GATF 2021 ini diharapkan tidak hanya dapat memperkuat sinergi antara sesama pelaku ekosistem pariwisata dalam menghadirkan ragam pilihan serta memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk melaksanakan perjalanan wisata namun juga dapat mendorong pemulihan ekonomi daerah pada berbagai destinasi tujuan”, papar Ade.

“GATF 2021 ini merupakan momen yang tepat bagi masyarakat untuk merencanakan perjalanannya mengingat pada event ini Garuda Indonesia memberikan harga terbaik untuk dapat menikmati pengalaman terbang yang semakin seamless ke berbagai destinasi unggulan di Indonesia secara aman dan nyaman yang dilayani oleh penerbangan dengan konsistensi penerapan protocol kesehatan pada seluruh lini operasionalnya. Dengan periode perjalanan yang berlangsung dari tanggal 15 Desember 2021 hingga 22 November 2022 kami harapkan dapat memberikan keleluasaan bagi pengguna jasa untuk merencanakan jadwal penerbangan lebih awal sesuai dengan kebutuhan perjalanan mereka”, tambah Ade.

Adapun pada gelaran GATF 2021 ini, melalui program “Best Deal”, Garuda Indonesia menawarkan diskon tiket hingga 80% untuk penerbangan dari Jakarta menuju 11 destinasi domestik yaitu :

– Jakarta – Manado PP Rp. 1,9 Jutaan
– Jakarta – Sorong PP Rp. 1,9 Jutaan
– Jakarta – Labuan Bajo PP 1,3 Jutaan
– Jakarta – Medan PP Rp. 1,3 Jutaan
– Jakarta – Denpasar PP Rp 1 Jutaan
– Jakarta – Surabaya PP Rp. 1 Jutaan
– Jakarta – Yogyakarta PP Rp. 900 Ribuan
– Jakarta – Lombok PP RP. 900 Ribuan
– Jakarta – Tanjung Pinang PP Rp 900 Ribuan
– Jakarta – Solo PP Rp 900 Ribuan
– Jakarta – Semarang PP Rp 800 Ribuan

Selain itu, pada gelaran GATF kali ini melalui Garuda Indonesia turut memberikan discount tiket untuk rute domestic lainnya hingga 45 persen dan discount 18 persen untuk rute internasional. Selain itu juga terdapat berbagai penawaran lainnya bagi Anggota GarudaMiles yaitu redemption 50 persen untuk award tiket penerbangan dan upgrade level keanggotaan selama 6 hingga 12 bulan juga full redemption untuk mendapatkan free room untuk menginap di berbagai hotel pilihan. Lebih lanjut, melalui Promo Bundling GPS & Lounge Access, penumpang ekonomi Garuda Indonesia dapat mendapatkan tambahan pelayanan untuk extra bagasi dengan harga khusus dan berbagai promo dan penawaran menarik lainnya yang hanya bisa di dapatkan saat GATF berlangsung.

Sementara itu di kesempatan yang sama, Direktur Bisnis Konsumer BNI, Corina Leyla Karnalies mengatakan Event Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) Hybrid 2021 ini merupakan salah satu bentuk komitmen BNI dalam mendorong sektor Pariwisata Nasional pulih dan kembali tumbuh setelah efek dari Pandemi Covid – 19. Ini juga merupakan dukungan BNI kepada Garuda Indonesia untuk dapat terus memberikan layanan terbaik untuk mengeksplorasi keindahan serta keberagaman Indonesia.

“BNI juga merupakan satu – satunya mitra Garuda Indonesia, yang memiliki produk Kartu Co-Branding yang lengkap yaitu Kartu Kredit BNI Garuda dan Kartu Debit Garuda BNI. Sehingga kemitraan sinergis ini harus terus dijalankan untuk selalu memberikan yang terbaik bagi nasabah BNI serta pelanggan setia dari Garuda Indonesia,” tambah Corina.

Corina juga mengatakan, promo yang diberikan BNI pada Event ini yaitu Diskon/Cashback hingga Rp. 1,75 juta, Cicilan 0% hingga 12 bulan, Free Voucher hingga Rp. 500rb dengan BNI Reward Points serta program tambahan lainnya khusus untuk Kartu Co-brand BNI Garuda.

“Selain itu untuk Pemegang Kartu Co-Brand BNI – Garuda dapat menikmati Bonus konversi 4x Miles (termasuk fitur 2x bonus Miles bagi pemegang Kartu Kredit Co-Brand Garuda BNI Signature dan Platinum), Bonus 30.000 Miles dan Auto Upgrade menjadi Platinum GarudaMiles bagi Top Spender Kartu Kredit Co-Brand Garuda BNI selama periode GATF Hybrid (Offline dan Online) dan juga Gift e-voucher e-commerce hingga Rp 500 ribu dengan mekanisme Wheels of Fortune pada Booth GarudaMiles,” ujarnya.

Untuk yang belum memiliki Kartu BNI Garuda jangan khawatir, silahkan ajukan melalui link bit.ly/BNI-GATF2021 dan dapatkan benefit Cashback hingga Rp. 1 juta, Bonus GarudaMiles hingga 16.800, Bonus konversi 4x GarudaMiles dan berbagai benefitnya lainnya.

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi:

Corporate Secretary & Investor Relations Garuda Indonesia

Media Contact : corpcomm@garuda-indonesia.com

BNI Mendukung Penuh IPB University Dorong Percepatan Campus Financial Ecosystem melalui Aplikasi IPB Cashless

Bogor, 3 Desember 2021: (guyuy.com) – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BNI) semakin agresif mendukung digitalisasi di kampus-kampus. Kali ini BNI yang mendapat julukan Bank Kampus ini berkolaborasi dengan IPB University mewujudkan cashless society melalui Campus Financial Ecosystem.

Fokus BNI kali ini adalah menyediakan transaksi perbankan digital secara customized dengan menerapkan closed loop transaction di lingkungan kampus, yang dapat dimanfaatkan seluruh civitas akademika IPB University.

Hal ini pun diwujudkan antara BNI dan IPB University dengan penandatanganan Nota Kesepahaman Ekosistem Perguruan Tinggi dan beberapa Perjanjian Kerjasama yang meliputi kerjasama IPB Cashless, penyaluran BNI Fleksi Pendidikan Mahasiswa Pascasarjana S2/S3, Magang Bersertifikat, Program Early Recruitment Program dan Pemberdayaan UMKM Mitra Binaan IPB melalui Program BNI Edupreneur, Jumat (3/12/2021).

Foto
DOKUMEN BNI
BOGOR — Rektor IPB University Arif Satria bersama Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto dalam penandatanganan Nota Kesepahaman Ekosistem Perguruan Tinggi, Jumat (3/12/2021).
Kerja sama ini meliputi beberapa kerjasama turunan seperti IPB Cashless, penyaluran BNI Fleksi Pendidikan Mahasiswa Pascasarjana S2/S3, Magang Bersertifikat, Program Early Recruitment Program dan Pemberdayaan UMKM Mitra Binaan IPB melalui Program BNI Edupreneur.
BNI sebagai Bank Kampus berkomitmen untuk terus mewujudkan cashless society melalui Campus Financial Ecosystem di seluruh kampus Indonesia.

Pada kesempatan ini hadir Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto, Pemimpin Divisi Hubungan Kelembagaan 2 Arya Prajaka, Pemimpin Divisi Bisnis Usaha Kecil dan Program Sunarna Eka Nugraha,  Rektor IPB University Arif Satria, Wakil Rektor I Drajat Martianto, Wakil Rektor II Agus Purwito, Wakil Rektor III Dodik Nurrochmat, Wakil Rektor IV Erika B. Laconi, serta beberapa Pemimpin Divisi dan civitas akademik IPB University secara daring.

Sis Apik menuturkan kerja sama ini merupakan langkah lanjutan dari hubungan kemitraan BNI bersama IPB University. BNI dan IPB memiliki satu kesamaan misi untuk menjadi pelopor cashless society di kawula muda Indonesia.

Dia meyakini dengan adanya fitur IPB Cashless pada aplikasi IPB Student Mobile, mahasiswa dimudahkan dalam melakukan transaksi pembayaran di lingkungan kampus dengan cukup menggunakan satu aplikasi.

“BNI terus bertransformasi memberikan yang terbaik untuk solusi institusi pendidikan, di era digitalisasi ini, peran perguruan tinggi sangat dibutuhkan untuk mengisi perubahan-perubahan pengelolaan bisnis yang masuk era digital. Penerapan Campus Financial Ecosystem di IPB University diharapkan memberikan layanan dan sistem jasa keuangan yang lengkap dan solusi digital yang terintegrasi baik berupa Corporate Support, Cash Management System, Layanan Produk Konsumer serta solusi IT lainnya “  tutur Sis Apik Wijayanto.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor IPB University Arif Satria mengatakan Campus Financial Ecosystem adalah bentuk inovasi BNI yang dibutuhkan Civitas Akademika IPB University melalui digitalisasi keuangan yang terintegrasi bagi Kampus IPB University.

“Dengan ekosistem closed loop ini dosen atau staff pengajar, staff pegawai, mahasiswa, dan lebih luas lagi, sampai dengan keluarga mahasiswa serta pelaku usaha di lingkungan IPB University,” imbuhnya.

Adapun, program BNI lainnya untuk IPB University adalah BNI Fleksi Pendidikan yang menjadi solusi bagi Mahasiswa S2/S3 IPB University yang telah bekerja dan menyalurkan gajinya melalui BNI.

Dengan skim grace period, mahasiswa  hanya membayar bunga dalam kurun 2 tahun  dan dapat melakukan pembayaran pokok mulai tahun kedua atau tahun selanjutnya. Di bidang kemahasiswaan sudah berjalan juga Early Recruitment Program (ERP) yang merupakan program rekrutmen BNI melalui pemberian beasiswa kepada mahasiswa berprestasi IPB University untuk menjadi calon pegawai BNI.

Selain itu, BNI juga menyiapkan program BNI Edupreneur sebagai wadah khusus pembiayaan dalam bentuk KUR atau Kredit Usaha Rakyat untuk para entrepreneur, baik mahasiswa aktif, alumni, dosen, maupun UKM yang ada dilingkungan IPB University.

Harapannya dengan jalinan kerja sama yang semakin erat antara BNI dengan IPB University kedepannya BNI dapat selalu memberikan dukungan kepada Perguruan Tinggi demi memajukan dan meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Pada kesempatan ini BNI memberikan Bantuan Renovasi Gedung Rektorat dan Pembangunan Botani Fresh IPB sebagai bagian dari Program BNI Berbagi.

BNI Mengucurkan Kredit Investasi, Membiayai Garudafood Rp1 Triliun

Jakarta, 30 November 2021 (guyuy.com) – Ekspansi kinerja ekonomi riil pada akhir tahun ini semakin menguat. Kerja sama strategis antar pelaku usaha besar dengan perbankan pun semakin marak demi menjawab potensi pengembangan bisnis tahun depan. PT Bank Negara Indonesia (BNI) memberikan pembiayaan senilai Rp1 triliun kepada PT Garudafood Putra Putri Jaya (GOOD).

Foto
Dokumen BNI
JAKARTA — (Ki-ka) Direktur Corporate Banking BNI Silvano Rumantir, Direktur Utama BNI Royke Tumilaar Direktur, Utama Garudafood Hardianto Atmadja dan Direktur Garudafood Robert Chandrakelana Adjie berbincang-bincang dalam acara Signing Ceremony & Corporate Meeting dalam rangka pembiayaan Rp1 triliun BNI kepada Garudafood, Selasa (30/11/2021).
BNI dan Garudafood berkomitmen untuk lebih mempererat hubungan kerjasama bisnis ke depan baik dalam meningkatkan kinerja dalam negeri maupun ekspor. Kedua perusahaan melihat adanya potensi cash management, payment channel, pembiayaan value chain perusahaan, serta produk konsumer karyawan, baik dana maupun pinjaman, tentunya dengan menyediakan solusi digital yang solid bagi GOOD melalui transformasi digitalisasi BNI.

Fasilitas kredit bilateral ini akan digunakan untuk mengakuisisi fasilitas club deal dari sejumlah bank kepada GOOD dalam rangka akuisisi saham PT Mulia Boga Raya, Tbk serta untuk pembiayaan utang bank jangka panjang. Dalam pembiayaan ini BNI memberikan fasilitas kredit investasi dengan jangka waktu pembiayaan selama 60 bulan.

Ke depannya diharapkan kerjasama bisnis yang menyeluruh antara kedua pihak dengan mengoptimalkan potensi pembiayaan value chain perusahaan, cash management, payment channel, serta produk konsumer karyawan, baik dana maupun pinjaman, tentunya dengan menyediakan solusi digital yang solid bagi GOOD melalui transformasi digitalisasi BNI yang semakin berkembang pesat.

Adapun, pemberian fasilitas kredit investasi ini telah ditandai dengan penandatanganan perjanjian kredit antara Pemimpin Divisi Corporate Banking 1 I Made Sukajaya dengan Direktur Utama Garudafood Hardianto Atmadja bertempat di Grha BNI pada 22 November 2021.

Seremoni pertukaran plakat dilanjutkan antara Direktur Utama BNI Royke Tumilaar dengan Direktur Utama Garudafood Hardianto Atmadja pada 30 November 2021.

Royke menyampaikan pemberian fasilitas kredit ini merupakan salah satu bentuk komitmen BNI sebagai perbankan nasional untuk turut mendukung perkembangan bisnis sektor prioritas, termasuk industri FMCG.

Industri FMCG merupakan salah satu industri yang cukup resilient dalam menghadapi dampak negatif pandemi Covid-19. Industri ini dapat bertahan untuk terus menumbuhkan bisnisnya dalam mendukung akselerasi pemulihan perekonomian nasional.

Perbankan pun cukup terbantu lantaran industri FMCG memiliki kualitas kredit terjaga dan bahkan terus menyerap kredit perbankan secara konsisten. “Fasilitas pembiayaan ini menunjukkan komitmen BNI untuk meningkatkan pembiayaan pada sektor manufaktur seperti pada industri makanan dan minuman. Terlebih, sektor ini menjadi salah satu dari 5 sektor prioritas pemerintah dalam implementasi ekonomi sirkular, yang dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia,” katanya.

Lebih lanjut, Royke menuturkan BNI sebagai Bank International pun memiliki solusi keuangan yang lengkap untuk membantu Garudafood
yang saat ini telah mampu menembus pasar ekspor ke 26 negara berfokus di negara-negara ASEAN, China, dan India. “Kami juga memiliki basis data pelaku usaha internasional lengkap yang nantinya akan menjadi Garudafood untuk lebih meningkat penetrasi luar negerinya,” imbuhnya.

Direktur Utama Garudafood Hardianto Atmadja menyampaikan pihaknya mengapresiasi komitmen, serta langkah proaktif untuk membantu akselerasi kinerja perseroan di tengah masa pemulihan ekonomi. “Kami berterima kasih kepada BNI karena telah memberikan kepercayaan kepada kami dalam pengajuan kredit investasi untuk keperluan refinancing sebagian dari kredit sindikasi yang sudah ada,” sebutnya.

Dia melanjutkan perseroan terus mencari terobosan yang lebih baik, lebih efisien namun tetap menjaga kualitas untuk memaksimalkan nilai bagi pemegang saham. “Kami optimis bahwa Garudafood dapat terus meningkatkan tren kinerja positif hingga akhir tahun 2021 dan akan lebih baik lagi di tahun depan.’ ujar Hardianto Atmadja, Direktur Utama Garudafood,” imbuhnya.

Sebagai informasi, di tengah perlambatan ekonomi yang sempat kembali terjadi akibat hantaman gelombang kedua pandemi Covid-19 di sebagian wilayah Indonesia, kinerja Garudafood di YTD 3Q2021 mencatatkan kinerja positif di YTD 3Q2021 dengan total penjualan bersih sebesar Rp6.369 miliar atau tumbuh 10,9% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Laba bersih yang dibukukan juga mengalami peningkatan sebesar 87,6% atau Rp370 miliar jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya dan diikuti dengan laba per lembar saham yang juga tumbuh sebesar 48,9%.

Potensi Industri Makanan dan Minuman

Daya Tahan Industri Makanan dan Minuman di Masa Pandemi Covid-19. Tidak banyak industri yang mampu bertahan di tengah pandemi Covid-19. Krisis kesehatan dan perlambatan ekonomi selama pandemi Covid-19 menyebabkan banyak sektor usaha terpuruk. Salah satu yang masih bertahan adalah industri makanan dan minuman (mamin), terlihat dari kinerjanya yang masih tumbuh positif dalam setahun terakhir.

Pada kuartal 3 2021, pertumbuhan industri mamin mencapai 9,52%, salah satu yang tertinggi di sektor industri pengolahan. Industri makanan juga merupakan sektor yang paling banyak menyerap tenaga kerja sepanjang pandemi.

Berdasarkan data BPS, proporsi tenaga kerja di industri makanan mencapai 3,75% pada 2020, naik 0,01% dari 2019. Ketahanan industri mamin juga terlihat dari nilai investasi yang meningkat 23,6% sepanjang semester 1 2021 dibandingkan periode yang sama tahun lalu, berdasarkan data Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Kinerja industri mamin masih mampu positif di tengah lemahnya daya beli masyarakat lantaran produk mereka masih menjadi prioritas selama pandemi. Kontribusi pengeluaran konsumen untuk membeli barang FMCG tercatat cukup besar, yakni hingga 12%. Posisinya berada di urutan keempat setelah menabung dan membayar utang (21%, serta liburan (13%). ****

BNI Xpora Bantu Makanan dan Minuman Indonesia Tembus Malaysia

Jakarta, 29 November 2021 (Guyuy.com) : PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) bekerja sama dengan platform digital B2B e-commerce MadeinIndonesia.com, Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Sabah, dan Dinas Perindustrian Jawa Barat kembali berkolaborasi.

Setelah menjajaki pasar kosmetik Filipina, kolaborasi keempat lembaga ini, kini membuka kesempatan kepada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk memanfaatkan forum Business Meeting dengan calon pembeli dari Malaysia dalam Indonesian Food & Baverage Virtual Exhibition.

Direktur Bisnis UMKM BNI Muhammad Iqbal menuturkan, kinerja perdagangan internasional antara Indonesia dan Negeri Jiran Malaysia sudah berada dalam kondisi yang sangat baik pada tahun ini.

Data Kementerian Perdagangan menunjukkan bahwa total perdagangan Indonesia – Malaysia periode Januari hingga September 2021 telah mencapai US$ 15,05 miliar, atau sudah naik 46,4% secara tahunan. Kinerja perdagangan ini bahkan sudah mulai mendekati tren sebelum masa pandemi yang mencapai sekitar US$17 miliar.

Iqbal menuturkan Business Meeting Produk ekspor produk food and beverage ke Malaysia ini pun merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kinerja perdagangan luar negeri Indonesia-Malaysia.

Perkuat Ekspor ke Malaysia—* Direktur Bisnis UMKM PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BNI) Muhammad Iqbal dalam Opening Ceremony *Indonesian Food & Baverage Virtual Exhibition*, Senin (29/11/2021). Pameran ini memungkinkan UMKM memaparkan produknya hingga memanfaatkan one on one Business Matching dengan calon pembeli dari Malaysia. Ini merupakan buah kolaborasi BNI Xpora dengan platform digital B2B e-commerce MadeinIndonesia.com, KBRI di Malaysia, Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Sabah, dan Dinas Perindustrian Jawa Barat. Sebelumnya, BNI Xpora juga mendukung acara serupa untuk membuka pasar kosmetik Filipina.

“Apalagi, BNI sebagai Bank Internasional memang tugasnya membantu pebisnis Indonesia dapat menembus pasar global. Kami harap bisnis meeting ini berakhir dengan kesepakatan bisnis dengan nilai besar guna terus mendorong semangat UMKM go global,” tuturnya.

Dia mengatakan, Indonesia memiliki kesamaan kultur dengan Malaysia sehingga banyak kesamaan produk makanan dan minuman. BNI pun memiliki banyak debitur UMKM binaan yang tak sekadar mampu memproduksi makanan minuman berkualitas, tetapi juga berdaya saing untuk masuk Negeri Tanah Melayu Adat itu.

Lebih lanjut, Iqbal menyampaikan, dalam perdagangan global, banyak fasilitas yang disiapkan BNI Xpora yang digunakan, antara lain trade finance berupa advisory Letter of Credit (L/C) ekspor yang akan diterbitkan oleh pihak buyer atas beberapa pengiriman produk-produk Food and Beverage tersebut. Layanan ini diberikan untuk pembeli asal Malaysia untuk jenis produk tersebut, maupun pembeli produk-produk ekspor Indonesia lainnya.

Iqbal memaparkan, BNI Xpora merupakan one stop solution bagi UKM yang berorientasi ekspor. Melalui BNI Xpora, UKM mendapatkan dukungan berupa peningkatan kapasitas dan kualitas produksi, edukasi penyusunan laporan keuangan, hingga dukungan akses pemasaran produk ke luar negeri melalui business matchmaking dengan buyer di pasar global.

“Selain itu, BNI Xpora juga menyediakan fitur-fitur digital berupa pembiayaan Fast Trex dengan agunan dan biaya yang lebih rendah, khusus untuk para pelaku ekspor,” imbuhnya.

Perkuat Neraca Perdagangan

Sementara itu, Atase Perdagangan Republik Indonesia di Malaysia Deden Muhammad Fajar Shiddiq mengatakan bahwa Eksibisi seperti Indonesian Food & Baverage Virtual Exhibition ini akan sangat membantu UMKM untuk menembus pasar baru di luar negeri, termasuk UMKM binaan BNI. Upaya menembus pasar Malaysia ini juga akan semakin memperkuat Neraca Perdagangan dan Ekspor Indonesia ke negeri tetangga tersebut yang saat ini sudah sangat baik.

Kinerja perekonomian Malaysia pun sudah membaik pasca Pandemi, ditunjukkan oleh adanya peningkatan konsumsi masyarakatnya yang mengarah pada kenaikan permintaan masyarakatnya terhadap barang – barang impor, termasuk produk Makanan dan Minum asal Indonesia.

Deden menuturkan produk makanan dan minuman Indonesia memiliki potensi yang cukup kuat untuk meningkatkan penetrasinya di Malaysia. Hal ini disebabkan oleh faktor geografi yang sangat dekat sehingga membuat beban logistik lebih rendah dibandingkan negara mitra dagang lain. Selanjutnya, juga ada faktor demografi yang menyebabkan banyak kesamaan kultur dan budaya, serta jenis makanan kesukaan. Indonesia juga memiliki diaspora yang besar dan kuat di Malaysia yang membuat produk Indonesia sudah memiliki pasarnya tersendiri di Malaysia.

Selain itu, dari sisi regulasi, Malaysia tergolong longgar dalam mengatur importasi makanan dan minuman, tidak seketat negara – negara di Eropa, Amerika, dan Asia Timur. “Namun, tetap saja kita harus selalu siap untuk melengkapi diri dengan berbagai sertifikasi seperti sertifikasi halal, sertifikasi kesehatan, dan sertifikasi teknis lain guna meningkatkan kepercayaan konsumen Malaysia dan daya saing,” pungkasnya.

Sekilas BNI Xpora

BNI Xpora diluncurkan pertama kali bersamaan dengan Acara Opening Ceremony Trade Expo Indonesia (TEI) Tahun 2021 yang diusung Kementerian Perdagangan Republik Indonesia di Jakarta, 21 Oktober 2021. Acara tersebut dihadiri Presiden RI Joko Widodo, Menteri Perdagangan Muhammad Luthfi serta jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju lainnya.

BNI Xpora merupakan one stop shopping solution BNI untuk pelaku usaha UKM yang ingin mengembangkan bisnisnya menuju UKM Go Productive, Go Digital, dan Go Global. Digital Platform Xpora merupakan sebuah tools dari one stop shopping BNI untuk calon UKM yang ingin memulai bisnis dan UKM yang ingin mengembangkan bisnisnya.